Skywalk di Babakan Siliwangi Sudah Banyak Dikunjungi

Bandung bakal memiliki skywalk lagi. Setelah skywalk di Teras Cihampelas mendapatkan perhatian luas, skywalk di Babakan Siliwangi bakal hadir di kota ini. Skywalk tersebut mash dalam taraf pengerjaan yang berada di kawasan kota tersebut.

Jembatan di Babakan Sliwingi ini tadinya ditargetkan selesai pada Januari ternyata molor. Pemkot meminta kepada pengembang untuk menyelesaikan pembangunan tersebut pada Februari ini dengan pemberian denda berjalan bagi kontraktor. Infromasi tersebut disebutkan dalam kepsen foto di laman pikiranrakyat.com.

Jembatan ini membentang sepanjang 2 kilometer dan lebar 2,6 meter ini akan memutar di atas hutan kota itu sudah banyak dinikmati oleh pengunjung. Pengunjung bisa menikmati hutan kota yang sudah jarang diperoleh di kota-kota besar seperti Bandung dari jembatan yang berlantai kayu.

Skywalk di Babakan Siliwangi. | Foto http://www.tribunnews.com/images/regional/view/1688533/skywalk-babakan-siliwangi-baksil-bandung

Kepala Bidang Pertamanan Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung Dadang Dharmawan, Selasa, 12 April 2016, di m.tempo.co, mengatakan di sana juga akan dibangun sebuah candi dengan material batu bata merah berukuran kira-kira 30 meter persegi. Selain itu delapan rumah yang menjadi galeri seni bakal diubah tanpa mengubah arsitektur awal bergaya rumah adat suku Baduy.

“Bangunan itu nantinya untuk melindungi mata air yang ada di Hutan Kota Babakan Siliwangi,” katanya seperti dikutip m.tempo.co.

Skywalk di  Hutan Kota

Babakan Siliwangi oleh Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) dideklarasikan menjadi hutan kota pada 27 September 2011. Hutan kota ini berada di Jalan Siliwangi yang disekelilingnya terdapat kampus, perumahan, dan mal. Dalam perkembangannya kerap menimbulkan kontroversi.

Dulunya Babakan Siliwangi merupakan kawasan lembah yang dibentuk Sungai Cikapundung sejak puluhan ribu tahun yang lalu. Pada zaman penjajahan Belanda, kawasan ini dikenal sebagai kawasan sabuk hijau bernama Lebak Gede.

Pada 1920, para arsitek perancang kota Bandung tidak membiarkan kawasan ini sebagai kawasan yang rimbun. Mereka juga membuat beberapa fasilitas lain seperti taman botani yang disebut sebagai Tamansari di bagian selatan. Selain itu ada kebun binatang, yang saat ini dikenal dengan Kebun Binatang Bandung.

Sekarang Babakan Siliwangi dikelola pemerintah kota. Pemkot wajib menjaganya untuk memenuhi amanat Undang-Undang yang mengamanatkan agar setiap kota memiliki RTH seluas 30 persen.*

https://m.tempo.co/read/news/2016/04/12/243761961/babakan-siliwangi-akan-dilengkapi-candi-dan-skywalk

Bagikan kalau Anda menyukai informasi ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.