Cara Membuat Paspor di Kantor Imigrasi Bandung

CARA membuat paspor itu tidak terlalu sulit. Kalau di Bandung, pengurusannya bisa di Kantor Imigrasi Kelas I Bandung, Jalan  Surapati No. 82, atau di Gedung Bina Citra Lantai 3, Jalan Soekarno-Hatta No. 162. Untuk mengurus paspor memang selalu  ada antrean jadi perlu kesabaran untuk mendapatkannya.

Yang penting untuk mempermudah cara membuat paspor persiapkan syarat-syaratnya. Jangan sampai setelah lama antre malah ditolak oleh petugas. Jangan lupa juga pemohon berpakaian rapi dan jangan hanya bersandal. Kalau kelihatan oleh petugas biasanya  pemohon bersandal dilarang masuk ke kantor imigrasi.

Alur yang harus dilalui pemohon paspor adalah antre untuk mendapatkan formulir. Sebaiknya datang pagi-pagi untuk mendapatkan nomor antrean karena pengambilan formulir hanya dilayani mulai pukul 08.00-10.00. Kalau di kantor imigrasi di Jalan Surapati, tempatnya di samping pintu masuk.

cara membuat paspor
Warga yang antre membuat paspor di Kantor Imigrasi Kelas 1, Bandung. | Foto serbabandung.com

Sebelum duduk di antrean biasanya petugas yang membagikan nomor akan melihat syarat syarat yang harus dibawa. Jika persyaratan komplet, pemohon mendapatkan nomor antrean dan tinggal menunggu giliran memperoleh formulir. Pengambilan  formulir ada di bagian kiri pintu masuk.

Setelah mendapatkan formulir segera isi formulir. Jangan lupa lihat lagi persyaratan yang dibawa jangan sampai hilang atau lupa  menyimpan. Tunggu sampai giliran pemohon dipanggil untuk pengisian data, mulai dari sidik jari, pemotretan, dan wawancara.  Tak perlu risau untuk menunggunya karena di sana disediakan kursi dan ber-AC pula.

Proses wawancara tidak berlangsung lama setelah petugas mengkonfirmasi data yang telah dibuat oleh pemohon selanjutnya  proses pemotretan. Setelah proses pemotretan selasai, pemohon akan diberi lembar permohonaan yang berisi biodata. Pemohon  juga akan mendapatkan bukti pengantar pembayaran ke bank. Surat-surat tersebut jangan hilang karena digunakan untuk  pembayaran ke bank dan harus dibawa saat pengambilan paspor.

Selesai proses pemotretan pemohon bisa meninggalkan kantor Imigrasi. Sebaiknya setelah dari sana langsung melakukan  pembayaran di bank-bank yang ditunjuk seperti Mandiri, BCA, BRI atau bank lainnya. Di bank, pemohon harus mengisi  formulir, kalau di Bank Mandiri namanya formulir multi pembayaran. Setelah itu langsung bayar ke teller Rp 355.000. Biaya  tersebut tercantum dalam surat permohonan yang rinciannya Rp 300.00 untuk paspor dan Rp 55.000 untuk jasa ti biometrik.

Setelah membereskan pembayaran di bank, paspor tidak bisa diambil hari itu juga. Biasanya pengambilannya tiga hari kerja  setelah pembayaran. Pemohon bisa datang lagi ke kantor tempat pembuatan paspor pada hari pengambilan. Sebelum mengambil  paspor, pemohon harus mengambil antrean dengan men-scan barcode di surat permohonan pengambilan.

Tunggu panggilan, biasanya untuk pengambilan paspor tidak butuh waktu lama, paling lama juga satu jam. Setelah dipanggil,  serahkan resi, surat permohonan, dan surat pengantar pembayaran kepada petugas. Paspor pun diserahkan petugas kepada  pemohon.

Baegitulah cara membuat paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Bandung. Lebih lengkapnya bisa dilillihat di http://bandung.imigrasi.go.id/. *

UPDATE

Penguman penggunaan aplikasi antre paspor. | Foto serbabandung.com

Syarat Cara Membuat Paspor

  • Foto kopi KTP
  • Akta kelahiran/surat nikah, ijazah difoto kopi
  • Foto kopi kartu keluarga

Biaya Membuat Paspor

  • Rp 300.000 untuk pembuatan paspor
  • Untuk jasa TI Biometrik bayar  Rp 55.000
  • Total Rp 355.000
  • Bayar di bank yang ditunjuk
Bagikan kalau Anda menyukai informasi ini!

109 thoughts on “Cara Membuat Paspor di Kantor Imigrasi Bandung

  • Pingback:BPJS Itu Harus Antre, Asal Sabar Nggak Lama Kok | Serba Bandung

  • 25/08/2017 at 10:15 AM
    Permalink

    Pembuatan paspor utk anak dibawah 17th utk input NIK nya diisi apa ya?apakah bisa utk pembatalan no antrian?

    Reply
    • 25/08/2017 at 8:31 PM
      Permalink

      INI saya cuplik dari http://travel.kompas.com/read/2017/03/25/210800827/bikin.paspor.untuk.anak.berikut.cara.dan.dokumen.yang.diperlukan:

      Tata cara pembuatan paspor untuk anak-anak tidak jauh berbeda dengan pembuatan paspor untuk orang dewasa. Seperti tertera di laman resmi Direktorat Jenderal Imigrasi, pengajuan pembuatan paspor untuk anak WNI yang berdomisili di Indonesia bisa dilakukan di Kantor Imigrasi setempat dengan mengisi aplikasi data dan melampirkan dokumen sesuai persyaratan.

      Dokumen yang diperlukan antara lain kartu tanda penduduk ayah atau ibu yang masih berlaku atau surat keterangan pindah ke luar negeri, kartu keluarga, akta kelahiran anak atau surat baptis, dan akta perkawinan atau buku nikah orangtua.

      Khusus untuk anak yang telah berganti nama, Anda wajib membawa surat penetapan ganti nama dari pejabat yang berwenang.

      Bagi si buah hati yang sudah memiliki paspor, diharapkan juga membawa paspor lama tersebut untuk diganti dengan yang baru. Persyaratannya pun sama seperti di atas.

      “Selain syarat-syarat tersebut, sesuai pengalaman saya sewaktu membuat paspor untuk anak saya pada Februari 2017, ada syarat lain yang dibutuhkan, seperti paspor kedua orangtua dan surat pernyataan dari orangtua yang sudah disiapkan di Kantor Imigrasi,” ujar Annisa Rahmania, yang berbagi pengalaman membuat paspor untuk anaknya kepada KompasTravel, Kamis (23/3/17).

      Semoga bermanfaat.

      Reply
  • 11/09/2017 at 9:05 AM
    Permalink

    Bandung sudah bisa bikin e passport blm y?

    Reply
    • 11/09/2017 at 3:05 PM
      Permalink

      Ini ada daftar PASPOR BIASA ELEKTRONIS di Imigrasi Bandung
      1 Paspor Biasa Elektronis (E-Passport) 48 Halaman untuk WNI Per Buku Rp 600.000,-
      2 Paspor Biasa Elektronis (E-Passport) 24 Halaman untuk WNI Per Buku Rp 350.000,-
      3 Paspor Biasa Elektronis (E-Passport) 24 Halaman Pengganti yang Hilang yang Masih Berlaku Per Buku Rp 800.000,-
      4 Paspor Biasa Elektronis (E-Passport) 24 Halaman Pengganti yang Rusak yang Masih Berlaku Per Buku Rp 350.000,-
      5 Paspor Biasa Elektronis (E-Passport) 48 Halaman Pengganti yang Hilang yang Masih Berlaku Per Buku Rp 1.200.000,-
      6 Paspor Biasa Elektronis (E-Passport) 24 Halaman Pengganti yang Hilan/Rusak yang Masih Berlaku
      Disebabkan Karena Bencana Alam dan Awak Kapal yang Kapalnya Tenggelam Per Buku Rp 350.000,-
      7 Paspor Biasa Elektronis (E-Passport) 48 Halaman Pengganti yang Hilan/Rusak yang Masih Berlaku
      Disebabkan Karena Bencana Alam dan Awak Kapal yang Kapalnya Tenggelam Per Buku Rp 600.000,-

      Kalau ingin jelasnya buka http://bandung.imigrasi.go.id/info-publik/pnbp/biaya-pembuatan-paspor/.
      Terima kasih telah berkunjung ke serbabandung.com, semoga bermanfaat.

      Reply
  • 13/09/2017 at 7:49 PM
    Permalink

    Ibu saya mau bikin pasport, persyaratan cuman ada KTP sama KK dan surat kehilangan akte kelahiran dan buku nikah.
    Apakah bisa atau engga?

    Reply
  • 14/09/2017 at 10:15 PM
    Permalink

    Kalau yang sudah abis masa pasport berapa ya biayanya ?

    Reply
    • 15/09/2017 at 3:41 PM
      Permalink

      Biayanya seperti buat baru.

      Biaya Pembuatan

      Rp 300.000 untuk pembuatan paspor
      Jasa TI Biometrik Rp 55.000
      Total Rp 355.000Bayar di bank yang ditunjuk

      Terima kasih sudah berkunjung ke serbabandung.com

      Reply
  • 21/09/2017 at 9:23 PM
    Permalink

    Maaf mau tanya,kalo sy dr luar kota bandung, tepatnya dari jawa apakah bisa bikin paspor dr bandung?

    Reply
  • 23/09/2017 at 9:48 PM
    Permalink

    Saya mau tanya, seumpama perpanjang paspor dengan kepala botak apa tidak masalah?

    Reply
    • 24/09/2017 at 3:35 PM
      Permalink

      Kayanya nggak apa-apa, Pak. Terima kasih sudah buka serbabandung.com.

      Reply
  • 25/09/2017 at 4:40 PM
    Permalink

    Saya mau tanya, klo saya mau bikin pasport trs bawa anak juga apa bisa? Lalu persyaratannya apa saja. Soalnya saya kurang paham tentang buku nikah karna saya sudah bercerai. Terimakasih

    Reply
    • 27/09/2017 at 4:56 AM
      Permalink

      Kalau bawa anak boleh saja. Kalau yang statusnya sudah cerai surat nikahnya bisa ganti sama ijazah terakhir atau akta kelahiran. Terima kasih telah membuka serbabandung.com.

      Reply
  • 25/09/2017 at 7:59 PM
    Permalink

    Saya mau bikin paspor utk pertamakalinya… proses awal nya gimana n syaratnya apa saja, trimakasih

    Reply
    • 27/09/2017 at 4:52 AM
      Permalink

      Silakan daftar dulu lewat aplikasi android atau laman imigrasi untuk dapat nomor antrean. Kalau syarat-syaratnya bisa baca di serbabandung.com/cara-membuat-paspor. Terima kasih telah membuka serbabandung.com.

      Reply
  • 29/09/2017 at 1:11 PM
    Permalink

    assalamualaikum, saya ingin bertanya kalau KTP ny diganti KTM (KArtu Tanda Mahasiswa) boleh tidak ya ?

    Reply
    • 29/09/2017 at 7:26 PM
      Permalink

      Kalau KTP itu syarat mutlak kayanya nggak bisa diganti.

      Reply
  • 03/10/2017 at 6:25 PM
    Permalink

    Klo mau bikin/perpanjang pasport emang prosedur awalnya harus daftar online dulu disetiap imigrasi ya??

    Reply
  • 03/10/2017 at 6:27 PM
    Permalink

    Atau cuman di imigrasi kelas I aja? Makasih mohon dibalas 🙂

    Reply
    • 03/10/2017 at 8:52 PM
      Permalink

      Yang saya tahu begitu. Kalau di Kantor Imgrasi lain saya kurangtahu. Namun pembuatan paspor di Gedung Bina Citra Soekarno Hatta Bandung, pendftarannya harus lewat online. Terima kasih telah berkunjung ke serbabandung.com.

      Reply
  • 12/10/2017 at 6:42 PM
    Permalink

    Halo, Mohon info. KK dan Akte yang dibawa ini harus asli atau boleh fotocopy ya? karena saya posisi sdgmerantau (KK dan Akte Kelahiran tidak saya bawa, ada dikota asal.).

    Reply
    • 12/10/2017 at 6:52 PM
      Permalink

      Terima kasih telah berkunjung ke serbabandung.com. Akta dan KK asli harus dibawa selain fotocopy-nya karena petugas akan mengecek akta dan kk yang asli sebelum mengambil yang fotokopiannya. Semoga jawabannya memuaskan. Terima kasih.

      Reply
        • 13/10/2017 at 7:22 PM
          Permalink

          Sami-sami. Hatur nuhun udah buka serbabandung.com

          Reply
  • 17/10/2017 at 11:12 AM
    Permalink

    kalau pakai ktp sementara bisa tidak ya? soalnya ktp saya belum jadi.

    Reply
    • 18/10/2017 at 9:39 PM
      Permalink

      Katanya KTP sementara memiliki kekuatan hukum sama dengan e-KTP. Coba saja mbak. Tapi saya tidak menjamin bisa.

      Reply
  • 18/10/2017 at 6:54 PM
    Permalink

    Saya mau memperpanjang paspor,daftar on line kenapa ketika saya masukkan data,tidak bisa.katanya username sudah terdaftar.gmn solusinya?

    Reply
    • 18/10/2017 at 9:38 PM
      Permalink

      Saya belum pernah nyoba. Tapi coba saja daftar baru lagi menggunakan user name baru.

      Reply
  • 22/10/2017 at 2:36 PM
    Permalink

    Kang, saya mendaftarkan antrian permohonan paspor online di surapati setelah klik finish ada tulisan permohonan anda sudah terdaftar, silahkan Cek data permohonan. Sudah gitu aja.
    Ngeceknya dimana ya

    Saya gugling kan harusnya ada jadwal antrian atau barcode?

    Reply
    • 22/10/2017 at 3:12 PM
      Permalink

      Coba saja datang ke imgrasi biasanya mereka ngasih penjelasan. Hapunten saya belum mendapat infromasi mengenai itu.

      Reply
  • 24/10/2017 at 11:51 AM
    Permalink

    Saya dr bangka,tp lagi tinggal di bandung Kalo mau bikin paspor tapi ktp dan kk nya bukan warga bandung bisa engga?
    Kalo bisa syaratnya apa aja ya?

    Reply
    • 24/10/2017 at 3:46 PM
      Permalink

      Kayanya bisa tapi ktp dan kk nya harus dibawa. Kalau akta kelahiran bisa diganti oleh ijzah terkahir. Coba saja. Terima kasih.

      Reply
      • 10/12/2017 at 11:35 AM
        Permalink

        Kalau dari luar daerah bandung apa mesti ada surat rekomendasi pembuatan paspor?

        Reply
        • 10/12/2017 at 4:21 PM
          Permalink

          Tidak ada…tapi coba cek langsung ke laman resmi imigrasi Kota Banudung.

          Reply
  • 04/11/2017 at 2:05 PM
    Permalink

    Maaf mau tanya
    Seandainya mau bikin pasport tapi tidak ada akta lahir atau buku nikah orang tua, apa masih bisa..?

    Reply
    • 04/11/2017 at 4:12 PM
      Permalink

      Teriman kasih telah membuka sebabandung.com. Untuk akta atau buku nikah bisa diganti dengan ijazah terakhir. Terima kasih. Semoga membantu.

      Reply
  • 16/11/2017 at 9:43 PM
    Permalink

    imigrasi bandung sudah bisa melayani pembuatan epassport ya?

    Reply
  • 22/11/2017 at 12:36 AM
    Permalink

    Punten Bade tumaros abdi tos daptar online trus tos gaduh bukti layanan antrian na tinggal angkat ka Bandung kaping 29.
    Nah anu ku abdi di bingung keun Aya tulisan ieu

    Keterangan:
    -Membawa persyaratan asli dan foto copy ukuran A4 serta menunjukkan Bukti Layanan Antrian Paspor
    Online.

    Nu abdi teu paham apa ukuran A4 teh

    Reply
    • 22/11/2017 at 3:50 PM
      Permalink

      Punten, eta teh fotokopianna kedah di kertas ukuran A4. Tukang fotokopina biasana paham. Persyaratan nu kedah dicanak, KTP, kartu keluarga, akta kelahiran atua ijazah atau surat nikah. Persyaratan eta kedah dicanak aslina sareng fotokopianna seukuran kertas A4. Tangtos deui bukti antreanna ulah hilap kedah dicanak. Hatur nuhun semoga bermanfaat.

      Reply
  • 05/12/2017 at 3:55 PM
    Permalink

    Saya mau membuatkan ibu paspor,tp ibu ga punya ijazah atau akte kelahiran,yang punya hanya kutipan akte nikah….bisakah digunakan
    Makasih

    Reply
    • 05/12/2017 at 5:16 PM
      Permalink

      Coba saja datang langsung ke imigrasi. Akta nikah bisa menjadi pengganti akta kelahiran dan ijazah. Asal KTP dan Kartu Keluarga ada. Semoga penjelasan ini bermanfaat. Terima kasih.

      Reply
  • 05/12/2017 at 6:17 PM
    Permalink

    Datangnya ke kantor imigrasi yang dimana ya
    Di soekarna hatta atau di surapati untuk pembuatan pasfor Umroh
    Nuhun

    Reply
    • 05/12/2017 at 11:17 PM
      Permalink

      Bisa yang ke Surapati atau Jalan Soekarno Hatta.

      Reply
    • 11/12/2017 at 3:38 PM
      Permalink

      GAk perlu, kan nanti difoto di sana.

      Reply
  • 13/12/2017 at 8:51 PM
    Permalink

    Saya mau bikin paspor buat umroh..tp NIK akta lahir sama NIK E-KTP beda satu huruf yg belakangnya saja..apa bisa..mohon infonya

    Reply
    • 13/12/2017 at 9:01 PM
      Permalink

      Yang saya tahun NIK e-KTP itu harus cocok dengan NIK di kartu keluarga. Jadi kalau NIK e-KTP dan kartu keluarga cocok, mudah2an nggak masalah.

      Reply
  • 06/01/2018 at 11:36 AM
    Permalink

    Saya mau bikin paspor tp ga punya ijazah sama akte bisa ga ya mohon d bls trmksh

    Reply
    • 07/01/2018 at 8:43 AM
      Permalink

      Kalau udah nikah pakai surat nikah ajah.

      Reply
  • 08/01/2018 at 10:50 PM
    Permalink

    Saya mau bikin paspor tapi ada perbedaan tanggal lahir saya di ktp sama akta itu bagaimana apa masih bisa bikin paspor ?

    Reply
  • 11/01/2018 at 6:04 PM
    Permalink

    Kalau formulir bisa diambil sebelumnya untuk diisi dulu atau harus pas jadwal kedatangan yang ditentukan?

    Reply
  • 12/01/2018 at 6:41 AM
    Permalink

    Saya mau bikin paspor umroh tapi kk pakai yang lama sedangkan status saya sudah bercerai dan janda apakah masih bisa dipakai atau diganti dengan syarat yang lain?

    Reply
    • 18/01/2018 at 4:55 AM
      Permalink

      Coba saja. Karena biasanya status pernikahan nggak pernah ditanyakan. Semoga bisa membantu.

      Reply
  • 17/01/2018 at 11:46 PM
    Permalink

    @serbaBandung, kalo misalkan KK asli tidak ada tpi rangkap KK ada apakah bisa ?

    Reply
    • 18/01/2018 at 4:53 AM
      Permalink

      Biasanya petugas melihat berkas yang aslinya meski yang dikasihkan fotokopiannya. Jadi sebaiknya gunakan data yang asli. Kalau penasaran silakan mencobanya. Terima kasih. Semoga bisa membantu.

      Reply
  • 25/01/2018 at 2:12 PM
    Permalink

    mau tanya kalau bikin passpor baru dengan KTP Jakarta, katanya harus dilampirkan surat keterangan domisili tempat tinggal sekarang. Surat keterangan domisili dr rt/rw saja atau harus dengan SKTS (yang daftar melalui e punten)? Ditunggu jawabannya dan terima kasih.

    Reply
  • 04/02/2018 at 11:01 PM
    Permalink

    Maaf mau tanya,
    Saya mau buat paspor untuk anak saya yg berusia 15 thn. Masalahnya KKKsaya swdang diperbaharui dan belum jadi, hanya ada KK yg lama, apa bisa memakai KK lama? KK lama tdk ada aslinya krn sdh ditarik oleh kecamatan. Trmksh

    Reply
    • 05/02/2018 at 6:27 AM
      Permalink

      Biasanya petugas akan menanyakan kk aslinya, meski kita memperlihatkan fotokopiannya.

      Reply
  • 16/02/2018 at 9:03 AM
    Permalink

    Saya daftar online dari kemari terus saja sampe sekarang kuota penuh,, gimana ini katanya mulai dibuka lagi Tgl 15 februari 2018

    Reply
    • 16/02/2018 at 11:26 AM
      Permalink

      Mwt siang Mbak, kan tanggal 15 kemarin. Mbak mungkin bisa daftar lagi. Biasnya memang nomor antren untuk membuat paspor dibatasi setiap harinya. Lebih jelas dan akurat bisa tanyakan langsung ke Imigrasi. Terima kasih.

      Reply
  • 20/02/2018 at 1:02 PM
    Permalink

    Kang, klo berkasnya pakai map khusus ga? Perlu materai ga? Nuhun

    Reply
    • 20/02/2018 at 3:10 PM
      Permalink

      Sediain materai. Saya lupa lagi berapa helai. Kalau map bawa aja, jaga-jaga. Kalau dulu sih disediakan map di sana. Terima kasih semoga membantu.

      Reply
    • 12/04/2018 at 2:59 PM
      Permalink

      Kalau informasi yang saya peroleh di beberapa blog, kayanya bisa, syaratnya e-ktp ama kk, terus kartu mahasiswa kalau mahasiswa. Sayrat keterangan berkeja di bandung kalau pegawai. Tapi saya tidak menjamin seratus persen bisa tidaknya. Semoga bermanfaat. Coba saja buka laman imigrasinya untuk mendapatkan keterangan yang lebih akurat nuhun

      Reply
  • 19/04/2018 at 9:30 AM
    Permalink

    Pembuatan paspor secara manual masih bisa?

    Reply
    • 19/04/2018 at 2:42 PM
      Permalink

      Coba cek d laman resmi imigrasi. Kayanya masih bisa. Cuma antreannya harus melalui aplikasi.

      Reply
  • 11/05/2018 at 2:59 PM
    Permalink

    Kalo gk punya akte apa bisa bikin paspor

    Reply
    • 11/05/2018 at 8:51 PM
      Permalink

      Bisa…akta kelahirannya ganti sama ijazah terakhir atu surat nikah.

      Reply
  • 21/05/2018 at 12:47 PM
    Permalink

    saya udah bikin akun buat daftar antrian online,,tapi masih belum ter-verifikasi aja akunnya..harus gmna ya..
    trus satu lagi,,klo misalkan kita daftar skrg tp milih jadwalnya untuk bulan juli,,bisakah ?

    Reply
    • 21/05/2018 at 3:34 PM
      Permalink

      Selamat siang. Mungkin Mbak bisa datang langsung ke Kantor Imigrasi.

      Reply
  • 23/05/2018 at 2:14 PM
    Permalink

    Saya sudah daftar di aplikasi, dapat no antrian dan scan barcode, tgl 24 siang jam 13,00 dapat di imigrasi bandung (jl.suci).
    Tanya :
    1. saya datang sebaiknya jam berapa? ada yg kudu di preapare dulu tidak di tkp?
    2. pasport lama sudah expired, dulu di karawang buatnya. ini jadi masalah tidak?
    3. keleengkapannya sama dengan buat pasport baru?

    Hatur nuhun, tolong dijelaskan

    Reply
    • 24/05/2018 at 3:31 AM
      Permalink

      Selamat pagi….

      Sebaiknya datang lebih awal.

      Aturannya sama dengan membuat paspor baru. Bedanya hanya paspor lama juga harus diserahkan kepada petugas diminta.

      Terima kasih

      Reply
  • 16/06/2018 at 8:44 PM
    Permalink

    Selamat malam, saya sudah 2 kali mendaftar di aplikasi di web dan di aplikasi, tetapi tidak mendapatkan email verifikasi.
    Apa yang harus saya lakukan agar mendapat email verifikasi ?

    Reply
    • 17/06/2018 at 1:28 PM
      Permalink

      Temen lain ada yang bisa bantu menjelaskan? Mungkin aplikasi lagi error.

      Reply
  • 02/07/2018 at 10:45 PM
    Permalink

    Maap mau tanya kalo misalkan udh dftar d aplikasi buat ngambil no antrian tpi blm dpet no antrian nya trus password nya keburu lupa itu gmn yaa

    Reply
    • 03/07/2018 at 3:45 PM
      Permalink

      Datang aja langsung ke Kantor Imigrasi. Di sana biasanya ada bagian informasi. Atau teman yang lain ada yang bisa menolong?

      Reply
  • 22/07/2018 at 12:14 AM
    Permalink

    Punten pami bade ngadamel passport turis kanggo balita kumaha nya.soal nembe an bade ngadamel.hatur nuhun

    Reply
    • 22/07/2018 at 3:37 PM
      Permalink

      Biasana ngganggo kartu keluarga sareng akta kelahiran ge cekap. Tapi saena langsung taroskeun ka imigrasina. Hatur nuhun.

      Reply
  • 24/07/2018 at 10:21 PM
    Permalink

    Mau tanya… Syarat pembuatan paspor tanoa akta / ijazah asli bisa gak yah? Soalnya kebanjiran… Tp klo fotocopy ijazah legalisir nya mah ada… Kira2 d terima gak yah persyatannya 🙁 nuhun.

    Reply
    • 24/07/2018 at 10:24 PM
      Permalink

      Kalau udah menikah bisa pakai surat nikah, kalau nggak ada coba aja pakai ijazah yang sudah dilegalisir.

      Reply
  • 02/08/2018 at 6:06 PM
    Permalink

    Maf ka aku mau tnya kalo gk daftar online dlu bisa atau tidak?

    Reply
  • 26/08/2018 at 12:18 PM
    Permalink

    Selamat siang. mau tanya jika membuat paspor cuman modal ktp dan kk aja bisa ngga ya. karna saya tidak memiliki akta dan tidak memiliki ijazah. Terimakasih mohon penjelasan nya

    Reply
    • 29/08/2018 at 3:57 PM
      Permalink

      Bisa sepertinya. Kalau ada bisa surat nikah juga bisa.

      Reply
  • 01/09/2018 at 6:38 PM
    Permalink

    Selamat malam.. mau tanya apakah pembuatan paspor bisa dlakukan jika memiliki ktp daerah yang berbeda?
    Terimakasih

    Reply
  • 13/09/2018 at 12:37 PM
    Permalink

    Selamat siang, maaf kalau pasport yg sudah habis masa berlaku tahun kemarin, apa boleh buat baru, dan berapa biayanya

    Reply
    • 13/09/2018 at 3:04 PM
      Permalink

      Bisa. Biayanya sama dengan yang buat baru biasa.

      Reply
  • 19/09/2018 at 11:28 PM
    Permalink

    Maaf ka , bisa tidak langsung datang ke kantor imigrasi untuk pembuatan paspor tanpa mendaftar online

    Reply
    • 20/09/2018 at 2:53 PM
      Permalink

      Kalau dalam aturannya sih nggak bisa. Jadi harus daftar online dulu. Tapi kalau penasaran bisa dicoba.

      Reply
  • 23/09/2018 at 9:47 PM
    Permalink

    Selamat malam, mau tanya.. saya sudah dapat nomor antrian online utk tgl 02 Oktober 2018 untuk di jam siang.. Pertanyaannya :

    1. Berapa orang kah kuota untuk hari tersebut perpanjangan
    2. Kira2 untuk pendaftaran siang, jam berapa di panggil nya dan selesainy?

    Reply
    • 24/09/2018 at 2:38 PM
      Permalink

      Mohon maaf, saya kurang tahu kalau masalah itu. Terima kasih.

      Reply
  • 25/10/2018 at 11:31 PM
    Permalink

    maaf mau tanya.saya udah pernah punya paspor yg 48 hal , masa berlaku udah habis tahun 2002. saya rencana mau ke singapura . paspor saya yg lama cuma dua nama saya mau perpanjang dengan menambah nama orang tua di belakang nya, guna nya klu mau umroh tidak urus paspor lg, klu mau ambil formulir nya yg jenis apa ? apakah harus ada surat rekomendasi ? terima kasih

    Reply
    • 25/10/2018 at 11:36 PM
      Permalink

      Kalau sudah nggak berlaku lama…biasanya harus buat baru lagi. Nanti di petugas bilang ajah paspornya buat umrah.

      Reply
  • 27/10/2018 at 6:20 PM
    Permalink

    Maaf pak saya mau tanya kalau buat paspor biometrik bolh ga di Bandung.terimakasih

    Reply
  • 02/11/2018 at 5:42 PM
    Permalink

    Kak saya mau bikin paspor ktp saya bogor apa bisa bikin paspor di bandung mohon di jawab

    Reply
  • 17/12/2018 at 3:05 PM
    Permalink

    apkah harus pakai nomer antrean online paspor? soalny saya lupa ga akses minggu , rencana selasa mau langsung kesana tanpa nomer antrean online, bisa kah?

    Reply
    • 17/12/2018 at 3:30 PM
      Permalink

      Seharusny ngambil nomor antrean dulu di aplikasi yang telah disediakan. Saya tidak menjamin sukses kalau langsung datang ke Kantor Imigrasi. Semoga bisa membantu. Terima kasih.

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.