Categories
Hotel Kuliner Wisata

Penginapan di Ciwidey, Kampung Pa’go Bisa Jadi Pilihan

Kampung Pa’go adalah restoran dan penginapan di Ciwidey yang menawarkan kesejukan alam pegunungan. Berada di Jalan Raya Ciwidey KM.25, Soreang, penginapan di Ciwidey ini memungkin bagi wisatawan untuk beristirahat karena posisinya dekat dengan tempat wisata di Bandung Selatan tersebut.

Seperti penginapan di Ciwidey lainnya, Kampung Pa’go menyuguhkan suasana kampung. Dikelilingi rimbunan pepohonan yang buahnya bisa dipetik oleh pengunjung. Suasana kampung semakin terasa ketika mendengar kepakan sirip ikan dari kolam-kolam yang tersebar di Kampung Pa’go.

Sambil menikmati suasana teduh lingkungan Kampung Pa’go, pengunjung bisa menikmati sajian kuliner khas Sunda. Menu khas Sunda yang bisa dinikmati di sini di antaranya gurami asam manis, pecel bandeng, nila cobek, pepes nasi, gabus cikruh, pencok leunca dan tumis genjer. Temukan pula keunikan rasa ayam dan ikan yang dimasak menggunakan media bambu.

Kampung Pa’go menyediakan pilihan tempat yang menarik untuk menyantap menu-menu tersebut. Tempat makan di sana bisa di ruang restoran, suasana terbuka di atas kolam ikan, atau nuansa penuh keakraban di saung bambu dan lesehan di tepian kolam.

penginapan di ciwidey
Kampung Pa’go di Jalan Raya Ciwidey KM.25, Soreang, Kabupaten Bandung. | Foto http://www.kampungpago.com/

Untuk restoran memiliki kapasitas sampai dengan 60 orang. Pojok Pa’go memiliki kapasitas 50 orang yang di lengkapi dengan panggung. Kemudian saung balong tengah berkapasitas 30 orang yang terletak di tengah kolam ikan. Masih ada tempat lain seperti saung bambu, saung lesehan, saung pinggir kolam, bale Pa’go, dan saung bali tunggal.

Kampung Pa’go bukan hanya tempat makan. Di sini pun terdapat penginapan yang menyediakan 33 kamar dengan pilihan lokasi dan suasana yang berbeda, dapat disesuaikan dengan selera. Dengan fasilitas air panas dan pabx phone untuk semua kamar.

Penginapan di Ciwidey yang Menyediakan Tempat Unik

Penginapan di Ciwidey ini menyediakan pilihan lokasi untuk beristirahat seperti di Pa’go. Pa’go adalah bangunan berarsitektur unik berlantai 3. Satu anak tangga akan mengantarkan pengunjung ke 3 kamar pilihan (Pago 1, 2, 3 ). Lantai teratas yang terdiri dari 2 kamar (Pago 4 & 5 ) dilengkapi dengan sebuah balkon untuk bersantai dan menikmati keindahan kawasan Kampung Pa’go.

Rumah Bali adalah bangunan dengan sentuhan tradisional khas Bali yang terdiri dari 2 lantai. 4 kamar berkapasitas besar. Dapat menjadi pilihan bagi pengunjung yang menginginkan kenyamanan beristirahat, dalam suasana penuh kebersamaan.

Kemudian Pondok Pa’go yang menyediakan 8 kamar yang berderet dalam satu lantai. Dengan kolam ikan yang berada tepat di depan kamar. Adapun Cottage terletak di sebelah kolam renang Situ Pa’go, menyediakan 6 kamar. Untuk cottage 3 & 4 di lengkapi dengan ruang santai dan perapian. Patani, terletak di antara kolam renang Situ Pa’go dengan aula yang terdiri dari 10 kamar.

Di Pondok Pa’go tersedia aula yang memiliki kapasitas untuk 100 – 150 orang, yang dilengkapi dengan fasilitas sound sistem dan listrik 5.000 watt. Kemudian ada kolam renang Situ Pa’go dan lapangan sepak bola mini. *

Categories
Wisata

Wisata Air di Bandung Selatan Tawarkan Kehangatan Air Pegunungan

Wisata air di Bandung Selatan ada banyak. Tempat wisata ini lebih menawarkan air panas dari pegunungan. Pelancong bisa sambil berwisata menikmati kindahan  alam di Pangalengan atau Ciwidey sambil merasakan sensasi hangatnya air pegunungan. Ada beberapa tempat wisata yang memang lokasinya berada di perkebunan teh.

Wisata air di Bandung Selatan satu di antaranya adalah Pemandian Air Panas Cibolang atau Cibolang Hotspring Water. Tempat wisata ini berada di Desa Wayang Windu, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Pelancong harus mengeluarkan uang Rp 10.000 saja untuk menikmati air hangat di sini. Harga tersebut bisa saja berubah tergantung kebijakan pengelola.

Objek wisata ini mulai beroperasi pada 1985. Tadinya pemandian ini hanya terdiri dari kamar-kamar yang tersedia bak-bak untuk mandi. Kemudian pada 1987, pengelola Cibolang membangun kolam renang dewasa dan anak-anak. Pada 1990 dibuat kolam tambahan. Semua kolam air panas. Kedalamannya berbeda-beda, ada yang khusus dewasa, ada pula kolam pemandian untuk anak-anak.

Wisata Air di Bandung
Pemandian air panas alami di Kawah Rengganis, Ciwidey, Kabupaten Bandung. | Foto serbabandung.com

Wisata air di Bandung Selatan lainnya ada pemandian air panas yang berada di kawasan perkebunan teh PT PN VII Rancabali, Jalan Raya Soreang-Ciwidey Km 25, Kabupaten Bandung. Namanya Walini. Objek wisata kolam air panas alami karena arinya mengambil dari Gunung Patuha. Udara di sana terasa sejuk karena berada di ketinggian 1.550 meter di atas permukaan air laut.

Di Walini terdapat 2 kolam besar. Yang pertama adalah kolam air panas yang tiketnya Rp 20.000 untuk dewasa. Kolam kedua adalah kolam yang terdapat fasilitas water boom, kolam ember tumpah dan kola balita. Untuk ke kolam ini pengunjung harus membayar lagi Rp 10.000. Tarif tersebut bisa saja telah berubah tergantung kebijakan pengelola tempat wisata tersebut.

Cimanggu Wisata Air di Bandung Selatan

Wisata air di Bandung Selatan lainnya adalah Cimanggu. Cimanggu Cottage berada di kawasan Ciwidey. Tempat wisata alam ini merupakan lahan hutan lindung yang luasnya mencapai 145 hektare dan berada di ketinggian 1.225 hingga 1.350 meter di atas permukaan air. Wisata alam ini tidak jauh dari Bumi Perkemahan Ranca Upas, jaraknya hanya 400 meter saja.

Keindahan alam yang masih alami, hutan hujan tropis yang menawarkan sensasi udara menyegarkan menjadi daya tarik tempat wisata ini. Selain itu tentu saja pemandian air panasnya yang dipercaya berkhasiat bisa menyembuhkan penyakit karena airnya berasal dari sumber alami.

Di areal Perkebunan Teh Rancabali terdapat kawah, namanya Kawah Rengganis. Dulu, kawah ini sering disebut Kawah Cibuni. Kawah Rengganis selain menyuguhkan pemandangan yang menawan juga ada pemandian air hangat yang masih mengandung pasir. Tempat ini menjadi favorit pengunjung karena airnya dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit, terutama penyakit kulit.

Kawah Rengganis dari Kawah Putih jaraknya sekitar 10 Km. Sekitar 15 menit waktu perjalanan jika menggunakan kendaraan. Untuk menuju ke kawah tersebut, pengunjung yang bawa kendaraan harus memarkir dekat pintu gerbang. Dari pintu gerbang jaraknya sekitar 1 Km. Di sana tersedia ojek yang siap mengantar pengunjung. Untuk menikmati wisata alam tersebut pengunjung harus membayar Rp 10.000 dan parkir mobil Rp 5.000. *