Categories
Kuliner Wisata

Mountain Breeze atau Batu Kincir Resto di Kawasan Bandung Selatan

Jika Anda sedang dalam perjalanan dari Banjaran ke Bandung atau sebaliknya akan melihat sebuah bangunan yang berdiri di sebuah bukit. Bangunan itu tampak jelas ketika kendaraan sudah memasuki kawasan Pameungpeuk. Tadinya tak banyak yang tahu kalau bangunan tersebut adalah sebuah restoran. Namanya Restoran Batu Kincir atau Mountain Breeze.

Restoran Batu Kincir berada di Jalan Raya Banjaran Km 115, Langonsari, Kabupaten Bandung. Berada di kawasan Mountain Breeze. Mountain Breeze adalah sebuah perumahan elite yang memadukan antara konsep perumahan dan resort. Karena letaknya di kawasan perumahan tersebut restoan itu pun seiring disebut Mountain Breeze Resto.

Untuk ke restoran tersebut pengunjung harus melalui jalan berkelok dan mananjak. Lokasinya sedikit jauh dari jalan raya utama Bandung-Banjaran. Dari arah Bandung belok kiri ke Jalan Sukemelang kemudian di simpang tiga belok ke Jalan Langonsari. Ikuti jalan tersebut hingga menemukan perumahan dan tak jauh dari sana restoran yang dituju tidak jauh lagi. Pengunjung akan melewati permukiman penduduk sebelum sampai ke pintu gerbang resto tersebut.

Mountain Breeze Resto
Mountain Breeze Resto di Jalan Raya Bandung -Banjaran. | Foto instagram batukincir_bdg

Uniknya Mountain Breeze Resto

Mountain Breeze atau Batu Kincir Resto memiliki keunikan ketimbang restoran lainnya di kawasan Banjaran. Dari restoran yang berada dari ketinggian ini bisa melihat pemandangan kota Kecamatan Banjaran dan Bandung Selatan. Apalagi pada malam hari, kerlap-kerlip lampu menambah keunikan restoran tersebut.

Restoran menyedikan tempat makan indoor dan outdoor. Sebuah bukit batu di samping restoran ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung terutama yang memilih makan di outdoor. Untuk tempat makan outdoor ada beberapa pilihan di antaranya couple table dan group yang bisa menampung beberapa orang.

Untuk menikmati pemandangan di restoran ini setiap pengunjung harus membeli vocer sebesar Rp 15.000 rupiah yang nantinya ditukar dengan menu main courses pilihan. Sesuai harga menu, sisanya harus dibayar oleh pengunjung.  Harga vocer tersebut kemungkinan sudah berubah sesuai kebijakan pengelola. *

Beberapa bagian tulisan ini diambil dari ridwanderful.com

Categories
Wisata

Wisata di Bandung Selatan di Ciwidey, Pangalengan dan Majalaya

Tempat wisata di Bandung Selatan banyak ragamnya dan lokasinya. Ada perkebunan teh, pemandian, camping ground, water boom, treking, dan lain-lain. Banyak pilihannya sehingga pengunjung takkan kehabisan tempat menarik untuk menghabiskan waktu di sana.

Tempat wisata di Bandung Selatan terbagi tiga. Ada yang berada di kawasan Ciwidey, Pangalengan, dan Ciparay (Majalaya). Tempat yang paling banyak dikunjungi dan banyak diperbincangkan tentu saja kawasan Ciwidey. Setelah itu baru Pangalengan. Terakhir Ciparay (Majalaya).

Di Ciwidey dan Pangalengan sebenarnya pesonanya tidak jauh berbeda. Kedua tempat ini menjanjikan wisata alam yang indah. Di Ciwidey ada perkebunan teh Rancabali, sedangkan di Pangalengan ada perkebunan teh Malabar. Kedua tempat tersebut pun terdapat situ (danau). Di Ciwidey ada Situ Patenggang sedangkan di Pangalengan ada Situ Cileunca.

wisata di bandung selatan
Pesona perkebunan teh Rancabali di Bandung Selatan. | Serbabandung.com

Bedanya  Ciwidey dan Pangalengan, kalau di Ciwidey ada kawah yang melegenda yakni Kawah Putih. Di sana banyak wisata pemandian panas yang banyak dikunjungi wisatawan. Bahkan di cottage, hotel, atau tempat penginapan lainnya banyak yang menyediakan tempat pemandian khusus.

Di Ciwidey pun ada camping ground yang sudah terkenal yakni Ranca Upas. Tempat kemping ini sudah ada. Sekarang dipercantik lagi dengan penambahan tempat renang dan outbond. Bandren dan jajanan lainnya di warung-warung di sekitar lahan kemping menjadi daya tarik tersendiri.

Di Pangelengan, tempat wisatanya selain tentu saja pesona alam ada nilai sejarahnya. Di perkebunan Malabar terdapat rumah dan makam Karel Albert Rudolf Bosscha. Bosscha pada Agustus 1896 mendirikan Perkebunan Teh Malabar. Selama 32 tahun di san, dia telah mendirikan dua pabrik teh, yaitu Pabrik Teh Malabar yang saat ini dikenal dengan nama Gedung Olahraga Gelora Dinamika dan juga Pabrik Teh Tanara yang saat ini dikenal dengan nama Pabrik Teh Malabar.

Pangalengan juga terkenal penghasil susu. Susu dari Koperasi Peterenak Bandung Selatan sangat terkenal ke  mana-mana. Makanan dari olahan susu juga banyak ditawarkan di sana. Warga di sana bisa mengubah susu menjadi permen susu, kerupuk susu, dan makanan olahan susu lainnya.

Wisata di Bandung Selatan di Baleendah

Bagaimana dengan Ciparay dan Majalaya. Tempat wisata di sana relatif tidak terkenal. Kalau mau pun yang berwisata ke sana hanya ingin menyaksikan sisa kejayaan pabrik tekstik yang sempat menguasai pasar di Indonesia. Adapun di Ciparay, terdapat hulu Sungai Citarum di Kaki Gunung Wayang, yakni Situ Cisanti. Situ ini bisa juga diakses dari Pangalengan.

Sebelum ke Ciparay, ada sebuah kampung yang sudah terkenal karena lukisannya. Namanya Kampung Jelekong di Baleendah. Lukisan warga di sana jual ke mana-mana. Termasuk ke Bali. Bahkan ada pesanan dari luar negeri.

Masih di Jelekong ada padepokan Asep Sunandar Sunarya. Asep Sunandar Sunarya adalah maestro dalang wayang golek yang tinggal di sana. Sepeninggal Abah Asep Sunandar Sunarya, padepokan ini dikelola Dadan Sunandar Sunarya, salah seorang putra penerus maestro dalang wayang golek itu.

 

Categories
Wisata

Wisata Bandung Selatan, Jalur Banjaran-Pangalengan

JIKA sudah memastikan  wisata  Bandung Selatan sebagai tujuan  sebaiknya pilih tempat wisata yang paling tepat. Selain tempat wisatanya berjauhan, juga jangan sampai ke cewa ketika sampai ke tempat yang sudah ditentukan ternyata tidak sesuai dengan keinginan.

Kawasan wisata Bandung Selatan mana yang akan dipilih? Mau ke Pangalengan atau ke Ciwidey? Kedua kawasan ini sangat berjauhan. Jadi sebaiknya tentukan mana yang akan dipilih sebelum berangkat.

Kalau akhirnya memutuskan memilih kawasan Pangalengan, pilihan ini tidak salah. Di Pangalengan banyak pilihan wisata Bandung Selatan yang menarik. Bahkan di sepanjang jalur sebelum sampai ke Pangalengan ada beberapa tempat wisata. Di sepanjang jalur Dayeuhkolot hingga ke Pangalengan terdapat wisata alam menarik yang sayang untuk dilewatkan.

Wisata Bandung Selatan yang pertama adalah Kampung Batu. Kampung ini terletak di Jalan Raya Banjaran, Kampung Bojong Cibodas, Desa Malakasari, Kecamatan Baleendah. Di sini banyak wahana yang membikin wisatawan betah, seperti perahu untuk mengarungi danau yang dikelilingi bukit batuan.

Wisata Bandung Selatan
Situ Cilenca di Desa Wrnasari. Pangalengan, Kabupaten Bandung. | Foto serbabandung

Di danau itu juga, terdapat wahana flying fox yang membentang di atas tengah-tengah danau. Tak jauh dari danau ada water boom yang bisa membikin anak-anak kerasan bermain di sana. Wisata pun bisa memberi makanan pada hewan seperti sapi. Di sana juga bisa mendapatkan penjelasan mengenai cara berternak.

Dari Kampung Batu, wisata Bandung Selatan bisa berlanjut ke Banjaran. Tak jauh dari kota kecamatan ini ada Jalan Gunung Puntang, Desa Campaka Mulya, Kecamatan Cimaung. Di sana ada bumi perkemahan Gunung Puntang. Wisata alam ini bisa memberikan kesegaran bagi para pengunjungnya. Jika tertarik pada sejarah di sini selain ada goa Belanda juga terdapat reruntuhan pemancar radio buatan Belanda.

Kalau masih ada waktu dan senang hiking sebaiknya jangan melewatkan curug Siliwangi yang berada di ketinggian lebih dari 1200 mdpl. Para wisatawan bisa menimati perjalanan melalui jalan setapak melewati hutan yang masih rimbun sebelum mencapai curug tersebut.

Wisata Bandung Selatan di Pangalengan

Wisata Bandung Selatan masih belum selesai. Tak jauh di Gunung Puntang ada Taman Bougenville. Taman ini merupakan resor rekreasi yang berhawa sejuk. Di sini pengunjung bisa menikmati taman alam, kolam renang, alur luncur & waterboom, dan arena bermain anak. Taman Bougenville juga menyediakan 6 buah Villa yang disewakan.

Wisata Bandung Selatan berlanjut ke Pangelangan. Keluar dari Jalan Gunung Puntang, wisatawan bisa belok ke kiri menuju arah Pangalengan. Di Pangalengan wisatawan bisa mengunjungi Situ Cilenca, peternakan susu Koperasi Bandung Selatan, belanja makanan yang berbahan susu, perkebunan teh Gunung Malabar, serta makam dan rumah K.A.R Bosscha. Tempat-tempat itu tersebar di Pangalengan dan jarak masing-masing lumayan berjauhan.

Bagaimana? Tertarikkah untuk melakukan wisata Bandung Selatan? *

http://bandung.panduanwisata.id/files/2011/08/situ-cileunca3.jpg