Penjual Kue Basah Bubat Pindah ke Halaman Kantor PSSI di Lodaya

BAGI penikmat kue basah Buahbatu ada berita bagus. Ternyata pedagang kue yang biasa mangkal di sana pindah ke halaman parkir Gedung PSSI Kota, Jalan Lodaya, Kota Bandung. Mereka pindah pada Ramadan 2016. Para pedagang ini harus meninggalkan tempat lama karena bekas super market di sana direnovasi. Halaman yang biasa dipakai pun dipagar seng tinggi.

Tempat yang lebih luas ketimbang di Jalan Buahbatu membuat penjual dan pembeli lebih nyaman bertransaksi. Tenda terpal memanjang menampung puluhan penjual kue basah. Ada juga pedagang yang berjualan di teras Gedung PSSI. Pembeli selain leluasa untuk berbelanja, kue-kue yang dijual pun bervariasi.

Tempat parkir untuk motor bisa masuk di halaman gedung itu. Untuk kendaraan roda empat bisa parkir di sepanjang Jalan Lodaya. Jalan ini tidak sepadat Jalan Buahbatu jadi memarkir kendaraan di sana relatif aman. Pembeli juga bisa sekalian berolahraga di area lapangan Lodaya.

Penjual kue basah
Penjual kue basah di Jalan Lodaya, Bandung. | Foto serbabandung.com

Masih seperti di Jalan Buahbatu, mereka menjajakan beragam kue basah, seperti bakwan, risoles, lepet, kue lumpur, nagasari, dadar gulung, apem, lemper, bolu kukus, donat, kue keju, arem arem, pukis, tape goreng, kue lapis, cake, brownies, pisang molen, kue lapis, onde-onde, dan kue basah khas Indonesia lainnya.

Harga Kue Basah Relatif Murah

Harga kue-kue yang relatif murah membuat banyak pembeli yang akan menjual kembali kue-kue tersebut di tempat lain. Ada juga untuk dimakan sendiri dan untuk konsumsi sebuah acara. Penjual kue basah melayani pembelian satuan ataupun partai banyak.

Selasa (27/9/2016) pagi tempat berjualan kue basah tersebut tampak ramai. Pembeli silih berganti berdatangan. Penjual pun cekatan melayani pelanggannya. “Mereka pindahan dari Buahbatu. Sebetulnya di Buahbatu masih ada penjual kue, tetapi hanya sedikit dan tidak komplet,” kata petugas parkir di sana.

Pedagang-pedagang kue ini mulai menjajakan kue di Jalan Buahbatu pada 2000-an. Tadinya halaman ini hanyalah sebuah halaman bekas sebuah toko serba ada. Toko serba ada yang bernama Trina ini merupakan toserba pertama yang berdiri di Jalan Buahbatu.

Pembeli yang ke sana tidak hanya datang dari kawasan Buahbatu tapi juga dari daerah lain. Bahkan kue dari kawasan ini telah tercium ke luar kota Bandung. Sekarang pun masih ada beberapa pedagang yang bertahan di Jalan Buahbatu. Oleh karena pedagangnya sedikit, suasananya tidak seramai sebelumnya. *

Bagikan kalau Anda menyukai informasi ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.