Floating Market Lembang Mengadaptasi Pasar Terapung di Kalsel

FLOATING Market Lembang merupakan tempat wisata di Kabupaten Bandung Barat. Konsepnya unik karena mengadaptasi pasar terapung yang ada di Muara Kuin atau Pasar Terapung Sungai Barito di muara Kuin, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel). Penjual menggunakan perahu untuk menjajakan dagangannya.

Floating Market Lembang bukan di sungai, melainkan di danau atau situ, yang orang Lembang menyebutnya Situ Umar. Di sini juga bukan pasar yang menyediakan kebutuhan sehari-hari, tetapi sebuah tempat wisata alam sekaligus kuliner khas Sunda.

Perahu-perahu tempat jualan berjejer rapi di tepi danau Floating Market Lembang. Pengunjung yang hendak berbelanja tinggal memilih perahu yang menjual makanan kesuakaan. Setelah mendapatkan dan memilih makanan yang disukai, pengunjung tinggal menunggunya di tepi danau. Jumlah perahu yang ada di sana 46 buah.

floating market lembang
Floating Market Lembang, Kabupaten Bandung Barat. | Foto serbabandung.com

Makanan yang tersaji di sana di antaranya siomay, jamur bakar, surabi, jagung bakar, dim sum, sosis bakar, colenak, tahu lembang, baso tahu, duren bakar, otak-otak, dan yang lainnya. Harga makanan ringan di sini dibanderol kisaran Rp 5.000. Adapun harga makanan berat dijual dengan harga kisaran Rp 36.000.

Uniknya yang dijadikan alat tukar di sini bukan uang, melainkan koin. Koin ini bisa diperoleh pengunjung di meja khusus yang disediakan di lobi tempat wisata tersebut. Koinnya ada yang nominal Rp.5.000, Rp.10.000, Rp.50.000, dan Rp.100.000. Koin tidak bisa dikembalikan, jika masih belum terpakai saat itu bisa digunakan untuk kunjungan berikutnya.

Pengunjung juga harus membayar tiket masuk sebesar Rp 15.000 per orang. Harga tersebut bisa saja telah berubah. Tiket bisa ditukarkan dengan soft drink seperti kopi, lemon, cokelat panas, dan lain sebagainya. Untuk parkir kendaraan roda empat tarifnya Rp 5.000.

Pemandangan alam indah dengan latar belakang Gunung Takuban Perahu menjadi daya tarik tersendiri di sini. Untuk menikmati pemandangan sambil menyantap hidangan di sini tersedia Gazebo.

Gazebo ini disewakan dengan harga Rp 65.000 per jam. Di sekitar gazebo terdapat kolam renang mini dan persawahan hijau. Pengunjung bisa memberi makan ikan-ikan, angsa, dan kelinci di sini. Di sini pun para pengunjung bisa merasakan nuansa pedesaan, misalnya melakukan kegiatan menangkap belut.

Di Floating market Lembang ada miniatur kereta api terbesar di Indonesia. Pengunjung juga bisa bermain flying fox ataupun ATV. Ada kano atau perahu bebek untuk menjelajahi Situ Umar. Harga sewa sepeda air dan kano Rp 50.000 untuk dua orang selama 30 menit. Sewa sampan Rp 70.000 untuk empat orang selama 30 menit.

Floating Market Lembang

Jl. Grand Hotel No. 33 E, Bandung Barat, West Java 40391, Indonesia Telepon:022-2535898
Jam buka:
Week day: 09:00 – 17:00 WIB
Week End: 09:00 – 20:00 WIB
Telepon: 0817613152
Tiket Masuk: Rp. 15.000

Sumber: http://www.floating-market-bandung.com/

Bagikan kalau Anda menyukai informasi ini!

One thought on “Floating Market Lembang Mengadaptasi Pasar Terapung di Kalsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.