Categories
Olahraga

Mod Esport Arena, Tempat Para Gamer Tuntaskan Hasrat Hobinya

ANDA gamer? Jangan lewatkan bermain di Mod Esport Arena. Mod Esport Arena berada di lantai dua Ngopi Dulu, Jalan Purnawarman No. 24-26, Kota Bandung.

Spesifikasi (spek) komputer di Mod ini memiliki spek mumpuni. Jadi, para gamer tidak perlu takut kecepatan komputernya melambat atau tiba-tiba ngeheng karena random access memory (ram)-nya tidak kuat.

Mod Esport Arena menyediakan 90 komputer yang bisa dipakai setiap hari oleh para gamer.

Delapan puluh komputer disimpan di tempat yang luas. Sepuluh komputer lainnya disimpan di dua ruangan khusus. Setiap ruangan berisi lima komputer.

Ruangan tersebut agak terpisah dari tempat lain. Ruangannya berkaca dan mereka menyebutnya ruangan alpa. Adapun untuk yang ruangan berisi 80 komputer disebut ruangan beta.

Ruangan alpa lebih privat karena hanya disisi oleh lima orang. Komputernya pun speknya lebih bagus daridapa kelas beta. Begitu juga harga sewanya lebih mahal daripada kelas beta.

Tarif penyewaan PC di Mod ini Rp 8.000 per jam untuk kelas beta dan Rp 12.000 untuk kelas alpa.

Di Mod Esport Arena No Smoking

Para gamer yang bermain di Mod tidak boleh merokok. Di Mod para penyewa tidak boleh merokok. Kalau pun ada mau merokok, pengunjung bisa keluar dulu.

“No smoking. Yang mau ngerokok, silakan keluar dulu. Ada ruangan khusus yang disediakan,” kata General Affair Mod e-Sport Arena, Martha Wigoeno (40), seperti dikutip dari Tribun Jabar.

Sebelum ada pandemi virus korona, Mod, buka 24 jam. Namun sekarang bukanya hanya 12 jam. Mulai pukul 08.00 hingga pukul 12.00. Komputer juga enggak dipakai semua, melainkan selang satu.

Sebelumnya, Mod tutup selama tiga bulan. Buka lagi setelah pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) berakhir.

“Rugi, sih, tapi, kan, mengikuti anjuran pemerintah. Sekarang enggak boleh buka 24 jam. Kalau sudah boleh, kami akan buka lagi 24 jam. Sedikit-sedikit kami tutup kerugian itu. Semoga, next time better,” kata General Affair Mod e-Sport Arena, Martha Wigoeno (40), seperti dikutip dari Tribun Jabar.

Rata-rata yang bermain di Mod, adalah anak kuliah, yang bekerja, dan anak SMA.

Mod e-Sport Arena berdiri pada Agustus 2020.

Categories
Olahraga

Sim Racing Masih Jarang, Penyewaannya ada di Hegarmanah

KABAR gembira bagi yang menyukai olahraga digital motosport. Kini, di Lalune Coffee and Luncheonette, Jalan Hegarmanah No.12, Kota Bandung, terdapat penyewaan SIM Racing atau simulator.

Penyewaan SIM Racing atau simulator di Bandung masih jarang. Konon, penyewaan ini merupakan satu-satunya di Kota Bandung. Namanya RACEPACK.SIM.

Pengelolanya menyediakan dua simulator seharga Rp 30 juta. Sebelum menggunakan simulator tersebut, penyewa bisa membeli kis (kartu izin star) di kasir Lalune Coffee and Luncheonette.

Penyewa harus membayar Rp 30.000 untuk 20 menit. Harga tersebut masih dalam rangka promo. Jika penyewa ingin bermain selama 40 menit berarti harus membeli dua kis.

Harga penyewaan simulator bisa naik setelah masa promo habis. Kemungkinan kenaikannya berada di kisaran Rp 10.000.

Pebalap yang menggunakan simulator ini bisa menjelajahi sirkuit-sirkuit yang ada di dunia. Begitu juga kendaraannya, pebalap bisa memilih kendaraan kesukaannya. Yang paling mengasyikkan adalah pebalap bisa men-seting kendaraan agar mumpuni saat balapan.

Di hadapan pebalap terdapat televisi 40 inci untuk monitor. Layaknya sebuah mobil, terdapat setir yang bisa bergetar ketika terjadi tabrakan atau ada benturan. Adapun joknya benar-benar jok mobil bermerek terkenal.

Sim Racing di Hegarmanah Gunakan Assetto Corsa

Adapun aplikasi yang digunakan adalah Assetto Corsa. Asseto Corsa ini dianggap salah satu aplikasi sim racing yang realistis. Aplikasi ini dikembangkan oleh KUNOS-Simulazioni Srl, sebuah perusahaan pengembang dari Italia.

“Itu asyiknya bermain simulator karena kita bisa men-seting kendaraan layaknya mobil beneran. Jadi pemainnya harus hafal mobil,” kata kata Erwin Lewi (50), Kepala Divisi Digital Motosport Pengprov Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Barat, di Lalune Coffee and Luncheonette, Jalan Hegarmanah No.12, Kota Bandung, Kamis (9/7/2020).

Ke depan, Faza akan mengembangkan usaha ini dengan menyimpan simulator di tempat pencucian mobil. Jadi, katanya, konsumen sambil menunggu mobilnya dicucui bisa menyewa simulatornya.

Faza membuka usaha ini karena hobi bermain gim motor. Kemudian, Faza iseng-iseng mencari alatnya di internet. Akhirnya ketagihan bermain balapan.

“Saya jadi mikir. Kalau misalnya beli simulatornya, kan, mahal. Tapi sebenarnya banyak orang yang suka main. Jadi kepikiran saya ngemodal membeli alatnya, kemudian disewakan,” kata Faza dikutip dari Tribun Jabar.

Categories
Fasilitas Umum

Gasibu, Kini Bukan Sekadar Tempat untuk Berolahraga

Lapangan Gasibu di seberang Gedung Sate bukan lagi sekadar tempat berolahraga. Setelah direvitalisasi dan sempat tersendat-sendat lapangan ini sekarang dilengkapi fasilitas lain seperti perpustakaan, air mancur, taman, musala, trek lari, dan toilet berkelas bintang lima

Di tengah lintasan lari tidak lagi beralaskan paving block melainkan rumput yang menghijau. Tiang bendera yang tadinya berada di bagian selatan lapangan dipindahkan ke sebelah utara. Di sana juga terpasang petunjuk arah kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Persis depan jalan yang memisahkan Lapangan Gasibu dan halaman Gedung Sate terdapat profil para gubernur Jabar dari periode pertama lengkap dengan fotonya. Di sana juga tertulis “Tepas Jawa Barat” yang menunjukkan Lapangan Gasibu adalah tepas-nya atau halaman depannya Jawa Barat.

Lapangan Gasibu
Lapangan Gasibu setelah direvitalisasi. | Foto serbabandung.com

Lintasan lari di sana dibuat menarik. Warnanya biru tua dan biru muda. Lintasannya ada lima. Siapa pun boleh berlari di sana. Jogging track tersebut yang tadinya bengkok dibetulkan menjadi simetris, satu sumbu dengan Monumen Perjuangan Rakyat Jabar dan Gunung Tangkubanparahu.

Wajah baru Lapangan Gasibu dihiasi air mancur. Setiap akhir pekan, Jumat, Sabtu, Minggu setiap pukul 19.00, 20.00, 21.00 air mancur buatan Jerman itu menjadi pusar perhatian warga. Air ini menyembur dari 122 Nozel.

Perpustakaan Gasibu

Fasilitas menarik lainnya adalah perpustakaan yang berada di pojok dekat Jalan Surapati dan belokan Jalan Gazebo. Perpustakaan ini diresmikan Gubernur Jawa Barat Ahmad Herwayawan pada 16 September 2016. Di prasasti tanda tangan gubernur tertulis bahwa perpustakaan ini merupakan bantuan dari Corporate Social Responsibility bank bjb.

Revitalisari lapangan ini belum selesai. Rencananya di sana akan dilengkapi instalasi seni berupa bangunan berbentuk nada pentatonik dan eksperimental. Instalasi unik yang bertajuk “Sound Passage” itu bisa memunculkan suara dalam bentuk lagu tertentu jika disentuh masyarakat.

Lapangan yang memiliki luas kurang lebih 6.000 m2 ini pada jaman Belanda bernama Wilhelmina Plein (lapangan Wilhelmina). Nama ini diambil dari ratu Belanda. Kemudian pada 1950-an berganti nama menjadi Lapangan Diponegoro. Pada 1955 berubah lagi menjadi lapangan Gasibu.

Categories
Gedung

GOR Pajajaran, Dulunya Kerkhof  Kebon Jahe

SALAH satu gelanggang olahraga (GOR) yang ada di Kota Bandung adalah GOR Pajajaran. Orang Bandung menyebutnya GOR Pajajaran karena gedung ini terletak di Jalan Pajajaran.  Dulunya sebelum menjadi GOR adalah kerkhof Kebon Jahe.

Gedung ini berdiri pada 1974 dengan kapasitas 2.500 orang. Kapasitas yang sedikit ini bila ada pertandingan yang menyedot pengunjung tidak bisa menampungnya. Dulu sebelum ada C-Tra Arena, GOR Pajajaran dijadikan tempat pertandingan basket profesional. Saat  itu  kompetisinya masih bernama Kobatama. Kompetisi itu berlangsung  pada 80-an.

Di sini hampir semua kegiatan olahraga berlangsung, mulai  dari basket, voli, hingga olahraga bela diri. Pertandingan yang menjadi favorit adalah kompetisi bola voli. Apalagi jika yang bertandingnya adalah voli putri.  Biasanya hampir semua tempat duduk tembok yang berbentuk seperti tangga penuh semua.

Selain digunakan untuk pertandingan olarjaga gedung ini juga sering digunakan untuk kepentingan lain. Menonton bareng pertandingan sepak bola misalnya. Kegiatan yang melibatkan banyak orang kini sering diadakan di sini. Selain itu pertemuan yang harus mengumpulkan banyak orang juga sering diadakan di sini.

GOR ini bisa disebut saksi bisu perkembangan olahraga Jawa Barat, Bandung khususnya. Dari sinilah kerap lahir atlet-atlet tangguh, seperti atlet voli, basket, atau cabang olahraga lainnya. Gedung ini sering digunakan untuk menerpa atlet-atlet yang bergabung dalam pemusatan latihan. Baik skala daerah atau nasional.

Masih di kompleks GOR Pajajaran terdapat GOR lainnya yang ukurannya lebih kecil. Namanya GOR Sasakawa. Fungsinya sama dengan GOR Pajajaran,  sering digunakan untuk pertandingan olahraga, dan juga tempat berlatih.

GOR Pajajaran Tidak Jauh dari Gedung KONI Jabar

GOR ini tidak jauh dari Gedung KONI  Jawa Barat. Di tengah kedua gedung tersebut terdapat lapangan olahraga, dan lintasan atletik. Yang menggunakan lapangan dan lintasan itu tidak hanya atlet-atlet profesional tapi juga warga biasa yang imgin berolahraga. Biasanya tempat ini penuh oleh warga yang berolahrga pada Sabtu dan Minggu di pagi hari.

Sekitar tahun 2000-an kawasan GOR Pajajaran mulai dikenal menjadi tempat kuliner murah meriah di pagi hari. Semua orang setelah berolahraga menyempatkan diri untuk mencicipi hidangan kaki lima yang berjejer di samping GOR Pajajaran. Harganya relatif murah, dan tentu saja rasanya sangat menggoda. *