Jembatan Kereta Api yang Masih Kokoh di Jalur Bandung-Ciwidey

Jalur kereta api Bandung-Ciwidey masih menyisakan infrastruktur yang tidak terpelihara. Masi ada bangunan stasuin di beberapa tempat yang dipergunakan warga untuk melakukan kegiatan. Ada juga jembatan-jembatan yang besi-besinya masih kokoh dan masih dipergunakan untuk warga untuk melintas sungai atau persawahan. Berikut beberapa jembatan kereta api  yang masih berdiri kokoh di jalur kereta api Bandung-Ciwidey.

Yang pertama adalah jembatan kereta api di Dayeuhkolot. Jembatan ini melintas di atas Sungai Citarum. Sehari-sehari digunakan warga untuk menyeberangi sungai tersebut. Kondisi jembatan tersebut besi-besinya terlihat berkarat. Jembatan itu dekat dengan permukiman penduduk yang padat tengah terlihat dicor.

Andaikan jalur kereta api Bandung-Ciwidey jadi dioperasikan, dari jembatan ini bisa melihat danau resisten Cieunteung. Jembatan ini hanya beberapa meter dari danau. Danau tersebut adalah untuk mengantisipasi banjir yang selalu melanda kawasan Dayeuhkolot dan Baleendah.

Jembatan Sadu di Desa Sadu, Jalan Raya Soreang, Ciwidey, Kecamatan Soreang, kondisinya nyaris serupa. Besi-besinya yang masih kokoh terlihat berkarat. Lokasi dan di jembatan ini sering digunakan warga untuk berselfie.

jembatan kereta api
Jembatan kereta api di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. | Foto serbabandung.com

Jembatan ini pernah menjadi lokasi syuting film Oeroeg (Going Home). Film drama tahun 1993 ini disutradarai sutradara Belanda Hans Hylkema. Cerita drama keluarga ini mengambil setting masa perang kemerdekaan Indonesia. Skenarionya merupakan adaptasi dari novel berjudul sama karya penulis Belanda Hella S. Haasse yang terbit pada 1948.

Jembatan Rancagoong adalah juga satu di antara jembatan yang dilalui kereta api Bandung-Ciwidey. Lokasinya membentang di persawahan dan perkebunan dan kerap menjadi latar belakang warga untuk berfoto. Lokasinya  berada di Desa Sadu, Jalan Raya Soreang-Ciwidey, Kecamatan Soreang.

Jembatan Kereta Api Ompong

Jembatan Ompong Desa Andir, Jalan Raya Soreang-Ciwidey, Kecamatan Soreang, pun masih berdiri kokoh. Bedanya tengah jembatan ini tidak disemen seperti jembatan lainnya. Itu juga yang menyebabkan jembatan ini disebut Jembatan Ompong. Jembatan ini berada di belakang Pom Bensin di Ciwidey.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) berencana mengaktifkan jalur kereta api Bandung (Cikudapateuh)-Ciwidey. Jalur ini merupakan Daerah Operasi II Bandung. Tadinya jalur ini dibangun untuk mengangkut hasil bumi dari Bandung selatan ke Stasiun Bandung atau ke Batavia. Jalur ini ditutup tahun 1979 karena terjadi kecelakaan Kampung Garung, Desa Ukang Haur, Kecamatan Ciwidey.

Bagikan kalau Anda menyukai informasi ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.