Gedung Eks Regent Tempat Warga Hang Out pada 1980-1990-an

gedung eks regent
Gedung eks Regent di Jalan Sumatera dan Veteran, Bandung. | Foto serbabandung.com

GEDUNG eks Regent di Jalan Sumatera dan Veteran adalah tempat yang pernah menjadi primadona warga Bandung utuk ber-hang out pada 1990-an.

Nama gedung tersebut sebenarnya bernama Wisata Graha. Namun karena di sana ada Bioskop Regent, maka gedung itu lebih dikenal dengan Regent.

Di lantai empat gedung eks Regent ini terdapat tiga bioskop. Bioskop ini kerap memutar film-film box office.

PT Kharisma adalah pengelola bioskop tersebut. PT Kharisma adalah distributor film saat itu di Kota Bandung. Mereka selain mengelola bioskop, juga memasok film.

PT Kharisma menjadi salah satu distributor film di Bandung yang besar sebelum akhirnya grup 21 masuk juga ke Bandung.

Kehadiran cineplex yang lebih modern membuat bioskop itu tidak bisa bertahan. Pada Juli 2011 akhirnya bioskop itu tutup.

Di Gedung Eks Regent Pernah Ada Pizza Hut

Di gedung eks Regent ini pernah ada Pizza Hut. Pizza Hut saat itu berada di lantai dua. Saat itu, waralaba makanan dari Italia masih jarang.

Pizza Hut hadir di Indonesia pada 1984. Waralaba ini mempunyai lebih dari 200 restoran yang tersebar di 22 provinsi di Indonesia, dari Aceh hingga Abepura.

Dairy Queen (DQ) pun sempat hadir berdampingan dengan Pizza Hut.

DQ adalah jaringan waralaba internasional yang menjual makanan siap saji dan soft serve seperti es krim dan milkshakes.

Di lantai tiga ada Ponderosa, restoran laba lainnya ikut hadir di sana. Restoran itu menempati lantai dua Gedung Wisata Graha.

Memasuki 2000-an gedung ini mulai tidak terurus. Pizza Hut, Ponderosa, dan Dairy Queen menutup gerainya.

Di lantai tiga, setelah restoran waralaba tutup, sempat digunakan untuk Warnet dan Game Online.

Gedung ini memiliki basement yang biasa digunakan pengunjung untuk memarkir mobil atau sepeda motornya.

Senin (11/1/2021), pagar gedung tersebut pagarnya terkunci, sehingga orang sembarang tidak bisa ke sana.

Regent ini sempat akan direnovasi oleh Ridwan Kamil pada 2018. Saat itu Ridwan Kamil masih menjadi Wali Kota Bandung.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *