Gedung Puskesmas Tamblong Dibangun Pada 1925

DEKAT dengan patung Persib di Jalan Tamblong terpadapat  Gedung Puskesmas Tamblong  (Puskemas). Puskesmas ini melayani warga yang berada di wilayah Kelurahan Braga, Kelurahan Kebon Pisang dan  Kelurahan Merdeka. Selain untuk Puskesmas juga berfungsi untuk Balai Pemeriksaan Ibu dan Bayi RSHS,  dan Pusat Pelatihan Klinik Sekunder-Kesehatan Reproduksi (P2KS-KR).

Gedung Puskesmas Tamblong yang berada di perempatan ini, atau tepatnya di Jalan Tamblong 66 menempati gedung yang merupakan bangunan peninggalan Belanda. Gedung yang masuk dalam daftar cagar budaya golongan A Kota Bandung ini didirikan pada 1925.

Gedung ini dulunya digunakan untuk Hogere Burger School (HBS), sekolah lanjutan tingkat menengah pada zaman Belanda. Sekolah pada zaman Hindia Belanda ini khusus untuk orang Belanda, Eropa atau elite pribumi dengan bahasa pengantar bahasa Belanda. HBS setara dengan MULO + AMS atau SMP + SMA, namun hanya 5 tahun.

Terdapat lima kriteria untuk memutuskan suatu bangunan masuk menjadi bangunan cagar budaya. Kriteria tersebut ditinjau dari nilai sejarah, nilai arsitektur, nilai ilmu pengetahuan, nilai sosial budaya, dan usia banguan minumal 50 tahun. Cagar budaya golongan A memiliki minimal 4 kriteria, golongan B 3 kriteria, dan golongan C sebanyak 2 kriteria.

Gedung Puskesmas Tamblong di Seberang Masjid Lautze 2

Puskesmas ini menerima pasien setiap hari kerja. Sedangkan jamnya tergantung pasien yang akan berobat ke sini. Kadang tutupnya lebih cepat. Pada Jumat (27/2/2015) pukul 14.00 loket pendaftaran sudah ditutup.

“Biasanya begitu. Tergantung pasiennya. Kalau tidak ada pasien tutupnya lebih cepat,” kata seorang bapak yang tengah menunggu keluarganya yang juga bekerja di Puskesmas tersebut, Jumat (27/2/2015).

Untuk masuk ke Puskesmas ini pasein harus masuk lewat pintu depan pada bagian bangunan ini.  Di ruangan yang 2×5 meter per segi ini pasien harus menunggu giliran untuk diperiksa. Bagi yang akan diperiksa gigi, pasien harus menunggu di bagian belakang gedung ini. Poly gigi berada di bagian belakang gedung ini.

Gedung yang tekah berumur ini bentuknya tidak berubah. Cat putih mendominasi gedung yang berada di seberang Masjid Lautze 2. Suasana lama gedung ini masih  terasa ketika harus mengunggu giliran untuk diperiksa. Loket pendaftaran juga diteralis besi berlapiskan kaca. *

Bagikan kalau Anda menyukai informasi ini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.