Categories
Wisata

Air Terjun di Bandung yang Menawan dan Banyak Dikunjungi Pelancong

Air terjun di Bandung tak kalah mempesona dengan air terjun lainnya di kawasan lain.

Curug di Bandung tersebar di beberapa kawasan, sperti, di Bandung Barat, Kabupaten Bandung, dan kawasan lainnya.

Ada beberapa curug di Bandung yang sering dikunjungi para pelancong yang datag ke Bandung.

Berikut beberapa curug di Bandung tersebut.

  1. Curug Tilu Leuwi Opat

Air terjun ini berada di Jalan Ciwangun Indah Camp, Cihanjuang Rahayu, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.

Biasanya air terjun atau curug ini banyak dikunjungi pada akhir pekan atau liburan tiba.

Di kawasan air terjun ini menawarkan pemandangan alam perpaduan air terjun, sungai, hutan, dan goa

Di Kawasan lahan seluas 5 hektare ini terdapat empat air terjun. Ada juga 2 gua yang siap dijelajahi.

  1. Curug Malela

Air terjun atau Curug Malela sering disebut Niagara Mini. Letaknya di Sindangjaya, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat.

Kawasan Curug Malela di ketinggian 1.000 mdpl. Hawa sejuk sangat terada di kawasan ini.

Untuk sampai ke Curug Malela butuh tiga jam dari pusat kota Bandung.

Curug Malela berketinggian sekitar 60 meter dan lebar mencapai 70 meter.

Curug di Bandung di Maribaya

Air terjun atau Curug Maribaya adalah tempat wisata yang sudah populer sejak dulu. Namun, tetap saja jangan dilewatkan.

Curug Maribaya ini berada di Kampung Cikondang Lamajang Pangalengan, Cibodas, Kec. Lembang, Kab. Bandung Barat.

Lokasinya berada di kawasan Hutan Lindung Ir H Juanda yang membentang mulai kawasan Dago Pakar hingga Maribaya Lembang.

Jarak dari pusat kota sekitar 21 km. Tempat wisata ini bisa dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum.

Di kawasan Curug Maribaya ini terdapat 3 curug yang terdiri dari Cikoleang, Cikawari dan Cigulung.

  1. Curug Batu Templek

Curug Batu Templek adalah air terjun yang ada di Bandung yang terjadi karena penambangan batu templek di kawasan tersebut.

Air terjun belum lama menjadi populer. Curug ini populer setelah para goweser mempostingnya di medias sosial mereka.

Lokasinya tak jauh dari jalan raya Cicaheum-Ujungerung, yakni di Jalan Cisanggarung, Cihaur Geulis, Kec. Cibeunying Kaler, Kota Bandung.

  1. Curug Dago

Air Terjun Dago adalah air terjun yang jaraknya relatif tidak jauh dari pusat kota.

Curug ini bersejarah karena pernah dikunjungi oleh Raja Thailand. Di curug ini juga terdapat prasasti batu peninggalan kerajaan Thailand pada 1818.

Air Terjun Dago berjarak sekitar 8 km dari pusat kota. Bisa dijangkau dengan kendaraan umum. Lokasinya tidak jauh dari Terminal Dago.

Categories
Wisata

Jendela Alam Tempat Wisata Mengenal Alam di Cihideung

Jendela Alam tempat wisata yang memanfaatkan alam sebagai sarana hiburan. Tempat outbound dan rekreasi ini cocok untuk anak-anak dan dewasa. Selain tempat bermain, tempat ini cocok untuk mengenal alam langsung dari tempatnya.

Lokasi Jendela Alam berada di Kompleks Graha Puspa Jalan Sersan Bajuri Km. 4,5, Cihideung, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Untuk ke tempat wisata tersebut, jalan yang bisa diakses adalah dari Jalan Setiabudi. Kemudian belok ke Jalan Sersan Bajuri atau sering dikenal sebagai kawasan Cihideung.

Pengunjung Jendela Alam bisa langsung merasakan kegiatan bertani seperti bercocok tanam, pembibitan, perkebunan dan kegiatan peternakan, melihat kegiatan memerah susu sapi, menunggang kuda poni, memberi makan kepada kelinci, ayam dan bebek.

jendela alam
Fasilitas di Jendela Alam, Cihideung, Lembang, Bandung Barat. Foto http://www.jendela-alam.com/images/stories/brosur/wahana.jpg

Beberapa kegiatan yang dinamakan Jendela Edukasi ini adalah Tur Sahabat Alam. Paket wisata ini merupakan pengenalan tumbuhan dan hewan di sana dengan dipandu oleh fasilitator yang bereran sebagai tour guide. Tumbuhan yang ada erbagi ke dalam beberapa pos yaitu, tanaman obat, greenhouse hidroponik, rumah jamur tiram, greenhouse tomat ceri, dan kebun konvensional.

Adapun hewan yang ada di Jendela Alam terbagi ke dalam beberapa pos yaitu, rumah kuda poni, rumah kambing etawa, peternakan ayam kampung arab, rumah kelinci, rumah reptil, dan rumah rusa totol.

Sebuah pengalaman menarik bisa dirasakan para pengunjung saat memanen telur. Peserta dibimbing oleh fasilitator memasuki pos peternakan ayam kampung arab. Di sana peserta diberi 1 buah egg tray dan melakukan kegiatan panen telur langsung dari ayam–ayam yang ada di sana.

Permainan Menarik di Jendela Alam

Permainan menarik sekaligus mengenal di Jendala Alam ada beberapa macam, seperti menangkap ikan, perang air, berenang, menggiring bebek, berkuda, dan flying fox. Kemudian ada fun games. Permainan yang tersedia di sana terdiri dari balloon transfer, floating water stick, four stroke race, fun hula, magic ball, tarik tambang, dan balloon race.

Jendela Alam menyediakan workshop yang bisa diikuti pelajar, seperti bedah anatomi hewan. Peserta workshop akan mendapatkan penjelasan tentang cara pembedahan unggas/mamalia. Kemudian mereka juga akan diberi penjelasan tentang fungsi-fungsi organ-organ, dan sistem-sistem dalam hewan tersebut.

Pengunjung bisa datang ke Jendela Alam secara perorangan maupun kelompok. Harga tiket masuk ke wisata ini berdasarkan dari laman resmi mereka adalah untuk dewasa dan anak-anak pada hari biasa Rp 15.000 dan untuk weekend/hari libur adalah Rp 20.000.

Jendela Alam buka setiap hari, Senin-Jumat pukul 09.00-15.30, Sabtu-Minggu-hari libur 09.00-16.00. *