Categories
Wisata

Kebun Binatang Bandung Menaikkan Harga Tiket untuk Lebaran

KEBUN Binatang Bandung setiap Lebaran selalu dipadati pengunjung. Tak hanya dari Kota Bandung, pengunjungnya ada yang datang dari luar kota. Mereka biasanya berombongan ingin menyaksikan koleksi binatang di kebun binatang tersebut.

Untuk menyambut Lebaran 2017, Yayasan Margasatwa Tamansari Kebun Binatang Bandung (KBB), sebagai pengelola kebun binatang tersebut, akan menaikkan harga tiket masuk Rp 5 ribu yang semula Rp 25 ribu menjadi Rp 30 ribu. Harga tiket tersebut berlaku juga untuk anak di atas tiga tahun.

Sistem tiketnya, pun akan berubah yang tadinya berupa selembar kertas nanti akan menggunakan tiket gelang. Pengunjung akan masuk di pintu II dan III. Gelang itu menggunakan sensor untuk nanti diperiksa oleh petugas di pintu masuk.

kebun binatang bandung
Kebun Binatang Bandungdi Jalan Tamansari, Bandung. Tempat wisata ini menempati lahan 14 hektare. | Foto serbabandung.com

Kebun Binatang Bandung (KBB) selama hari libur Idulfitri 2017 akan menggelar parade satwa selama 10 hari berturut-turut. Parade satwa melibatkan belasan satwa koleksi KBB seperti gajah, unta, kuda, binturung, burung-burung, ular dan lainnya.

Nantinya para binatang tersebut akan digiring dengan para pawangnya mengitari kebun binatang dengan rute kurang dari 1 km mulai dari pintu pertama KBB dan berakhir di lapangan patung pendiri KBB.

Kebun Binatang Bandung Tempati Lahan 14 Hektare

Di Pikiran-rakyat.com disebutkan para binatang tersebut akan digiring dengan para pawangnya mengitari kebun binatang dengan rute kurang dari 1 km mulai dari pintu pertama KBB dan berakhir di lapangan patung pendiri KBB.

Untuk memeriahkan parade, pengiring satwa bakal mengenakan baju adat daerah asal satwa yang diperagakan. Semua satwa ini akan dikawal pawang yang menggunakan pakaian sesuai asal satwa. Misalnya gajah sumatera si pawang atau mahot menggunakan pakaian adat Minangkabau atau Batak.

Kebun Binatang Bandung berada di Jalan Tamansari dan menempati 14 hektare. Kawasannya masih rindang meski di kelilingi gedung-gedung di sekitarnya. Tempat wisata ini juga terbukti masih banyak pengunjung. Terutama pada Sabtu, Minggu, dan pada hari libur.

Categories
Wisata

Tempat Wisata di Kota yang Diserbu Saat Lebaran

LEBARAN  memang momen yang tepat berkumpul bersama keluarga, kemudian berwisata ke sebuah tempat. Jangan risau seandainya tak bisa pergi jauh-jauh untuk menikmati libur panjang ini. Bagi warga Bandung banyak  tersedia tempat wisata yang menghibur sekaligus  terjangkau. Sebut saja Taman Lalu Lintas,  Kebon Binatang, atau wisata alam di kawasan Bandung Utara.

Taman Lalu Lintas merupakan tempat wisata  yang banyak diminati masyarakat pada Hari Raya Idulfitri. Catatan Kompas.com, ketika libur Lebaran 2014, tak kurang 10.000 pengunjung memadati lokasi tempat rekreasi tersebut pada hari kedua Lebaran, Selasa (29/7/2014).

Taman ini berada di Jalan Belitung No. 1 Bandung.  Tidak terlalu jauh dari pusat keramaian di kawasan Jalan Merdeka, dan pusat pemerintahan Kota Bandung, Balai Kota. Pengunjung untuk menikmati berbagai fasilitas harus membeli tiket  Rp 7.500.

Taman Lalu Lintas diresmikan pada 1 Maret 1958.  Pada 1965 Taman Lalu Lintas ini diberi nama Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani Nasution.

Tempat Wisata di Jalan Tamansari

Tempat wisata lainnya yang banyak diserbu saat Lebaran adalah Kebun Binatang. Tempat wisata alam ini berada di Jalan Tamansari. Pengunjung bisa melihat binatang-binatang dan menikmati rindangnya pepohonanan di kawasan 14 hekatare ini.

Untuk masuk ke Kebun Binatang harus membayar tiket yang harganya Rp. 25.000 per orang. Harga tersebut diberlakukan mulai dari anak yang berusia 3 tahun. Hari biasa dan hari libur harganya tiketnya tidak berubah.

Menurut akun Facebook kebunbinatangbandung, harga tersebut mulai diberlakukan  pada 1 Januari 2015. Bagi rombongan minimal 30 orang ke atas dapat diskon, pelajar diskon 50 persen, orang tua/guru/pembimbing diskon 20 persen.

Sekarang setelah Alun-alun Bandung direvitalisasi, kawasan ini pun menjadi tempat wisata gratis bagi turis lokal. Mereka menikmati rumput sintetis yang terbentang di taman ini.

Kawasan Jalan Asia Afrika juga tak luput dari para pelancong yang ingin sekadar ber-selfie di sana. Banyak tempat-tempat yang dijadikan latar belakang untuk berfoto oleh warga., seperti Gedung Merdeka, Hotel Homan, atau tempat lainnya. *

Categories
Wisata

Kebun Binatang Bandung, Luasnya Mencapai 14 Hektare

KEBUN binatang Bandung masih bisa bertahan meski tempat wisata di Kota Bandung semakin menjamur. Tak hanya wisata modern, sekarang para pengusaha juga banyak yang mengembangkan wisata alam. Tempat wisata outdoor ini menjadi daya tarik untuk menarik konsumen. Selain itu ada juga yang mengawinkan konsep alam dan modern di tengah persaingan menjaring turis yang datang ke Kota Bandung.

Tempat wisata alam yang berada di Jalan Tamansari menempati 14 hektare ini masih rindang meski di kelilingi gedung-gedung di sekitarnya. Tempat wisata  ini juga terbukti masih banyak pengunjung.

Terutama pada hari Sabtu, Minggu, dan pada hari libur. Kebun Binatang menjadi salah satu pilihan utama pada turis pada Hari Raya Idulfitri.

Untuk masuk ke Kebun Binatang harus membayar tiket yang harganya Rp. 20.000 per orang. Harga tersebut diberlakukan mulai dari anak yang berusia 3 tahun. Hari biasa dan hari libur harganya tiketnya tidak berubah. Menurut akun Facebook kebunbinatangbandung, harga tersebut bakal naik pada 1 Januari 2015 menjadi Rp 25.000. Bagi rombongan minimal 30 orang ke atas dapat diskon, pelajar diskon 50 persen, orgtua/guru/pembimbing diskon 20 persen.

Informasi lainnya dari akun Facebook kebunbinatangbandung, penghuni baru periode April-7 Februari 2012, karena kelahiran ada Harimau Sumatera 1 ekor, Singa Afrika 2 ekor, Siamang 1 ekor, Wau wau Sumatera 1 ekor, Wau Wau Jawa 1 ekor, Binturung 4 ekor, Kijang 2 ekor, Rusa Timor 2 ekor, Rusa Tutul 1 ekor, Zebra 1 ekor, Cangak Merah 2 ekor, Bango Tongtong 1 ekor, Bayan 1 ekor, Coati Mundi 2 ekor, Burung Merak 2 ekor.

Koleksi Terbaru Kebun Binatang Bandung

Adapun koleksi terbaru pada Februari 2012 adalah Burung Nuri Kepala Hitam 5 ekor, Burung Kepodang 2 ekor, Bajing Terbang 10 ekor, 4 Beo Medan 2 ekor, Landak Mini Albino 3 ekor, dan Bangau Sandang Lawe 3 ekor

Yang terbaru adalah anak tapir yang baru berumur sekitar sembilan bulan. Tapir dari peranakan Novi dan Willy itu, melengkapi koleksi tapir Kebun Binatang Bandung menjadi enam ekor. Selain tapir, Kebun Binatang Bandung juga menambah koleksi harimau sumatera yang diperoleh dari peranakan anak dengan induknya.

Dikutip dari laman Wikipedia, Kebun Binatang Bandung awalnya bernama Derenten. Kebun Binatang Bandung didirikan pada 1930 oleh Bandung Zoological Park (BZP), yang dipelopori oleh Direktur Bank Dennis, Hoogland. Pengesahan pendirian Kebun Binatang ini diwenangi oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda dan pengesahannya dituangkan pada keputusan 12 April 1933 No.32. Pada saat Jepang menguasai daerah ini, tempat wisata ini kurang terkelola, hingga pada tahun 1948, dilakukan rehabilitasi untuk mengembalikan fungsi tempat wisata ini. *