GH Universal Hotel Mempersembahkan Khas Eropa di Lembang

GH Universal Hotel Bandung adalah hotel yang berlokasi di Jalan Setiabudh. Hotel ini adalah hotel bintang 5. Letaknya  berjarak 40 menit dari Bandara Husein Sastranegara. GH Universal Hotel memiliki kemewahan dan kenyamanan ala Eropa bernuansa keindahan alam Bandung.

Hotel ini terdiri dari 105 kamar.  Kamarnya yang elegan dilengkapi jendela-jendela dari lantai-ke-langit-langit, pembuat kopi dan teh, kabel TV layar datar, Wi-Fi dan kamar mandi pribadi.

GH Universal Hotel Bandung.| Foto /id.wikipedia.org

GH Universal Hotel Bandung.| Foto /id.wikipedia.org

Kamar-kamar di hotel ini arsitekturnya  ala Eropa. Dari sebagian kamar-kamar tersebut bisa menikmati  pemandangan Kota Bandung. Sebagian lagi menghadap ke kolam renang Courtyard of The Royale.

Di GH Universal Hotel terdapat berbagai jenis kamar, seperti Superior Room, Deluxe King, Deluxe double queen, Princess Suite, Honeymoon Suite, Governor Suite, Queen Suite hingga King Suite.

Di Presidential Suite bisa menikmati  pemandangan panorama kota Bandung dari sudut pandang 180 derajat.  Dalam kamar seluas 250 meter persegi ini, terdapat dua ranjang (king dan queen size), ruang makan terpisah, ruang tengah dengan bar pribadi, dan tiga kamar mandi dalam bentuk Jacuzzi, bathtub ukuran besar serta shower.

Tak hanya kamar kesan arsitektur Renaissance Italia terlihat di bagian luar hotel ini. Tiap detil dari bagian depan gedungnya diukir secara indah dan cermat dengan tangan.

Terdapat enam kubah pada bagian atapnya. Salah satunya adalah Chapel of the Angels yang menambah warna klasik Eropa hotel ini.

Chapel of The Angels yang berada di Roof Top, menghadirkan sensasi romantis untuk romantic dinner, sambil menikmati pemandangan kota Bandung dengan sudut pandang 360 derajat. *

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/GH_Universal_Hotel_Bandung

Kamar yang Tersedia di GH Universal Hotel

Superior Room
Deluxe King
Deluxe Double Queen
Princess Suite
Honeymoon Suite
Governor Suite
Queen Suite
King Suite

Trans Luxury, Hotel Mewah di Kompleks Trans Studio

THE Trans Luxury Hotel adalah hotel yang terletak di Kompleks Trans Studio di Jalan Gatot Soebroto. Hotel ini terintegarsi dengan Trans Studio Mall, dan tempat hiburan Trans Studio.

Hotel ini berbintang 6 pertama dan satu-satunya di Indonesia. Harga kamar di hotel ini bisa puluhan juta rupiah per malam.

Di hotel ini ada empat tipe kamar, yakni kamar Premier, Premier Club, Celebrity Suite, dan Presidential Suite. Kamar yang paling murah adalah kamar Premier. Rinciannya, 233 kamar Premier, 45 kamar Premier Club, 11 kamar Celebrity Suite, dan 1 kamar Presidential Suite.

The Trans Luxury Hotel. | Foto thetranshotel.com
The Trans Luxury Hotel. | Foto thetranshotel.com

The Trans Luxury Hotel memiliki The Biggest Convention Center. Convention yang berada di lantai 3 ini mampu menampung sedikitnya 4.000 orang. Di hotel ini pun terdapat Grand Ballroom yang bisa menampung 2.000 orang. Memilki 18 Boardroom untuk meeting private.

Bagi yang ingin resepsi pernikahan atau merayakan pernikahan bisa menyewa The Trans Luxury Hotel. Acaranya bisa wedding outdoor atau pesta barbeque yang bisa dilakukan di Garden Teras.

Pengunjung The Trans Luxury Hotel bakal disuguhi pemandangan unik. Pengunjung bisa melihat replika naga ketika masuk ke hotel. Naga itu menggantung layaknya di langit. Naga itu panjangnya 11 meter.

Naga itu terbuat dari kristal Swarovski. Swarovski merk kristal buatan Swarovski AG dari Austria. Kristal Swarovski adalah merek paling terkenal di seluruh dunia.

Kristal Swarovski sudah dipajang sejak The Trans Luxury Hotel diresmikan pada 2012. Alasan dipajang naga tersebut karena bertepatan dengan pendiriannya pada 2012 merupakan shio naga.

Selain layanan kamar di hotel ini juga tersedia kolam renang pasir putih layaknya di pantai, tempat gym berteknologi canggih, spa bernuansa Bali. Kalau mau di sini juga bisa melihat Kota Bandung dari ketinggian 80 meter. *

Fasilitas Trans Luxury Hotel

  • Kamar Premier
  • Premier Club
  • Celebrity Suite
  • Presidential Suite
  • The Biggest Convention Center
  • Grand Ballroom
  • Boardroom
  • Kolam renang pasir putih
  • Gym berteknologi canggih
  • Spa bernuansa Bali

Bahan Tulisan:

  • detikTravel
  • thebandungtour.com
  • thetranshotel.com

Aston Primera, Hotel di Pasteur yang Dekat Gerbang Tol

ASTON Primera Pasteur adalah hotel yang berada di Jalan Dr Djunjunan, atau orang Bandung lebih senang menyebutnya terusan Pasteur. Sebuah lokasi yang sangat strategis karena dekat dengan pintu masuk ke Kota Bandung dari gerbang tol Pasteur.

Para wisatawan dari Jakarta kebanyakan memilih keluar dari gerbang Tol Pasteur daripada gerbang lain. Gerbang tol ini sangat dekat dengan kawasan wisata dan perbelanjaan di Kota Bandung.

Begitu juga dengan Aston Primera Pasteur. Hotel yang tak jauh dari gerbang Tol Pasteu relatif dekat dengan tempat wisata dan perbelanjaan di Kota Bandung, seperti ke Paris van JavaCihampelas, atau bahkan ke Jalan Setiabudi.

"<yoastmark

Hotel ini juga tidak terlalu jauh dari Bandara Husein Sastranegara. Jika tidak macet kurang lebih 10 menitan waktu tempuh dari Bandara ke Aston Pimera. Sedangkan dari Stasiun Kereta Api Bandung sekitar 15 menitan.

Hotel ini berbintang 4 yang dilengkapi 278 kamar deluxe dan suites. Selain itu terdapat ruangan pertemuan dengan fasilitas berteknologi tinggi, dan layanan video conference yang tersedia dalam 14 Ruang Meeting.

Fasilitas konferensi lainnya yang juga berteknologi tinggi adalah smart control untuk mengoperasikan system teleconference dan video call. Broadband internet akses berkecepatan tinggi dan internet akses nirkabel (Wi-Fi) juga tersedia di hotel ini.

Hotel ini memiliki ballroom yang bisa menampung 1.200 tamu. Untuk kemanan kendaraan para tamu dan pengunjung, hotel ini melengkapi diri dengan gedung parkir yang representatif. Gedung parkir ini bisa menampung maksimal 300 kendaraan.

Aston Primera Pasteur meraih Sertifikat ISO 9001:2008 pada 2012 untuk sistem manajemen mutu. Dalam rilisnya yang diterima media, pihak Aston menyebutkan sertifikasi ini menempatkan Aston Primera Pasteur sebagai hotel dengan sistem dan pelayanan terdepan di Kota Bandung. *

Fasilitas di Aston Primera Pasteur

  • Hotel ini berbintang 4
  • Memiliki 278 kamar deluxe dan suites
  • Ruangan pertemuan dengan fasilitas berteknologi tinggi, dan layanan video conference yang tersedia dalam 14 Ruang Meeting
  • Broadband internet akses berkecepatan tinggi dan internet akses nirkabel (Wi-Fi) juga tersedia di hotel ini
  • Hotel ini memiliki ballroom yang bisa menampung 1.200 tamu
  • Untuk kemanan kendaraan para tamu dan pengunjung, hotel ini melengkapi diri dengan gedung parkir yang representatif. Gedung parkir ini bisa menampung maksimal 300 kendaraan
  • Hotel ini juga tidak terlalu jauh dari Bandara Husein Sastranegara, Stasiun Kereta Api Bandung, dan gerbang tol Pasteur

Kedaton Hotel, Hotel yang Berada di Kawasan Jalan Braga

HOTEL Kedaton adalah salah satu hotel yang berdiri di kawasan Braga. Meski dalam alamatnya tertulis Jalan Suniaraja hotel ini sangat dekat dengan jalan yang melegenda tersebut. Hotel Kedaton tak jauh dari perempatan Jalan Braga dan Jalan Lembong.

Hotel ini pun tak jauh dari Stasiun Bandung. Stasiun yang berada di Kebon Kawung hanya beberapa km saja jaraknya. Namun karena harus memutar ke Jalan Wastukencana jaraknya seperti jauh. Bahkan dari stasiun lama di Jalan Stasiun Selatan sangat dekat jika tidak harus memutar dulu.

Menurut laman kedatonhotel.com, jarak hotel ini dengan Husen Sastranegara Airport bisa ditempuh hanya dalam tempo 15 menit. Disebutkan juga hotel ini sangat dekat dengan shoping center. Pusat perbelanjaan terdekat dengan Kedaton adalah Bandung Indah Plaza (BIP) di Jalan Merdeka.

Hotel Kedaton dibangun oleh PT Ajea Catur Eka Pratama pada 1997. Hotel bintang tiga ini diklaim pengelolanya berada di jantung Kota Bandung. Dekat dengan pusat bisnis. Hotel ini juga tak jauh dari pusat pemerintahan Kota Bandung di Balai Kota Jalan Wastukencana.

Hotel Kedaton menyiapkan 116 kamar untuk tamunya. Kamar tersebut dibagi menjadi 4 tipe, yakni 11 junior suite, 24 executive,  57 deluxe, dan 24 kamar standard. Semua kamar dilengkapi bathroom dan shower, minibar, AC, IDD Telephone, dan Cable TV.

Fasilitas lain yang ada di hotel ini adalah Food & Beverage. Di sini ada Samara Coffee Shop yang menyediakan menu-menu penggoda selera, seperti kedaton temple soup, sapo tahu jepang, sop buntut bakar dan lain-lain. Tersedia juga jus apel,  stroberi, alpukat, oren, sirsak dan lain-lain. Untuk kopi di sini bisa menikmati cappucino, kedaton special coffee, espresso, dan lain-lain.

Hotel Kedaton Menyediakan Ruang Seminar atau Rapat

Kedaton juga memiliki ruangan tempat seminar atau rapat. Ruangan tersebut bisa menampung 120 orang. Tersedia juga ruangan yang bisa digunakan oleh  20 orang. Tempat rapat dilengkapi audio / visual technology, OHP + Screen, Mini garden, White Board, Flip chart, dan sebagainya. Agar rapat tetap nyaman di ruangan juga disediakan air conditioner.

Untuk kebugaran di Kedaton tersedia tempat fitnes, yakni Gahana Fitness Centre. Selain peralatan fitnes yang lengkap di sini juga ada kolam renang dan sauna. Jika ingin menikmati fasilitas tersebut ada program keanggotaan. Kebugaran ini buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga pukul 21.30.

Fasilitas lainnya adalah massage dan spa Kaputrian. Sedangkan bagi yang suka menyanyi bisa karaokean di  Kinanti Karaoke & Pub yang menyediakan  12 ruangan vip. Silakan pilih lagu favorit  dan kemudian menyanyikannya. *

Naripan Hotel Ternyata Menyimpan Sejarah Panjang

HOTEL berbintang tiga di Jalan Naripan ini bernama Hotel Naripan. Lokasinya tak jauh dari Jalan Braga dan Jalan Asia Afrika. Hotel ini bisa  menjadi pilihan  bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan kota lama, dengan bangunan tua yang tersebar di Jalan Asia Afrika dan Jalan Braga.

Dari hotel ini  tidak jauh ke Gedung Merdeka. Gedung bersejarah tempat penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika tersebut berada di Jalan Asia Afrika. Di gedung itu pula terdapat Museum Asia Afrika yang menyimpan koleksi benda,  foto, dan audio pada penyelenggaraan konferensi tersebut.

Ke Jalan Braga yang menyimpan warisan kolonial pun tidak jauh. Wisatawan bisa berjalan kaki dengan hanya kurang dari 10 menit dari hotel ke jalan tersebut. Wisata jalan kaki di jalan ini sangat mengasyikkan,  selain bisa menikmati gedung tua juga bisa menikmati kuliner jaman dulu di Braga Permai atau di Sumber Hidangan.

Di kutip dari laman Hotel Naripan, hotel ini termasuk hotel yang sudah tua di kota ini. Dari berbagai referensi dari mesin pencari Google pemilik hotel ini adalah orang Belanda. Putra pemilik hotel tersebut Pans Schomper pernah menulis buku tentang pengalamannya sebagai orang Hindia Belanda di Indonesia berjudul “Selamat Tinggal Hindia Belanda”.

Pans Schomper diceritakan memiliki hotel di Jakarta  yang bernama Hotel Schomper, kemudian pindah ke Lembang dengan mengelola Hotel Montagne. Di Bandung kelurga Belanda ini memiliki Hotel Du Pavillon dan Schomper. Hotel Schomper merupakan cikal bakal berdirinya Hotel Naripan.

Hotel Naripan Hanya 15 Menit dari Bandara

Dalam laman Hotel Naripan disebutkan hotel ini hanya 15 menit saja dari bandara Husein Sastranegara. Dari Stasiun Bandung waktu tempuhnya hanya  10 menit. Jika menggunakan mobil sendiri dan dari Jakarta bisa melewati jalan tol  keluar dari pintu tol Pasteur atau tol Mohamad Toha. Bisa juga dari Tol Buahbatu.

Hotel Naripan memiliki 84 kamar, yang terdiri dari Superior Room, Deluxe Room, Family Room, Junior Suite Room, Senior Suite Room, dan Naripan Suite Room. Semua kamar didesain  minimalis dan elegan. Memiliki fasilitas modern  membuat tamu tetap nyaman menikmati wisata di Bandung.

Di hotel ini juga terdapat fasilitas meeting yang memiliki  free WIFI. Kemudian ada restoran,  pool bar, swimming pool,  tempat parkir yang luas, dan layanan kamar 24 jam. *