Fosil Gajah Blora, Objek Favorit Berselfie di Museum Geologi

MUSEUM Geologi di Jalan Diponegoro, Bandung, menyimpan fosil gajah purba yang sangat bernilai bagi umat manusia. Fosil ini merupakan penemuan spektakuler dalam sejarah perkembangan kehidupan di muka bumi.

Fosil ini bernama Fosil Gajah Blora. Gajah ini memiliki nama ilmiah Elephas hysudrindicus. Fosil merupakan penemuan dari hasil penggalian fosil betebrata tahun 2009 di Kabupaten Blora.

Tubuhnya memiliki ukuran raksasa. Tingginya sekitar empat meter, panjang 5 meter, berat sekitar 6-8 ton. Fosil ini  berumur sekitar 250-200 ribu tahun yang lalu.

Penemuan fosil ini termasuk istimewa karena sejak dimulainya penelitian paleontologi dan ekskavasi fosil pada 1850-an, baru kali ini ditemukan fosil yang utuh dari satu individu gajah.

Berbeda dengan fosil lain, fosil  ini ditemukan untuh 90 persen. Sebanyak 10 persen lainnya tidak ditemukan karena hancur.

fosil gajah
Fosil Gajah Blora di Museum Geologi, Jalan Diponegoro Bandung. | Foto serbabandung.com

Fosil tersebut selesai direkonstruksi pada akhir 2013, sekaligus dibuat replika. Mulai dipajang di museum itu pada Senin (19/5/2014), bertepatan dengan  Hari Ulang Tahun ke-85 Museum Geologi.

Fosil Gajah Blora Berada di Aula Utama

Fosil  itu berdiri kokoh di aula utama depan museum tersebut. Tepat di depan pintu masuk. Kokohnya fosil tersebut menjadi tempat favorit bagi pengunjung untuk berselfie sebelum menikmati sajian koleksi Museum Geologi lainnya di bagian dalam.

Sebelum masuk ke Museum Geologi, pengunjung harus membeli tiket dulu. Harganya tidak mahal hanya Rp 3.000. Bagi yang datang berombongan sebaiknya reservasi dulu di ruangan yang telah disediakan.

Pintu masuk museum di gedung peninggalan kolonial ini terbuka lebar. Petugas akan meminta dan membolongi tiket. Kemudian mempersilakan pengunjung masuk.

Museum ini buka pada Senin-Kamis pukul 09:00-15:30, dan Sabtu-Minggu pukul 09:00-13:30. Jumat dan hari libur nasional museum ini tutup.

Museum Geologi berada di Jalan Diponegoro 57,  tidak jauh dari pusat pemerintah provinsi Jawa Barat yakni Gedung Sate. Dari Bandara Husein Sasatranegara bisa ditempuh dalam waktu 25 menit dengan berkendaraan, dan tidak macet. Sedangkan dari Stasiun Kereta Api Bandung sekitar 15 meni saja. Dari Terminal Bus Leuwipanjang bisa ditempuh dalm 30 menit, dan dari Terminal Bus Cicaheum kira-kira 15 menitan.*

Sumber tulisan: http://museum.geology.esdm.go.id/profil/ruang-peragaan

Bagikan kalau Anda menyukai informasi ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.