Toko Tiga, Surga Penyuka Celana dan Baju Bermerk Luar Negeri

DI Kosambi tak hanya  Pasar Kosambi yang menjadi tempat belanja warga Bandung.  Toko Tiga yang tak jauh dari pasar tradisional tersebut juga banyak dikunjungi para pemburu jins. Toko yang tepatnya berada di Jl. Jend. Ahmad Yani No. 112-116, ini menjadi surga bagi penyuka celana, baju, atau kaus bermerk luar negeri, seperti Levis, Lea, atau Wrangler.

Toko ini sangat terjangkau oleh kendaraan umum. Bisa naik bus, atau naik angkutan kota. Beberapa angkutan kota memang lewat ke arah sana, seperti angkutan kota jurusan Gedebage-ST Hall. Terutama bagi warga yang berada di kawasan Buahbatu bisa naik angkot ini jika tak menggunakan kendaraan pribadi. Jika dari arah Jalan Malabar toko ini berada di sebelah kiri. Toko ini tak jauh dari simpang lima.

toko tiga
Toko Tiga Bandung, Jalan Ahmad Yani Bandung. |Foto serbabandung.com #serbabandung

Masuk ke toko ini, pembeli terasa berada di kawasan western. Suasana koboi di toko ini memang sangat kentara sekali. Produk-produk yang dipajang bisa membuat pengjung tertarik untuk memilikinya. Selain menjual suasana, konon harganya lebih murah dari toko-toko lain yang sejenis.

Fasilitas yang disediakan bagi konsumen di sini adalah memendekkan celana secara gratis. Di sudut toko ada mesin jahit yang ditunggui operatornya. Dia  siap menerima celana atau baju yang akan dipendekan atau dikecilkan.  Di sana juga disediakan fasilitas WiFi, jasa pengiriman, live musik, dan tempat bermain anak.

Toko Tiga Tidak Menjual Produk Palsu

Yang pasti di toko ini tidak menjual produk palsu. Semuanya original. Makanya harganya pun tentu sesuai dengan kualitas mereknya. Toko Tiga buku pukul 10.00 s.d. pukul 20.00.

Selain celana dan baju merek terkenal yang dijual, di sini juga dijual jaket dan kaus.  Ada juga aksesori seperti dompet, bandana, sabuk, topi yang bisi dipilih para konsumen toko ini,  (*)

Merk yang Dijual di Toko Tiga

  • Levis
  • Lea
  • Wrangler
  • Lee
  • Lee Cooper
  • Cardinal
  • Merek lainnya

Selain Baju dan Celana yang Dijual

  • Jaket berbahan jins
  • Tshirt santai
  • Dompet
  • Tas
  • Sabuk
  • Bandana

Pasar Kosambi, Wali Kota Berniat Mengubah Pasar Ini

Pasar Kosambi adalah satu di antara pasar-pasar yang ada di Kota Bandung yang  sudah lama berdiri. Pasar ini banyak memberikan kenangan pada warga di sekitarnya, dan warga Kota Bandung yang berbelanja di sana.

Pasar Kosambi  terletak  di Jalan Jenderal  Ahmad Yani, KM 3 ke arah timur Alun-Alun Kota Bandung. Jalan ini sering disebut warga sebagai kawasan Kosambi. Ketika orang akan berkunjung ke jalan ini pasti menyebutnya bukan ke Jalan Jenderal Ahmad Yani tapi ke Kosambi.

pasar kosambi
Dulu di Pasar Kosambi ada bioskop namanya Bandung Theater. | Foto serbabandung,com #serbabandung

Sebelum seperti sekarang di Pasar Kosambi terdapat bioskop yang sering dikunjungi para penikmat film. Terutama sekali ketika memutar film-film Indonesia seperti film Warkop DKI Dono Kasino Indro. Bioskop itu bernama Bandung Theater.

Seperti pasar tradisional lainnya di pasar ini banyak pedagang yang menjual bahan kebutuhan pokok. Ada juga yang menjual sandang seperti pakaian dan kain. Yang menarik sejak dulu di Kosambi banyak pedagang yang menjual oleh-oleh khas Bandung seperti goreng  tempe, sale pisang, oncom goreng, dan banyak lagi. Di depan pasar ini ada toko olahraga Matahari yang sampai sekarang masih tetap ada meski pasar ini telah direnovasi.

Dulu sebelum kawasan bisnis di Kota Bandung menjamur, sepanjang Kosambi berdiri toko-toko yang banyak memberikan pilihan pada warga. Mulai dari toko pakaian, baha  kimia, toko olahraga, toko kaset, hingga toko kue. Sepanjang Jalan Ahmad Yani saat itu menjadi primadona warga Bandung.

Pasar Kosambi Direnovasi Menjadi 6 Lantai

Kemudian ini  direnovasi  menjadi 6 lantai. Tak ada lagi Bandung Theater. Semuanya dipermak. Alih-alih ingin mendatangkan pengunjung, justru pasar ini semakin sepi pembeli. Pasar Kosambi kalah bersaing dengan pasar-pasar lainnya. Bangunan enam lantai pasar ini  terbengkalai. Hanya dua lantai yang terpakai. Selebihnya menjadi sarang hantu.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berencana mengubah Pasar Kosambi yang terbengkalai menjadi pasar kerajinan sehingga bisa mengundang turis lokal maupun mancanegara.

Ketika tulisan ini dibuat rencana tersebut belum terlaksana. Tapi Wali Kota yakin itu bisa terlaksana.

“Bandung pasar-pasarnya banyak, lokasinya juga bagus, tapi kondisinya jelek. Ini ada upara renovasi (oleh PD Pasar), untuk dijadikan pusat kerajinan seperti Inacraft,” ujar Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil kepada detik.com, di sela-sela peninjauan pasar Kosambi, Jalan Ahmad Yani, Kamis (14/8/2014). *