Categories
Belanja Pasar

Pasar Ikan Hias yang Lengkap dan Harganya Terjangkau di Bandung

Pasar ikan di Bandung tidak terlalu banyak. Hanya ada beberapa saja, seperti di Pasar Induk Gedebage, Pasar Ciroyom, dan di Pasar Pagarsih. Tidak semua pasar menjajakan ikan untuk dikonsumsi, tapi ada juga yang menjual ikan hias.

Di Pasar Ulekan Pagarsih di Lantai 2 ada pasar ikan yang penjual-penjualnya menjajakan aquascape dan perlengkapannya. Semua kebutuhan aquascape ada di sini, mulai dari tanaman2 yang langka, segala jenis moss, udang2 hias mulai dari RCS, Redbee, Blackbee, Sulawesi Shrimp, dan lain-lain.

Bagi pecinta ikan louhan di sini tempat untuk memilih-milih louhan kesukaan. Lagi pula di sini bisa berdiskusi soal ikan tersbut dengan penjualnya. Harganya bisa nego dan kualitasnya dijamin.

pasar ikan
Pasar Ikan Hias Muara di Jalan Peta, Bandung. | Foto serbabandung.com

Di Jalan Peta ada Pasar Ikan Muara. Di sini ada sekitar 100 jongko yang menawarkan berbagai ikan hias. Ikan-ikan hias yang dijual di sini harganya bervariasi tergantung jenis ikan, dan ukuran ikannya.

Pasar Ikan yang Menawarkan Ikan di Kantung Plastik

Para penjual di pasar ikan ini ada yang menawarkan ikan yang masih kecil dalam kantung plastik. Jumlahnya ada tiga ikan yang dijual hanya Rp 10.000 saja. Ikan yang dijual di sini harganya sekitar Rp 10.000-Rp 100.000.

Ikan yang dijual di sini juga terdiri dari dua jenis tempat di mana ikan itu akan disimpan, yakni ikan untuk di akuarium, dan ikan yang akan disimpan di kolam. Oleh penjual ikan-ikan tersebut sengaja dipisah untuk memudahkan para pembeli. Ikan-ikan tersebut ada yang disimpan dalam kantung plastik dan ada yang disimpin dalam kolam buatan.

Di Jalan Karapitan terdapat beberapa toko ikan hias. Yang pertama adalah Laksana Aquarium. Tepatnya di Jalan Karapitan 68-70. Toko ini lumayan sudah lama berdiri di sana. Perlengkapan aquascape-nya termasuk komplet. Ikan-ikannya juga pilihan dan bagus-bagus.

Tak jauh dari Laksana Aquarium ada Gampang Ingat Aquarium. Kedua Toko ini bersebalahan. Di sini menjual aksesori akuarim termasuk lengkap. Ikan-ikannya juga bikin ngiler pengunjung untuk membelinya.

Categories
Pasar

Pasar Ikan Jalan Peta, Jual Piranha Langsung Dirajia

JIKA butuh ikah hias jangan ragu datang ke Jalan Peta. Tidak jauh dari Lapangan Tegallega. Mencarinya tidak akan sulit karena lokasinya persis di tepi jalan. Ada sekitar 100-an jongko di sini yang menawarkan berbagai ikan hias. Orang Bandung menyebut pasar ikan ini Pasar Ikan Jalan Peta, atau Pasar Ikan Muara.

Ikan-ikan hias yang dijual di sini harganya bervariasi tergantung jenis ikan, dan ukuran ikannya. Para penjual ada yang menawarkan ikan yang masih kecil dalam kantung plastik. Jumlahnya ada tiga ikan yang dijual hanya Rp 10.000 saja. Ikan yang dijual di sini harganya sekitar Rp 10.000-Rp 100.000.

Menurut Alit, pedagan ikan di sana, memang menjual ikan yang harganya terjangkau oleh kebanyakan masyatakat. “Ada juga yang mahal seperti ikan arwana tapi itu tidak banyak,” kata pria berusia 32 tahun ini, ditemui di Pasar Ikan Jalan Peta, Minggu (4/1/2015).

Menurut Alit para pedagang menjual berbagai jenis ikan. Namun yang paling dicari pembeli adalah ikan koi, kemudian ikan koki. Ada juga yang menjual ikan arwana, dan lain-lain. “Tapi kalau ikan piranha mah tidak ada. Tidak ada yang berani menjualnya. Kalau pun ada pasti dirajia,” kata Alit.

Ikan yang dijual di sini juga terdiri dari dua jenis tempat di mana ikan itu akan disimpan, yakni ikan untuk di akuarium, dan ikan yang akan disimpan di kolam. Oleh penjual ikan-ikan tersebut sengaja dipisah untuk memudahkan para pembeli. Ikan-ikan tersebut ada yang disimpan dalam kantung plastik  dan ada yang disimpin dalam kolam buatan.

Untuk memastikan keberadaan pasar ini  sebaiknya datang antara pukul 08.00-18.00. Dari Lapangan Tegallega hanya beberapa meter saja. Kalau dari arah lapangan itu ada di sebelah kiri. Sedangkan dari perempatan Kopo lokasinya  di sebelah kanan. Tidak terlalu jauh hanya beberapa meter saja.

Pasar ikan ini ternyata sudah lama berdiri. Menurut Alit sejak kecil orang tuanya sudaha berdagang di sini. Dia mengaku para pedagang di sini turun temurun meneruskan para orang tuanya. “Kalau tidak salah dari 1982 pasar ini sudah ada. Dulu mah nama jalan ini bukan Jalan Peta, tapi Jalan Lingkar Selatan,” katanya.

Para padagang di sini bukan orang jauh tapi masih di sekitar Jalan Peta. Menurut Alit berdagang ikan hias sangat membantunya. Seharinya bisa menghasilkan Rp 300.000. Kalau lagi penglaris bisa mencapai Rp 1 juta. “Kalau pas hari libur penghasilan bisa mencapai sejuta,” katanya. *