Menara Jam di Simpang Lima Tempati Bekas Tugu Dasasila

Sebuah menara jam di simpang lima berdiri di bekas tugu Dasasila Bandung yang dipindahkan ke Jalan Asia Afrika, dekan gedung merdeka. Bentuk menara jam itu kotak- kotak memiliki empat  sisi.

Menara jam yang berwarna merah itu setinggi 15 meter terdiri dari 11 kotak. Di  dalam 10 kotak tersebut tertulis nama-nama 109 negara yang mengikuti Konferensi Asia Afrika. Adapun di kotak kesebelas terdapat jam yang memiliki empat muka. Di puncak menara itu tertancap bendera merah putih.

Menara jam di Simpang Lima Bandung. | Foto serbabandung.com #serbabandung
Menara jam di Simpang Lima Bandung. | Foto serbabandung.com #serbabandung

Menara Jam di Simpang Lima  Dikelilingi Lampu

Di dasar menara tersebut terhampar rumput hijau yang dikelilingi tembok yang melingkar. Di tembok tersebut terdapat beberapa batu seperti yang berada di Jalan Asia Afrika, namun ukurannya lebih kecil. Selain itu lampu siap menerangi menara tersebut jika malam hari.

Menara  jam itu dibangun agar semakin memperindah kawasan Jalan Asia Afrika yang merupakan lokasi tempat berlangsungnya Konferensi Asia Afrika. Bentuk tugu jam  juga menyesuaikan bangunan-bangunan di lokasi tersebut.

Pembangunan menara itu berbarengan dengan persiapan peringatan ke-60 Konferensi Asia Afrika yang berlangsung pad 24 April. Peringatan tersebut berlangsung di kawan Jalan Asia Afrika, terutama dari Hotel Savoy Homann hingga Gedung Merdeka.

Dalam acara tersebut beberapa pemimpin negara, dan pejabat setingkat menteri, melakukan history walk dari hotel Homann ke Gedung Merdeka. Tidak semua kepala negara yang mengikuti napak tilas peristiwa bersejarah tersebut.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Raja Jordania Abdullah II, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, Wakil Presiden Seychelles Danny Faure, Perdana Menteri Palestina Rami Al Hamdallah, dan Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah duluan kembali ke negaranya masing-masing karena ada kegiatan lain.

Presiden RI Joko Widodo bersama Presiden Tiongkok Xi Jinping, Raja Swaziland Mswati III, Presiden Timor Leste Taur Matan Ruak, Presiden Zimbabwe Robert Gabriel Mugabe, Presiden Presidium Majelis Tertinggi Rakyat Korea Utara Kim Yong Nam, PM Nepal Sushil Koirala, PM Kamboja Hun Sen, PM Rwanda Anastase Murekezi, PM Malaysia Najib Razak, berjalan menelusuri jalan bersejarah tersebut. *

Bagikan kalau Anda menyukai informasi ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.