Categories
Pasar

Aher Ingin Pasar Burung Sukahaji Jadi Ikon Bandung

KUNJUNGAN Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan ke Pasar Burung Sukahaji di Jalan Peta, Selasa (2/5/2015) membawa berkah buat pedagang di sana. Orang nomor satu ini mempunyai keinginan untuk mengembangkan pasar yang tak jauh dari mal Festival Citylink tersebut.

Aher, sapaan Ahmad Heryawan, mempunyai gagasan pasar yang diresmikan pada 1994 ini menjadi salah satu ikon Bandung.  “Saya kira Pasar Burung ini akan pas kalau ditata baik, nyaman, bersih, siapa tahu ini jadi ikon baru Kota Bandung,” kata Aher seperti dikutip Tribun Jabar, saat mengunjungi Pasar Burung, Selasa (2/6) sore.

Pasar Burung Sukahaji Jalan Peta Bandung. | Foto serbabandung #serbabandung
Pasar Burung Sukahaji Jalan Peta Bandung. | Foto serbabandung #serbabandung

Aher berpendapat di lokasi ini banyak masyarakat yang menggantungkan hidupnya berjual beli burung. Dia berharap setelah terjadi pengembangan perekonomian para pedagang bisa terangkat. “Perekonomian mereka akan lebih hidup,” katanya.

Aher mangaku akan berkordinasi dengan Pemkot Bandung untuk melaksanakan rencananya tersebut. Pemprov, kata Aher bisa men-suport dalam bentuk sarana prasarana, infrastruktur, seperti perbaikan pasar juga dari sisi regulasi supaya lebih lancar.
Dalam kunjungannya ini, Aher membeli seekor burung kenari. Aher juga membeli  pakan burung untuk merpati peliharannya di Gedung Pakuan. Di Gedung Pakuan, tempat rumah dinas gubernur,  banyak merpati yang sengaja dipelihara.

Pasar Burung Sukahaji  Berdiri di Lahan Seluas 5.800 Meter per Segi

Pasar Sukahaji  berdiri di lahan seluas 5.800  meter per segi.  Terletak di Jalan  Peta. Pasar ini diresmikan pada 1994. Ditempati  oleh 152 orang pedagang. Para pedagang umumnya pindahan dari Pasar Andir. Selain warga Bandung pedagang di sana  ada yang berasal dari luar Bandung seperti dari Jawa Tengah.

Aneka jenis burung bisa dijual di sini. Bukan hanya burung berkicau tapi juga ada burung hias,  di antaranya beo, murai, jalak, jalak bali, cucak rawa, gelatik, kenari, kutilang emas, kutilang lumut, cap jenggot dan banyak jenis lainnya. Harganya berbeda-beda, tergantung jenis dan kualitas burung.

Di Pasar Burung Sukahaji masih  banyak pedagang yang memanfaatkan trotoar untuk menjajakan burung-burungnya. Pasar Burung Sukahaji buka dari pagi hingga sore. Di sana juga ada  yang menjual  sangkar burung, pakan burung, dan aksesori. *

Categories
Pasar

Pasar Burung Sukahaji, Surganya Penyuka Burung

Di Kota Bandung ada pasar burung yang memperjualbelikan  hewan peliharaan terutama burung. Pasar ini sudah terkenal  ke mana-mana. Bahkan konon pasar ini salah satu yang terbesar di Indonesia. Bagi pencandu burung  tentu ini menjadi pasar terfavorit yang wajib dikunjungi.

Namanya Pasar Burung Sukahaji. Pasar yang berada di lahan seluas 5.800 ini terletak di Jalan  Peta. Pasar ini diresmikan pada 1994. Ditempati  oleh 152 orang pedagang. Para pedagang umumnya pindahan dari Pasar Andir. Selain warga Bandung pedagang di sana  ada yang berasal dari luar Bandung seperti dari Jawa Tengah.

Pasar Burung Suka Haji
Pasar Burung Suka Haji | Foto serbabandung.com #serbabandung

Aneka jenis burung bisa dijumpai di sini. Bukan hanya burung berkicau tapi juga ada burung hias. Di antaranya beo, murai, jalak, jalak bali, cucak rawa, gelatik, kenari, kutilang emas, kutilang lumut, cap jenggot dan banyak jenis lainnya. Harganya berbeda-beda, tergantung jenis dan kualitas burung. Mulai dari Rp 10.000 sampai puluhan juta rupiah.

Khusus untuk jalak bali hasil penangkaran, dan burung-burung jawara, para pedagang menyertakan sertifikat penangkaran atau sertifikat juara lomba.

Seperti pasar lain, di Pasar Burung Sukahaji juga banyak yang memanfaatkan trotoar untuk berdagang. Pedagang mendirikan jongko yang bisa dibongkar pasang.

Di Pasar Burung Sukahaji  Ada yang Jual Ular

Pasar Burung Sukahaji buka dari pagi hingga sore. Ketika memasuki area pasar, telinga Anda juga akan langsung disuguhi kicauan dari aneka jenis burung hias dan burung ocehan. Di sana juga bisa terlihat orang-orang yang melatih merpati agar bisa bersaing dalam  setiap balapan merpati. Ada juga yang menjual  sangkar burung, pakan burung, dan aksesori.

Di pasar ini pun selain burung ada yang menjual jenis unggas lain seperti ayam, bebek, dan angsa untuk dipelihara biasa atau untuk keperluan konsumsi. Sedangkan jenis hewan lain yang dijual antara lain anjing, kucing, marmut, hamster, tupai, tikus putih, kelinci. Di sana juga dijual  beberapa hewan unik dan langka seperti kelelawar, ular dan burung hantu. *