Pendidikan di Bandung Telah Berkembang Sejak Zaman Dulu

BANDUNG sudah menjadi kota pendidikan sejak dulu. Di kota ini sejak Hindia Belanda mencengkram bangsa sudah banyak sekolah yang sengaja didirikan oleh pemerintah kolonial hingga yang didirikan oleh pribumi. Gedung-gedung bekas sekolah tersebut kini masih banyak yang utuh dan beberapa di antaranya masuk dalam daftar cagat budaya.

Di Jalan Merdeka ada gedung yang sekarang berfungsi sebagai kampus Santa Angel. Dulunya gedung ini merupakan HBS (Hogere Burger School). HBS adalah sekolah menengah umum pada zaman Hindia Belanda. Lembaga pendidikan  ini untuk orang Belanda, Eropa atau elite pribumi. Bahasa pengantarnya menggunakan Bahasa Belanda. Masa pendidikan selama lima tahun setara dengan MULO + AMS (SMP +SMA). Sekolah ini berdiri pada 1 Juli 1921.

lembaga pendidikan SMPN 5 Bandung
SMPN 5 Bandung di Jalan Jawa Bandung. | Foto serbabandung.com #serbabandung

Tak jauh dari Kampus Santa Angela ada Mapolrestabes Bandung. Markas ini menempati gedung yang pernah berfungsi sekolah guru (Kweekschool Voor Inlandsche Onderwijers). Sekolah guru ini diresmikan pada 23 Mei 1866. Pendirian sekolah guru merupakan tindak lanjut dari keputusan Raja Belanda pada 30 September 1848 tentang pendidikan yakni pembukaan sekolah dasar negeri.

Di samping Kampus Santa Angela ada SD Banjarsari. Di sini dulunya pernah berdiri sekolah khusus pribumi milik pemerintah. Sekolah ini berdiri 1870. Namun bangunan sudah berganti menjadi SD Banjarsari seperti terlihat sekarang. Sekolah ini menjadi tempat praktek siswa Kweekschool atau sekolah guru tingkat terakhir.

Masih di Jalan Merdeka dekat Gereja Katedral ada SD Merdeka. Gedung sekolah ini dibangun pada 1884. Belum ada kejelasan sekolah tingkat apa yang diselenggarakan di sini. Bangunan asli gedung ini yabg dipertahankan hanya bagian depan saja. Bagian belakang gedung ini sudah direnovasi.

Lembaga Pendidikan Zaman Dulu di Jalan Van Deventer

Di Jalan Van Deventer di kawasan Jalan Veteran Bandung terdapat sekolah Balai Perguruan Putri. Bangunan ini saat itu ditempati lembaga pendidikan Van Deventer Vereeniging Vor West Java. Sekolah ini khusus didirikan untuk guru putri (meisjenormaalschool) pada zaman itu. Sekolah ini didirikan untuk mengenang jasa Mr. Conrad Theodore van Deventer. Van Deventerschool diresmikan pada 24 Juli 1919 oleh istri Gubernur Jenderal Ny. Gravin van Limburg Stirum Sminia.

Di Jalan Jawa ada SMPN 5 yang dulu berfungsi sebagai Government Meer Uitgebreid Lager Onderwijs atau disingkat MULO. Gedung ini dibangun pada 1917 oleh pemerintah kota, khusus sebagai gedung sekolah.

Bersebelahan dengan SMPN 5 ada SMPN 2 yang juga menempati gedung yang dulunya berfungsi sebagai Holland Indische Shool. Gedungnya dibangun pada 1913. Gedung ini mulai digunakan SMPN 2 pada 1950.

Gedung Sekolah SMA Negeri 5 dan SMA Negeri 3 di Jalan Belitung juga merupakan bekas sekolah zaman kolonial. Gedung yang diarsiteki oleh C.P. Wolff Schoemaker, ini dulunya berfungsi sebagai Government Hogere Burger School atau disingkat HBS. *

Bagikan kalau Anda menyukai informasi ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.