Categories
Kuliner

Wingstop Sapa Penggemar Sayap Ayam di Bandung

Penggemar daging sayap ayam semakin dimanjakan dengan kehadiran Wingstop. Waralaba kuliner berbahan daging ayam ini membuka gerainya di Bandung. Tepatnya di Mal 23 Paskal, Jalan Pasirkaliki. Bandung adalah kota keempat setelah Jakarta, Surabaya dan Bogor.

PT Mega Mahadana Hadiya (Mahadya) pemilik lisensi di Indonesia membuka gerai Wingstop pada Kamis, (22/6/2007). Pembukaan Wingstop ini berbarengan dengan pembukaan Burger Carl’s Jr.

Untuk menjaga mutu gerai ini menyajikan makanan fresh made-to-order. Fresh made-to-order adalah cara pelayanan agar pesanan pelanggan tetap fresh dan hangat. Menu dimasak saat ada pesanan dari pelanggan.

Wingstop Sajikan 10 Pilihan Rasa

wingstop
Sajian Wingstop. | www.facebook.com/WingstopID

Untuk memanjakan pelanggannya waralaba ini  menawarkan 10 pilihan rasa olahan ayam. Dua di antaranya adalah garlic parmesan dan louisiana rub. Garlic parmesan merupakan menu yang mengombinasikan bawang putih dan keju parmesan. Menu ini menawarkan sensasi rasa gurih yang lezat. Adapun louisiana rub adalah campuran bumbu cajun dengan sentuhan rasa gurih bawang putih dan pedas ringan.

Rasa lain yang juga menjadi andalan Wingstop adalah lemon pepper. Tersedia juga flavor hickory smoked BBQ teriyaki dan hawaiian. Bagi yang suka pedas ada asian spice, red hot cajun, mango habanero, dan atomic blast yang rasanya pedas ekstrem.

Dalam laman resminya disebutkan bisnis ini bukan sekadar bisnis sayap, tapi lebih dari itu, yakni bisnis soal rasa. Perusahaan ini memulai bisnis pada 1994. Memulai membuka gerai pertama pada 1997.

Perusahaan ini  terus berkembang. Mereka mengklaim telah mengolah satu miliar sayap hingga tahun 2000. Itu bukti Wingstop Inc. adalah restoran yang perkembangan sangat pesat. Kini telah memiliki lebih dari 600 restoran, seperti di Amerika Serikat, Meksiko, Rusia, Singapura, dan Filipina.

Setelah di Bandung, waralaba ini bekerja sama dengan Mahadya berencana akan membuka gerai lainnya di beberapa kota besar di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Menu yang Tersedia

  • Garlic parmesan
  • Louisiana rub
  • Lemon pepper
  • Flavor hickory smoked BBQ teriyaki dan hawaiian
  • Asian spice
  • Red hot cajun
  • Mango habanero
  • Atomic blast
Categories
Kuliner

Richeese Factory, di Bandung Gerainya Terus Bertambah

Richeese Factory adalah restoran olahan yang bahan utamanya dari daging ayam, terutama daging ayam tepung. Keunikan restoran cepat saji ini adalah hampir semua menunya disajikan dengan saus keju yang lezat (cheese dip). Sajiaan lainnya adalah olahan sayap ayam yang dibalut dengan saus barbekyu pedas dengan tingkat kepedasan yang berbeda-beda.

Richeese Factory merupakan waralaba rumah makan siap saji asal Indonesia. Pemiliknya adalah PT Richeese Kuliner Indonesia yang merupakan anak perusahaan Kaldu Sari Nabati. Richeese Factory membuka gerai pertama di Bandung, yakni di Mal Paris van Java pada 8 Februari 2011.

Menurut catatan Wikipedia, hingga Agustus 2016, Richeese Factory sudah memiliki 50 gerai yang tersebar di wilayah Jabodetabek, Bandung, Sumedang, Garut, Cirebon, Tegal, Semarang, Surabaya, Malang, dan Denpasar Bali.

Richeese Factory
Richeese Factory. | Foto http://richeesefactory.com/about/

Setiap restoran waralaba ini didesain unik agar menjadi tempat santai yang nyaman untuk semua, mulai dari anak muda hingga keluarga. Richeese Factory mengundang konsumen untuk merayakan kebersamaan dan keceriaan bersama sambil menikmati berbagai menu yang disajikan secara lengkap.

Richeese Factory menyajikan menu dengan komposisi baru. Namanya Hungry Man Box. Menu ini hadir pada Agustus 2016. Isi dalam setiap boks terdiri dari 1 pcs nasi, 2 pcs fire chicken bite, dan 3 pcs cheese croquette. Untuk mendapatkan itu semua penikmat daging ayam harus membayar Rp 22.727.

Richeese Factory di Bandung

Di Bandung tempat kali pertama waralaba ini berdiri gerainya terus bertambah. Yang baru saja selesai direnovasi adalah gerai di Jalan Pahlawan. Re-opening dilakukan pada 7 April 2017. Gerai tersebut hadir dengan konsep yang lebih modern dan minimalis. Suasana yang fun, lively, serta socializing atmosphere.

Garai  lainnya di Bandung berada di Jalan Ahmad Yani No. 154 – 156, Jalan Purnawarman No. 11-13, Jalan Buahbatu No. 243, Jalan Soekarno Hatta No. 252, Kopo, Jalan Dipatiukur No. 87 Bandung, Jalan Sukajadi No. 234, dan Jalan Gatot Subroto No. 219.

Kemudian di Jalan Pajajaran No. 65, Paris van Java Jalan Sukajadi (Temporary Closed), Jl. LLRE Martadinata (Riau) No. 81, Jalan Soekarno Hatta No. 618, Jalan Taman Kopo Indah II Blok V-01A, dan Jalan Raya Cimareme No. 324 Kabupaten Bandung Barat.*