Floodway Cisangkuy untuk Menangani Banjir di Bandung Selatan

floodway cisangkuy
Floodway Cisangkuy di Sangkanhurip, Katapang, Kabupaten Bandung. | Foto serbabandung.com.

Floodway Cisangkuy bakal segera diresmikan. Infrastruktur untuk menangani banjir di Bandung Selatan itu telah tuntas dibangun.

Sudetan atau Floodway Cisangkuy merupakan proyek Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR).

Jembatan Sangkanhurip di atas Floodway Cisangkuy sudah digunakan warga untuk menyeberang.

Jalan di bantaran sudetan itu pun telah digunakan warga untuk melintas.

Bahkan di beberapa tempat telah digunakan untuk berjualan.

Sudetan ini berada di Desa Sangkanhurip, Katapang dan Bojonkunci di Pemungpeuk.

Pembangunan itu merupakan amanat Presiden Joko Widodo melalui Perpres No 15 Tahun 2018.

Amanat tersebut adalah tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai Citarum.

Sudetan mengalirkan debit banjir sebesar 215 m3/detik.

Arus air yang semula bermuara ke Dayeuhkolot menjadi bermuara ke Pameungpeuk.

Hal tersebut mengurangi lama genangan dan luas genangan di daerah Dayeuhkolot, Baleendah, Andir, dan sekitarnya.

Kepala BBWS Citarum Anang Muchlis mengatakan, Terowongan Nanjung dan Sudetan Cisangkuy mengurangi banjir secara signifikan.

Banjir biasanya terjadi di sekitar Kecamatan Baleendah dan Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung.

Floodway Cisangkuy Dibangun dalam Dua Paket

Pembangunan Sudetan Cisangkuy dikerjakan dalam 2 paket, yaitu paket 1 sepanjang 3,75 km dengan anggaran sebesar Rp 311,53 miliar yang berkapasitas 230 m3/detik.

Pekerjaan paket 1 dilaksanakan dengan kontrak tahun jamak 2015-2020 oleh kontraktor PT. Basuki Rahmanta Putra – Minarta, (KSO) dan konsultan supervisi PT.Yodya Karya – PT.Bina Karya – PT. Intimulya Multikencana, (KSO).

Paket 2 dibangun sepanjang 1,7 Km untuk galian floodway dan 2,3 galian eksisting dengan biaya Rp 320,43 miliar yang memiliki kapasitas 220 m3/detik.

Pekerjaan paket 2 dilaksanakan dengan kontrak tahun jamak 2015-2020 oleh kontraktor PT. PP – JAKON, (KSO). dan konsultan supervisi PT. Yodya Karya – PT. Bina Karya – PT. Intimulya Multikencana (KSO).

Selain Terowongan Nanjung dan Floodway Cisangkuy, Kementerian PUPR telah membangun Kolam Retensi Cieunteung dengan luas genangan 4,75 Ha dan volume tampung 190.000 m3.

Sebagian bahan dari video di Youtube berjudul Siap Diresmikan, Floodway Cisangkuy Akan Tambah Kapasitas Penanganan Banjir di Bandung.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *