Roti Legendaris yang Kaya Rasa dan Masih Dicari di Bandung

roti sidodadi
Roti Sidodadi di Jalan Oto Iskandardinata, Bandung. | Foto serbabandung.com #serbabandung

Bandung memiliki roti legendaris. Tak hanya satu, tetapi lebih dari dua. Dan menjadi pilihan bagi penggemar makanan tersebut.

Roti legendaris tersebut di antaranya Roti Djie Seng, Roti Sidodadi, Roti Sumber Hidangan, dan Roti Gempol.

Simak uraian singkat roti legendaris tersebut di bawah ini.

Toko atau pabrik Djie Seng memiliki tiga cabang, yakni di Jalan Rajawali Timur, Jalan Astana Anyar No. 13, dan Jalan Terusan Pasirkoja No. 205.

Pengunjung bisa langsung mencium aroma roti tatkala berkunjung ke tempat ini.

Pabrik ini buka selama 24 Jam. Jam buka ini memudahkan pelanggannya untuk membeli roti pada malam hari.

Penjual Roti Djie Seng ada yang berlelililing. Namun, penjual keliling ini sudah sulit ditemui.
Rasa Roti Djie Seng sangat khas. Teksturnya cukup padat dan mengenyangkan.

Toko roti legendaris lainnya adalah Sumber Hidangan.

Sumber Hidangan berada di Jalan Braga No. 20-22. Toko ini sudah ada sejak 1929.

Dahulu namanya Het Snoephuis. Yang populer di toko ini adalah roti tawar Sumber Hidangan.

Ada dua macam yang ditawarkan, yakni yang dibungkus menggunakan kertas berwarna cokelat, dan kertas berwarna putih.

Toko Roti Legendaris Lainnya

Toko lainnya yang usianya sudah cukup tua adalah  roti Gempol. Penganan ini mulai diproduksi  pada 1958.

Alamatnya di Jalan Gempol Wetan No. 14. Di sini tersedia berbagai varian  roti yang terbuat dari gandum.

Ada roti bakar gandum  asin yang di dalamnya terdapat keju, daging asap dan telur.

Selain itu ada juga  roti bakar yang rasanya manis, seperti roti bakar berisi selai stroberi, blueberry, dan meses cokelat.

Kemudian ada Roti Sidodadi di Jalan Oto Iskandardinata 225, yang termasuk  jadul ala Belanda yang ada di Bandung. Konon toko ini sudah berdiri pada akhir 1960-an.

Sidodadi menyediakan  beraneka ragam  rasa, seperti rasa kornet, keju, dan  sosis. Roti jadul pun tersedia di sini, yakni roti gambang, krenten atau kismis, dan  tawar frans. 

Yang unik adalah kemasannya. Kemasannya berupa plastik putih bertuliskan merah. Di bungkus tersebut ada  tulisan alamat, bahan, dan terima pesanan.

Di kemasan itu juga tertulis  pesan yang mengajak pembeli untuk membuang sampah pada tempatnya.

Pesan satu lagi yang tertulis adalah ajakan untuk ber-KB. “Jadilah peserta KB lestari,” begitu bunyi ajakan tersebut.

Bila Anda memiliki informasi toko roti legenda lainnya silakan tulis di boks komentar di bawah ini. *

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *