Coffindo Juga Membuka Kedai Termasuk di Bandung

Coffindo merupakan perusahaan yang berdiri sejak 1999 bergerak dalam industri Kopi, Arabica Coffee. Kantor pusatnya di Tani Asli/Inpres No. 88 Medan – Binjai Km. 9, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Perushaan ini merupakan perusahaan swasta dengan kepemilikan lahan kopi terluas di Indonesia dengan 36 ribu hektare.

Coffindo yang tadinya perusahaan penghasil kopi nasional mulai membuka kedai-kedai kopi bernama sama pada 2014. Kopi yang tersaji di sini merupakan kopi hasil dari perkebunan Coffindo. Berbagai kopi dari seluruh nusantara ada di sini. Perusahaan ini memiliki sekitar 18 varian biji kopi yang sebagian besar berpusat di Medan.

Perushaan ini mengklaim satu-satunya kedai kopi di Bandung yang memiliki kopi mandheling grade 1, dengan medium roast. Kopi mandheli
ng hasil perkebunan Coffindo ini juga dieskpor ke Jepang, Korea, dan beberapa negara di Eropa.

coffindo
Proses penyeduhan kopi. | https://www.coffindo.id/upload/newsdir/news_20161019014455.jpg

Untuk kopi dalam kemasan, terdapat dua macam, yakni kopi 250 gram dan 100 gram. Kemasan kecil telah tersedia di sejumlah supermarket di Indonesia. Perlu diketahui kedia ini menyediakan berbagai pilihan varian biji kopi di antaranya lasuna soft, peaberry, longberry jumbo 18 plus, blue batak, dan green dino rasa cinamon.

Kedai Coffindo di Bandung

Kedai Coffindo yang berada di Bandung alamatnya di Jalan Hassanudin No 26. Tempat ngopi tersebut tak jauh dari kampus-kampus terkenal di Kota Bandung, seperti Unpad dan ITB, Unisba, dan kampus swasta lainnya, sehingga pegunjungnya banyak mahasiswa.

Pelanggan kopi yang datang ke sini semakin kerasan, selain sajian kopi yang variatif dan nikmat, juga bukanya 24 jam. Kedai cocok bagi orang-orang yang hobinya begadang sambil kongko-kongko atau mengerjakan sesuatu sambil menyeruput kopi. Bagi yang senang musik, kedai ini pun setiap pekan menggelar live music.

Untuk mendapatkan diskon dari segelas kopi, konsumen ada trik tersendiri di sini. “Minta baik-baik ke baristanya, nanti bisa dapet diskon. Kalau barista lagi bagus mood-nya dikasih. Namanya juga surprise, besaran diskon juga surprise,” kata Manajer Coffindo Bandung, Prama Sukmaja seperti dikutip Tribun Jabar.

Bahan tulisan Leisure, Halaman 10, Tribun Jabar, Edisi Kamis, 6 April 2017

Gerai Starbucks Indonesia yang Buka di Kota Bandung

Starbucks Coffee Company berdiri pada 1971. Gerai kopi ala Amerika ini mulai membuka Starbucks Indonesia pada 2002. Pembukaannya berbarengan dengan gerai kopi di Jerman, Yunani, Meksiko, Oman, Puerto Rico dan Spanyol.

Pemegang lisensi Starbucks Indonesia adalah PT Mitra Adiperkasa Tbk. PT ini merupakan perusahaan barang-barang bermerk dan departement store yang paling dikenal di Indonesia. Sajauh ini mereka telah mengoperasikan 1.871 gerai ritel di Indonesia.

Khusus Starbucks Indonesia, pada Maret 2014 mereka telah mendirikan 200 gerai Starbucks Indonesia. Hingga kini masih terus berkembang dan mendirikan beberapa gerai Starbucks lainnya di kota-kota besar di Indonesia, sepertidi Jakarta, Bandung, Semarang, Solo, Yogyakarta dan lain-lain.

starbucks indonesia
Starbucks di Jalan Buahbatu, Bandung. | Foto serbabandung.com

Di Bandung, Gerai Starbucks berada di tempat-tempat strategis. Yang terbaru adalah gerai Starbucks di Jalan Buahbatu 159. Gerai kopi ini berada dekat dengan gerai-gerai waralaba lainnya, seperti McDonald dan Jco Donuts. Kawasan ini merupakan satu kawasan yang paling ramai.

Gerai Starbucks lainnya ada di Jalan Braga. Tempatnya  memberikan hal yang berbeda  bagi penikmat kopi, sambil menyeruput kopi  sekaligus bersenang-senang di kawasan yang legendaris ini. Gerai Starbucks menempati bangunan yang arsitekturnya masih mempertahankan gaya lama.

Di Bandung Starbucks Reserve ada di Paris Van java Mall. Peresmiannya pada 7 Mei 2015.
Ini merupakan Starbucks Reserve pertama di Bandung dan ketiga di Indonesia. Gerai ini dikategorikan gerai ultra premium coffee yang menyediakan dan menyajikan pilihan biji kopi yang berbeda dalan jumlah terbatas, eksotik, langka dan equisite.

Starbucks Reserve ada di Paris Van java Mall dilengkapi clover brewing system, mesin penyeduh kopi berteknologi Vacuum Press. Mesin ini bisa mengontrol suhu dan waktu penyeduhan kopi secara digital dan otomatis. Keistimewaan mesin ini adalah tidak akan menyisakan sisa bubuk kopi.

Starbucks Coffee lainnya ada di Jalan Dipatiukur No. 42. Lokasinya berada di sebrang Taman Gesit dan di samping Oulet Busana Muslim Rabani. Adapun Starbucks lainnya ada di Cihampelas Walk Jalan Cihampelas No 160. Bagi yang dekat dengan Jalan Gatot Subroto, penggemar kopi bisa datang ke Starbucks Bandung Supermall Ground Floor. *

Starbucks Indonesia di Bandung

  • Starbucks Buahbatu
    Jalan Buahbatu No. 159
  • Gerai Starbucks
    Bandung Supermall Ground Floor, Jalan Gatot Subroto 289
  • Starbucks Coffee
    Jalan Braga No. 70
  • Gerai Starbucks Coffee
    Jalan Dipatiukur No. 42
  • Starbucks Coffee
    Cihampelas Walk Lt. GF, Jalan Cihampelas No 160
  • Gerai Starbucks Coffee Reserve
    Paris Van Java, Lt. GA, Unit. 16B, Jalan Sukajadi No. 131-139

Sumber:
http://letsgoeatall.blogspot.co.id/2015/05/starbucks-reserve-paris-van-javabandung.html
http://www.starbucks.co.id/

Kopi Aroma, Pembakarannya Gunakan Kayu Karet

KOPI yang melegenda di Kota Bandung tidak salah lagi pasti Kopi Aroma. Toko sekaligus pabrik di Jalan Banceuy Nomor 51 sudah tersohor ke mana-mana. Tak hanya orang Bandung, tapi orang luar Bandung pun banyak yang sengaja mendatangi toko ini untuk membeli kopi yang harumnya sangat menggoda.

Tokonya memang tidak terlalu mencolok di antara toko-toko onderdil di jalan tersebut. Tapi ketika bertanya pada orang di kawasan itu pasti sudah tidak akan salah menunjukkannya pada sebuah toko yang dari depan terlihat kecil. Persis di ujung Jalan Pecinan Lama ke arah Banceuy.

Kopi Aroma di Jalan Banceuy Bandung. | Foto serbabandung.com #serbabandung
Kopi Aroma di Jalan Banceuy Bandung. | Foto serbabandung.com #serbabandung

Tak ada plang namun di atas bagian depan toko itu ada tulisan Aroma Fabrik-Kopi. Di ruangan depan ada semacam etalase yang memanjang di dalamnya terdapat biji-biji kopi. Kemudian di dua sudut ruangan itu ada mesin penggilng kopi. Di bagian lain di tembok ruangan itu tertempel seperti pamflet berwarna merah.

Isi pamflet itu menunjukkan bahwa kopi di sini saat prosesnya menggunakan kayu  karet saat pembakaran. Disebutkan juga asap yang keluar dari pembakaran dari kayu itu memberikan efek pada keharuman kopi. Penggunaan kayu karet sudah berlangsung berpuluh-puluh tahun  untuk menjaga kekhasan kopi.

Jumat (9/1/2015) sore itu banyak konsumen yang hendak beli kopi. Usianya dari penampilan dan mukanya masih relatif muda. Para pelayan yang menggunakan baju cokelat dengan cekatan memberikan pelayanan. “Mau yang arabika atau robusta. Arabika seperempat kilo harganya Rp 20.000. Kalau yang robusta Rp 15.000,” katanya.

Kopi yang dijual di Kopi Aroma hanya dua jenis kopi, yakni  robusta dan arabika. Dikutip dari Wikipedia kopi robusta  tumbuh baik di ketinggian 400-700 m dpl, temperatur 21-24° C dengan bulan kering 3-4 bulan secara berturut-turut dan 3-4 kali hujan kiriman. Kualitas buah lebih rendah dari Arabika dan Liberika.

Adapun kopi arabika menurut Wikipedia  memiliki kandungan kafein sebasar 0.8-1.4% . ini awalnya berasal dari Brasil dan Etiopia. Kopi arabika tumbuh di daerah di ketinggian 700-1700 mdpl dengan suhu 16-20 °C, beriklim kering tiga bulan secara berturut-turut.

Dikutip dari Tempo.co, 23 Februari 2013, biji kopi arabika yang didatangkan ke Toko Aroma beral dari Aceh, Medan, Toraja, Flores, Bajawa, Pangalengan, dan Ciwidey. Sedangkan biji kopi robusta berasal dari Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Temanggung, dan Wonosobo.

Toko Aroma dibangun oleh Tan Houw Sian sejak 1930 silam itu. Kemudian Widyapratama, putra tunggal dari Tan Houw Sian,  meneruskan usaha tersebut.

“Toko ini nyaris tumbang. Saat saya lahir, ayah sudah berusia 53 tahun,” ujarnya seperti dituturkan kepada Tempo.  “Antara 1966 hingga 1970 toko ini hidup tidak, mati tidak.”

Yang unik Kopi Aroma masih mempertahankan kemasan gaya lama. Kopi-kopi dari sana hanya dimasukan ke kantong  kertas yang di bagian luarnya dibungkus plastik. Di kantung kertas tersebut tertulis merek yang masih menggunakan Bahasa Belanda, Koffie Fabriek Aroma. *

Fakta Kopi Aroma

  • Toko sekaligus pabrik Kopi Aroma lokasinya di Jalan Banceuy Nomor 51
  • Kopi Aroma saat prosesnya menggunakan kayu  karet saat pembakaran.
  • Kopi yang dijual di Kopi Aroma hanya dua jenis kopi, yakni  robusta dan arabika.
  • Toko Kopi  Aroma dibangun oleh Tan Houw Sian kemudian Widyapratama, putra tunggal dari Tan Houw Sian,  meneruskan usaha tersebut
  • Pabrik dan Kopi Aroma berdiri sejak 1930
  • Kopi Aroma masih mempertahankan kemasan gaya lama