Sumur Bandung di Belakang Gedung PLN

SALAH satu sumber mata air yang masih mengalir dan terawat di Kota Bandung adalah air yang mengalir di sumur di belakang Gedung PLN di Jalan Asia Afrika. Sumur yang berada di area Gedung Pertemuan Bale Sumur Bandung itu bernama Sumur Bandung.

Sumur itu masih terawat. Mulut sumur tertutup cungkup penutup dan bercat kuning keemasan dengan sedikit ukiran. Di atasnya terdapat sebuah benda yang mirip dengan mahkota. Sedangkan dindingnya ditempeli keramik berwarna cokelat. Di sana juga terdapat prasasti. Sumur itu dikelilingi rantai.

Dalam prasasti tersebut terdapat tulisan:

Sumur Bandung Méré Karahayuan ka Rahayat Bandung
Sumur Bandung Méré Karahayuan ka Dayeuh Bandung
Sumur Bandung Kahayuning Dayeuh Bandung
Ayana di Gedung PLN Bandung.
Bandung 25 Mei 1811
Raden Adipati Wiranata Kusumah II.

Sumur Bandung di belakang Gedung PLN Bandung. | kisuta.com
Sumur Bandung di belakang Gedung PLN Bandung. | kisuta.com

Dalam tulisan terdapat nama Raden Adipati Wiranata Kusumah II. Raden Adipati Wiranata Kusumah II adalah Bupati Bandung saat itu.

Dalam kisah yang beredar Wiranata Kusumah sempat beristirahat di tepi Sungai Cikapundung. Bupati saat itu sedang mencari lokasi untuk ibu kota Bandung yang baru. Ibu kota lama, Krapyak, sekarang Dayeuhkolot dianggap sudah tidak cocok lagi.  Saat beristirahat itulah Bupati menancapkan tongkatnya. Di bekas tanah tongkat menancap itulah keluar air yang mengalir hingga sekarang.

Sumur yang terdapat di tepi Sungai Cikapundung itu ada dua. Selain yang berada di belakang Gedung PLN, sumur lainnya terdapat di lahan bekas Gedung Palaguna Nusantara. Lahan tersebut kini sering digunakan untuk tempat parkir. Jaraknya sekitar 20 meter dari sumur yang berada di Gedung PLN.

Gedung PLN sendiri merupakan gedung lama yang dibangun oleh orang Belanda. Gedung itu dibangunan pada 1930-an, di atas tanah 3.945 m2. Bangunan bertingkat ini merupakan rancangan Prof Charles Prosper Wolff Schoemaker.

Gedung ini diresmikan pada 26 Oktober 1939, ditempati oleh N.V. Gebeo, usaha listrik Hindia Belanda. Bekas gedung Gebeo  selanjutnya menjadi Kantor PT (Persero) Perusahaan Listrik Negara Distribusi Jawa Barat hingga sekarang.

Sumur Bandung adanya di lantai dasar Gedung PLN.  Airnya masih tetap bersih dan tidak pernah kering walaupun musim kemarau. *

Rujukan: http://id.m.wikipedia.org/wiki/Sumur_Bandung&ei=CUaGVUEt&lc=id-ID&s=1&ts=1433458150&sig=AG8UcukrfzYbIXIJMfSBOwbCD7_0-VM96A

Bagikan kalau Anda menyukai informasi ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.