Museum yang Ada di Bandung yang Beragam untuk Tambah Referensi

Mencari wisata edukasi di Bandung? Silakan kungjungi museum yang ada di Bandung banyak museum yang menjanjikan ilmu pengetahuan bagi pwngunjungnya.

Museum Geologi adalah museum yang ada di Bandung yang mengoleksi benda-benda purbakala. Museum ini berada di Jalan Diponegoro. Setiap musim liburan museum ini banyak dikunjungi rombongan sekolah yang melakukan study tour.

Masih di Jalan Diponegoro ada Museum Perbendaharaan. Lokasinya di Gedung Dwi Warna, Kantor Dirjen Perbendaharaan, Jalan Diponegoro 56. Museum ini menyajikan foto, koleksi dokumen, artefak dan peralatan kerja yang bernilai historis. Semua yang disajikan berkaitan dengan dinamika pengelolaan keuangan negara, khususnya perbendaharaan.

Pelancong yang mencari wisata edukasi bisa datang ke Museum Gedung Sate. Museum yang berada di Kompleks Gedung Sate ini yang menyimpan benda-benda berkaitan dengan pembangunan Gedung Sate.

museum pos museum yang ada di bandung
Museum Pos di Jalan Cilaki Bandung. | Foto serbabandung.com #serbabandung

Masih di Kompleks Gedung Sate ada Museum Pos. Museum ini cocok bagi pelancong yang ingin mengetahui perkembangan benda pos, sejarah kantor pos, dan orang-orang yang terlibat di dalamnya.

Di kawasan Tegallega ada Museum Sri Baduga yang mengoleksi benda-benda yang menceritakan sejarah manusia dari zaman purbakala. Benda-benda yang pernah digunakan orang-orang yang hidup dahulu kala terdapat di sini.

Museum yang Ada di Bandung di Kawasan China Town

Museum lainnya adalah Museum Perjuangan Jawa Barat yang berada di Monumen Perjuangan Jawa Barat. Semua benda-benda terkait perjuangan orang Jawa Barat tersimpan di sana.

Museum yang mengoleksi perlengkapan TNI, mulai dari senjata, kendaraan perang, meriam, dan pakaian adalah Museum Mandala Wangsit. Lokasinya berada di Jalan Tamblong, tak jauh dari patung Persib.

Wisata edukasi yang berada di pusat kota berada di samping Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika. Koleksinya terdiri dari benda-benda yang terkait dengan penyelenggaraan Konferensi Asi Afrika yang berlangsung di Gedung Merdeka.

Di China Town di Jalan Kelenteng terdapat “Bandung China Town Museum”. Ruangan itu sengaja dibuat seperti ruangan di rumah-rumah tempo dulu. Di ruangan yang tak terlalu terang terdapat sebuah meja yang di atasnya tersimpan benda-benda yang pernah digunakan warga Tionghoa, seperti perlengkapan berdagang, kaset, buku, petromak, jam beker, perlengkapan makan, perlengkapan masak, dan sepeda onthel.

Bagikan kalau Anda menyukai informasi ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.