Perpustakaan Ajip Rosidi, di Sini Tersedia Sekitar 60 Ribu Buku

BUTUH buku-buku berbahasa Sunda atau literatur tentang Sunda? Datang saja ke Perpustakaan Ajip Rosidi. Perpustakaan ini berada di Jalan Garut No 2 Bandung. Gedung berlantai tiga ini diresmikan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar pada Sabtu (15/8).

Buku yang berada di perpustakaan ini jumlahnya puluhan ribu. Buku-buku ini merupakan sumbangan dari yang mendukung pendirian Perpustakaan Ajip Rosidi. Ajip Rosidi, sebagai pendiri, menyumbangkan sekitar 20.000 judul buku koleksinya.

Sekitar 60 ribu buku di perpustakaan ini  merupakan hibah, yakni, dari keluarga Prof Dr Edi S Ekadjati, Prof Dr Ajatrohaedi, Misbacah Yusa Biran dan lainnya.

Perpustakaan Ajip Rosidi
Perpustakaan Ajip Rosidi Jalan Garut, Bandung. | Foto serbabandung.com #serbabandung

Kemudian ada dari beberapa penerbit yang simpati dan menyumbangkan buku untuk Perpustakaan Ajip Rosidi. Penerbit tersebut di antaranya, penerbit Diponogoro, Dunia Pustaka Jaya, Kiblat Buku Utama, Nuansa Cendikia, Yayasan Obor Indonesia, Republika, Remaja Rosdakarya dan Tiga Serangkai.

Perpustakaan Ajip Rosidi ini berdiri berkat dana hibah dari keluarga almarhum Ayatrohaedi (adik Ajip Rosidi), arkeolog Indonesia yang juga sastrawan dan budayawan Sunda. Dana hibah juga datang dari Ajip Rosidi, Arifin Panigoro, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan yang lainnya. Perpustakaan ini menghabiskan dana sekitar Rp 7,3 miliar.

Perpustakaan Ajip Rosidi  Menerima Anggota

Seperti perpustakaan biasanya, Perpustaakaan Ajip Rosidi pun membuka pendaftaran untuk menjadi anggota. Bagi yang berminat bisa langsung datang ke sana. Di sana tinggal mengisi formulir, difoto, dan membayar uang sebesar 100 ribu rupiah. Bagi pelajar dan mahasiswa hanya membayar Rp 50.000. Aturan ini tersebut bisa saja telah diubah oleh pengelola perpustakaan.

Tempat pendaftaran disediakan di sebuah ruangan di bagian depan Perpustakaan Ajip Rosidi. Di kaca pintu masuk ada secarik kertas yang menempel di kaca yang tulisannya berbunyi “informasi untuk pendaftaran” dan bergambar sebuah panah yang menunjukkan ke tempat tersebut.

Minggu (24/4/2016), Perpustakaan Ajip Rosidi itu tanpak sepi. Tak ada penjelasan mengenai jadwal buka tidaknya perpustakaan itu pada Minggu. Seorang petugas pun tidak tampak seorang pun. Dalam ruangan di lantai dua berderet rak buku, namun ruangan tersebut pintunya terkunci.

Bila yang belum tahu Perpustakaan Ajip Rosidi, perpustakaan ini berada di Jalan Garut. Jalan Garut terletak di kawasan Jalan Laswi. Gedungnya sudah bisa terlihat dari Jalan Laswi karena jaraknya hanya beberapa meter saja dari jalan tersebut. *

Bagikan kalau Anda menyukai informasi ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.