Seblak yang Jadi Favorit Penggemar Rasa Pedas di Bandung

DI Bandung memang banyak makanan unik. Lebih uniknya makanan tersebut merupakan makanan tradisional yang dimodivikasi. Cireng (aci digoreng), Cilok (aci dicolok), basreng (bakso digoreng), dan makanan yang usianya lebih tuaan combro (oncom dijero), sudah menjadi makanan khas kota ini. Pada 2000-an ini, kira-kira pada 2005, muncul makanan unik lainnya, namanya seblak. Makanan ini sebetulnya sudah lama dikenal orang Sunda. Namun kepopulerannya belum seperti sekarang. Makanan yang pedas ini tadinya tidak dijual secara massal seperti sekarang.

Seblak yang dijual dalam kemasan. | Foto serbabandung.com #serbbandung
Seblak yang dijual dalam kemasan. | Foto serbabandung.com #serbabandung

Awalnya bahan dasar penganan ini adalah kerupuk mi terbuat dari tepung aci (kanji) yang direndam dalam air yang sudah telah diolah terlebih dahulu. Olahan seperti kari ini dibumbui bawang merah, bawang putih, garam, kencur, cabe rawit, penyedap rasa, dan kadang dibubuhi cuka.

Belakangan varian makanan ini  semakin beragam. Meski tetap menggunakan bumbu yang sama, bahan dasarnya bukan lagi kerupuk. Sekarang ada seblak ceker ayam, macaroni, seblak sosis, bakso, tahu goreng, batagor dan lain sebagainya.

Wikipeda mengutip dari beberapa sumber bahwa camilan ini berasal dari daerah Sumpiuh, Jawa Tengah. Penganan ini sangat mirip dengan makanan rakyat kecil dari Sumpiuh yaitu kerupuk godok yang sudah populer sejak tahun 1940-an. Seperti halnya di Sumpiuh, di beberapa daerah Kabupaten Bandung pun sudah banyak yang mengenal makanan ini sejak lama.

Untuk mendapatkan makanan ini di Bandung tidak lah sulit karena hampir di setiap kawasan ada penjual makanan ini. Mereka menjajaknnya di pinggir jalan, atau membuka kedai khusus menjual makanan super pedas ini.

Banyak juga pedagang yang sudah merambah dunia maya. Promosinya dilakukan di media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, atau yang lainnya. Cara itu bukan sesuatu yang aneh. Seblak juga ada yang dijual dalam kemasan, dalam cup layaknya mi instan seduh.

Berikut beberapa penjual makanan ini yang diperoleh dari infobdg.com, seblak Basah Deut Tjenghar yang berada di Jalan Purnawarman BEC (dekat Factory Outlet),  Pak Haris yang berada di Gang Uta I, Jl Karasak, Kedai Aki di Jalan Cilengkrang 2 depan KUA Cibiru. Kemudian Seblak Nalaktak di halaman Masjid Agung Buahbatu Bandung. *

Seblak Seuhah di Bandung

  • Raja Seblak Mg. Ogo di jalan Gading Tutuka 1, Soreang, Kabupaten Bandung
  • Wardy di Cihapit
  • Depan Advent
  • Bunda di Jalan H Kurdi 2
  • Cimol di SMPN 3
  • Di Kampus LPKIA, Jalan Soekarno Hatta
  • Ocess dekat Kampus UNPAD DU

Dirangkum dari berbagai sumber
Jika masih ada penjual sebak seuhah lainnya silakan informasikan di form komentar di bawah ini.

Bagikan kalau Anda menyukai informasi ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.