Sarana Olahraga di Kompleks Stadion Siliwangi Bandung

KAWASAN Stadion Siliwangi di Jalan Lombok, Jalan Aceh, Jalan Manado dan Jalan Belitung Kota Bandung sudah lama menjadi salah satu kompleks tempat olah raga di kota ini. Di sini selain terdapat lapangan sepak bola yang melegenda yakni Stadion Siliwangi Bandung, juga terdapat tempat olahraga lainnya, seperti lapangan tenis, squash, renang, golf hingga tempat fitnes.

Stadion Siliwangi adalah lapangan sepak bola yang melegenda di kota ini. Tadinya sebelum ada Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, lapangan ini kerap digunakan pertandingan tingkat nasional maupun internasional. Liga Champions Asia pun pernah digelar di sini. Klub Belanda terkenal PSV Eindhoven juga pernah bermain di sini.

Stadion Siliwangi Bandung

Stadion Siliwangi Bandung. | Foto serbabandung.com #serbabandung

Stadion yang dibangun pada 1 Januari 1954 ini melahirkan pemain-pemain nasional bahkan internasional seperti legenda Persib Ajat Sudrajat, Robby Darwis, Adeng Hudaya dan banyak lagi nama lainnya. Sejarah Persib pun tak bisa dilepaskan begitu saja dari stadion ini. Stadion Siliwangi adalah saksi bisu perjalanan Persib meraup prestasi.

Di persimpangan Jalan Belitung dan Banda (depan Golf Driving Range Siliwangi) ada Siliwangi Squash Club (SSC). Dulunya SSC, berada di persimpangan Jalan Manado. Di lapangan ini juga banyak lahir atlet-atlet squash berbakat. Mereka yang berlatih di sini ada di antaranya yang berhasil menjadi atlet nasional bahkan internasional.

Fasilitas yang tersedia di SSC adalah 3 lapangan kaca. Selain lapangan, terdapat kamar ganti lengkap ada kamar mandinya dengan fasilitas air hangat dan dingin. Tersedia juga penjual minuman, dan alat-alat squash. SSC terbuka baik bagi anggota maupun yang belum menjadi anggota.

Di sebrang SSC terdapat Siliwangi Golf Driving Range. Arena ini diperuntukan bagi penikmat golf untuk semua kalangan. Di sini juga membuka pelatihan golf bagi pemula dari berbagai usia. Jangan lupa di area Siliwangi Golf Driving Range terdapat Siliwangi Cafe & Resto. Cafe dan resto ini menyediakan berbagai macam hidangan & minuman.

Masih di Kompleks Stadion Siliwangi, Jalan Belitung terdapat kolam renang bernama Graha Tirta Siliwangi. Kolam renang di sini airnya hangat. Kolam renangnya berstandar olimpic yang kedalaman airnya mulai 1,1 m sampai 2 m. Di sini terdapat kolam renang anak dengan kedalaman 30 cm sampai dengan 80 cm. Di kolam ini terdapat sarana bermain untuk anak-anak, seperti water gun, tempat bermain pasir, water splash, dan water boom.

Bagi yang suka bermain tenis di sini tersedia lapangan tenin indoor ataupun outdoor. Lapangan tenis ini tepatnya terletak di Jalan Manado yang masih satu kompleks dengan Stadion Siliwangi. Di Gedung Siliwangi Indoor Tennis Courts, terdapat tempat kebugaran yang bernama SOSI Sport Club. SOSI menawarkan peralatan fitness dan bodybuilding yang lengkap, berkualitas, dan berstandar internasional. *

Ada Apa di Kompleks Stadion Siliwangi Bandung

  • Stadion sepak bola
  • Lapangan squash
  • Golf Driving Range
  • Kolam renang
  • Lapangan tenis
  • Fitnes

Tempat Olahraga Enakeun di Batununggal Indah

TAK jauh dari Bikasoga, sport center juga ada di Batununggal. Namanya Batununggal Indah Club (BIC). Lokasinya berada di kompleks perumahan Batununggal Indah Estate di Jalan Soekarno Hatta, Buahbatu. Dalam laman resminya mereka mengklaim sebagai sport center terbesar dan terlengkap di Kota Bandung.

Fasilitas yang tersedia di sini adalah kolam renang hangat dan natural, aerobik dan fitnes, bulutangkis, tenis indoor, tenis meja, billiard, sauna & whirlpool. Di sana juga terdapat restoran yang menyediakan menu makan dan minum lengkap yang bisa disantap setelah berolahraga. BIC buka setiap hari Selasa hingga Sabtu mulai pukul 06.00 – 21.00.

Batununggal Indah Club

Batununggal Indah Club (BIC). | Foto batununggalindah.com

Kolam renang di BIC tersedia kolam renang air hangat, selain kolam air dingin dan untuk anak. Khusus di kolam renang hangat pengunjung jangan takut kehujanan atau kepanasan karena bangunannya semiindoor.

Untuk lapangan futsal dan basket di sini menggunakan lantai interlock polypropylene merk V-Sport. Merek ini merupakan rekomendasi dari Badan Futsal Nasional–PSSI, telah digunakan untuk kompetisi tingkat nasional (PON) dan internasional (Asia Futsal Championship dan SEA Games). Adapun lapangan badminton di Batununggal menggunakan lantai kayu.

Di perumahan ini  juga terdapat beberapa lapangan sepak bola berukuran mini yang bisa digunakan untuk berolahraga baik pada hari libur atau hari biasanya. Biasanya lapangan itu penuh orang berolahraga saat weekend.

Enaknya berolahraga di sana jika memiliki hasrat berbelanja bisa langsung mendatangi pasar tradisional yang dikelola secara modern. Pasar yang berdiri di atas lahan 3 hektare ini merupakan pasar modern terbesar di Bandung.

Jumlah lapaknya 294 unit , kios 429 unit dan Ruko 130 unit mengusung slogan nyaman, aman dan bersih. Pengelola menjanjikan apapun kebutuhannya bisa didapatkan di sini dengan harga pasar tradisional dan kualitas super market.

Di ini  juga ada Graha Batununggal Indah. Bangunannya berdesain mampu menampung hingga 2.500 orang. Graha ini bisa digunakan untuk keperluan resepsi pernikahan, gathering, pameran, arisan dll. Dilengkapi dengan 2 buah big screen projector, 2 ruang VIP, ruang catering, serta lahan parkir luar dengan daya tampung kurang lebih 450 mobil. *

Batununggal Indah Club

Jl. Batununggal Indah IX No.2 Bandung 40266
Ph. 022-7560200 Fax. 022-7560227

Gelanggang Olahraga Pajajaran Kawah Penempa Atlet Jabar

SALAH satu gelanggang olahraga (GOR) yang ada di Kota Bandung adalah GOR Pajajaran. Orang Bandung menyebutnya Gelanggang Olahraga Pajajaran karena gedung ini terletak di Jalan Pajajaran. Dulunya sebelum menjadi GOR adalah kerkhof Kebon Jahe.

Gelanggang olahraga ini berdiri pada 1974 dengan kapasitas 2.500 orang. Kapasitas yang sedikit ini bila ada pertandingan yang menyedot pengunjung tidak bisa menampungnya. Dulu sebelum ada C-Tra Arena, Pajajaran dijadikan tempat pertandingan basket profesional. Saat itu kompetisinya masih bernama Kobatama. Kompetisi itu berlangsung pada 80-an.

Di sini hampir semua kegiatan olahraga berlangsung, mulai dari basket, voli, hingga olahraga bela diri. Pertandingan yang menjadi favorit adalah kompetisi bola voli. Apalagi jika yang bertandingnya adalah voli putri. Biasanya hampir semua tempat duduk terbuat dari tembok yang berbentuk seperti tangga penuh semua.

Selain digunakan untuk pertandingan olarjaga gedung ini juga sering digunakan untuk kepentingan lain. Menonton bareng pertandingan sepak bola misalnya. Kegiatan yang melibatkan banyak orang kini sering diadakan di sini. Selain itu pertemuan yang harus mengumpulkan banyak orang juga sering diadakan di sini.

Gelanggang olahraga ini bisa disebut saksi bisu perkembangan olahraga Jawa Barat, Bandung khususnya. Dari sinilah kerap lahir atlet-atlet tangguh, seperti atlet voli, basket, atau cabang olahraga lainnya. Gedung ini sering digunakan untuk menerpa atlet-atlet yang bergabung dalam pemusatan latihan. Baik skala daerah atau nasional.

Gelanggang Olahraga Pajajaran Dekat Gedung KONI

gelanggang olahraga gor  pajajaran
GOR Pajajaran Bandung. | Foto serbabandung.com #serbabandung

Masih di kompleks GOR Pajajaran terdapat GOR lainnya yang ukurannya lebih kecil. Namanya GOR Sasakawa. Fungsinya sama dengan GOR Pajajaran, sering digunakan untuk pertandingan olahraga, dan juga tempat berlatih.

GOR ini tidak jauh dari Gedung KONI Jawa Barat. Di tengah kedua gedung tersebut terdapat lapangan olahraga, dan lintasan atletik. Yang menggunakan lapangan dan lintasan itu tidak hanya atlet-atlet profesional tapi juga warga biasa yang imgin berolahraga. Biasanya tempat ini penuh oleh warga yang berolahrga pada Sabtu dan Minggu di pagi hari.

Sekitar tahun 2000-an kawasan GOR Pajajaran mulai dikenal menjadi tempat kuliner murah meriah di pagi hari. Semua orang setelah berolahraga menyempatkan diri untuk mencicipi hidangan kaki lima yang berjejer di samping GOR Pajajaran. Harganya relatif murah, dan tentu saja rasanya sangat menggoda.

Stadion Sepak Bola yang Berstandar Internasional dan Biasa Saja

Bandung memiliki stadion sepak bola yang megah. Ada dua stadion yang layak masuk standar internasional, yakni Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dan Si Jalak Harupat. Kedua stadion ini beberapa kali menggelar turnamen internasional, terutama stadion sepak bola Si Jalak Harupat.

Stadion sepak bola yang paling dibanggakan oleh warga Kota Bandung adalah Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Stadion sepak bola ini berada di kawasan Gedebage, tepatnya di Rancanumpang. GBLA berdiri di lahan seluas 24,5 hektare dan memiliki fasilitas berstandar internasional. Rumputnya menggunakan jenis Zoysia Matrella (Linn) Merr. Rumput ini rumput kelas satu standar FIFA.

Selain lapangan sepak bola, GBLA dilengkapi kantor, sirkulasi, tribun atap full keliling, servis, e-board, dan scoring board. Kursi yang digunakan mereknya Ferco. Kursi ini disebut-sebut tahan api. Jumlah kursi penonton hanya 38.000 orang mengacu pada standar FIFA, jika tanpa kursi bisa menampung 72.000 orang.

Stadion sepak bola yang berada di tengah kota adalah Stadion Persib dan Stadion Siliwangi. Lapangan Persib berada di Jalan Ahmad Yani, sedangkan Stadion Siliwangi berada di Jalan Sumbawa.

Stadion sepak bola gbla
GBLA di Gedebage. | Foto serbabandung.com

Kedua lapangan ini menyimpan sejarah panjang persepakbolaan Kota Bandung. Di kedua lapangan sepak bola tersebut banyak lahir nama-nama besar yang pernah merumput dengan Persib maupun Tim Nasional.

Stadion Sepak Bola di Pusat Kota

Stadion Persib dulu namanya Sidolig. Sidolig merupakan singkatan dari “Sport in de Openlucht is Gezond” yang artinya “olahraga di udara terbuka adalah sehat”. Stadion ini direnovasi pada 2013 dengan menghabiskan anggaran Rp 1,25 miliar.

Adapun Stadion Siliwangi dibangun untuk memperingati peristiwa Bandung Lautan Api (BLA) pada 24 Maret 1946. Stadion ini didedikasikan kepada 200.000 warga Kota Bandung yang telah merelakan segala hartanya yang habis terbakar dalam peristiwa BLA. Pada 1 Januari 1956 stadion ini diresmikan oleh Panglima Kawilarang. Tahun 1961, Siliwangi menjadi tempat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) V yang dibuka oleh Presiden Soekarno.

Di Kabupaten Bandung ada Stadion Si Jalak Harupat. Stadion ini berada di Kecamatan Kutawaringin. Stadion ini merupakan kebanggaan warga Kabupaten Bandung. Dalam pembangunannya menghabiskan anggaran Rp 67,5 miliar.

Si Jalak Harupat dibangun pada Januari 2003 dan diresmikan pada 26 April 2005 bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Bandung ke 364 oleh Agum Gumelar yang saat itu menjabat sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Pusat.

Si Jalak Harupat direnovasi pada 2010 untuk meningkatkan fasilitas. Tribun penonton, ruang ganti pemain, loket tiket, dan bagian-bagian di sekitar stadion dibenahi. Kini stadion ini telah memenuhi standar yang ditetapkan Konfederasi Sepak bola Asia (AFC).

Di Arcamanik ada stadion sepak bola yang berada di  sarana olahraga Arcamanik dibangun untuk menyambut PON XIX di Jawa Barat. Lahan bekas lapangan pacuan kuda ini disulap menjadi beberapa venue cabang olahraga. Sor ini pembangunannya hampir berbarengan dengan pembangunan Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di Kawasan Gedebage.

Sor Arcamanik mulai dibangun pada akhir tahun 2011. Luas lahan mencapai 16 hektare. Pembangunan ini menggunakan dana multi years dari APBD.

Venue yang dibangun di sini adalah graha laga tangkas, gymnasium dan angkat berat, Stadion baseball, stadion sepak bola berkapasitas 18.000 orang, lapangan voli pasir, padepokan pencak silat, dan graha laga satria.

Jogging Track Favorit Penggemar Olahraga di Kota Bandung

PENGGEMAR olahraga lari, di Bandung banyak terdapat jogging track. Tempat lari ini banyak  didatangi warga pada pagi dan sore hari. Lapangan ini semakin penuh ketika hari Sabtu dan
Minggu. Berikut jogging track yang ada di Bandung.

Lapangan Pajajaran adalah salah satu lapangan yang menjadi favorit atlet profesional, amatir, atau  warga yang sekadar berolahraga untuk menjaga kebugaran tubuh. Lintasan lari dan lapangan
rumput menjadi santapan mereka untuk menguji kemampuan. Lapangan Pajajaran berada di Jalan Pajajaran.

Jogging track di sini merupakan lapangan sintesis mengacu pada standar International Association of Athletic Federation (IAAF). Berada di antara Gedung KONI Jabar dan GOR Pajajaran.
Lapangan ini merupakan saksi bisu atlet-atlet Jabar bahkan nasional untuk merajut prestasi.

Lapangan Saparua adalah sarana olahraga yang sudah lama ada di Bandung. Jogging track di Saparua mengielilingi trek sepatu roda. Lintasan joging ini banyak didatangi warga pada sore hari.

Di Lapangan Saparua ini selain lintasan lari juga ada GOR Saparua, papan panjat tebing, dan lapangan basket. Untuk memenjakan para pengunjung, di taman-taman tersedia tempat duduk dari
tembok untuk bersantai. Ruang publik yang relatif rimbun ini berada di perempatan Jalan Ambon  dan Jalan Banda.

Jogging Track di Tamansari

jogging track
Trek lari Lapangan Sabuga. | Foto serbabandung.com

Sabuga (Sasana Budaya Ganesa) di Jalan Tamansari yang masih satu kompleks dengan Gedung Sabuga dan tidak jauh dari Kampus ITB menjadi tempat favorit lainnya untuk berolarga. Berada di
kawasan hutan kota Babakan Siliwangi, setiap hari, terutama pagi dan sore ketika hari libur selalu dipenuhi orang berolahraga. Mereka banyak yang berjoging di lintasan lari yang tersedia di sana.

Lapangan Gasibu pun memiliki lintasan lari yang refresentatif. Tak hanya pagi, warga pun memanfaatkan tempat itu untuk olahraga sore hari bahkan hingga malam hari. Olahraga yang
dilakukan warga tak hanya berlari. Di antara mereka ada yang bermain bulu tangkis kendati tidak  ada garis lapangan dan net.

Di Kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) ada kompleks olahraga yang lengkap. Sarana olahraga ini biasa digunakan oleh mahasiswa UPI sebagai fasilitas penunjang kegiatan belajar
mengajar. Di sana terdapat lintasan lari yang refresentatif.

Selain trek lari ada juga kolam renang (dengan standar internasional), lapangan sepak bola, atletik, lapangan bulu tangkis, lapangan tenis, lapangan softball dan baseball, lapangan bola voli, lapangan bola basket, lapangan soft ball, lapangan tenis, dan teater terbuka.