Curug Eti yang Masih Asri di Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung

CURUG Eti adalah air terjun di Kampung Walahir, Desa Loa, Kecamatan Paseh, Kabupaten  Bandung. Jalur ini sering dilalui pengendara yang hendak ke Kamojang di Kabupaten Bandung.
Arahnya bisa dari Majalaya, Rancaekek, atau Cicelengka.

Dari arah Bandung, pengunjung bisa melalui Jalan Buahbatu, Jalan Terusan Buahbatu, dan Bojongsoang. Dari Bojongsoang, setelah menemukan simpang empat di Baleendah, belok kiri ke
Jalan Siliwangi. Dari sana ikuti jalan ini, jangan belok hingga menemukan Alun-alun Ciparay.

Dari sana perjalanan masih mengikuti Jalan Laswi hingga ke Majalaya. Setelah itu belokan kendaraan ke Jalan Babakan. Di simpang empat, belokan lagi kendaraan ke kanan menuju Jalan
Tengah, kemudian ke Jalan Cipaku, dan akhirnya ke Jalan Walahir, Desa Loa, Kecamatan Paseh.

Jika masih belum jelas sebaiknya ketika sampai di Majalaya bertanya ke penduduk mengenai lokasi curug tersebut.

curug eti
Curug eti di Kabupaten Bandung. | Foto https://www.instagram.com/ziiom_hendry/

Kalau dari Kota Bandung bisa juga melalui Jalan Margacinta terus lurus hingga menemukan Jalan Derwati. Dari sana, setelah menemukan simpang tiga ke Gelora Bandung Lautan Api dan Sapan, ikuti arah yang ke Sapan. Setelah Sapan akan menemukan simpang empat ke Cicalengka dan Rancaekek, dari sana kendaraan arahkan ke Majalaya. Dari sana ikuti rute dari Jalan Babakan ke arah curug seperti telah dijelaskan di atas.

Bisa juga dari arah Cicalengka. Dari Cicelangka, pengunjung bisa memilih jalur ke Cikancung dan  Jalan Raya Cicalengka-Majalaya. Setelah menemukan simpang empat yang mengarah ke Sapan  dan Kota Bandung. Dari sana ikuti jalan tersebut hingga ke Kecamatan Paseh.

Dari Rancaekek untuk menuju Curug Eti kendaraan arahkan ke Solokonjeruk. Saat menemukan persimpangan empat di Jalan Raya Caicalengka-Malaya, kendaraan arahkan ke Jalan Babakan. Kemudian ikuti rute yang telah dijelaskan di atas.

Harus Lewat Tangga Sebelum Sampi ke Curug Eti

Curug Eti masih belum banyak pengunjungnya. Untuk ke sana, pengunjung harus menggunakan  kendaraan pribadi karena belum ada kendaraan umum yang reguler. Kendaraan yang digunakan  bisa sepeda motor atupun mobil.

Curug itu berada 200 meter dari Jalan Raya Walahir. Sebelum sampai ke sana pengunjung harus melewati tangga sebanyak 260 anak tangga. Air curug ini merupakan aliran dari hulu Sungai Baranangsiang (anak Sungai Citarum). Ketinggian air terjun ini mencapai 20 meteran.

Alam di kawasan curug tersebut masih asri, pengunjung bisa merasakan cipratan dinginnya air yang jatuh dari atas tebing. Di sekitar lokasi jatuhan air terjun terdapat banyak batu besar yang sering digunakan untuk berselfie. Saung-saung pun bisa digunakan pengunjung untuk melepas lelah di sana.

Bagikan kalau Anda menyukai informasi ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.