Museum Nike Ardilla yang Masih Tetap Dikunjungi Fannya

TAK banyak di Bandung bahkan Indonesia berdiri museum artis. Di Kompleks Aria Graha Jalan Aria Utama No. 5, Soekarno Hatta, Kota Bandung, berdiri Museum Nike Ardilla. Museum ini menyimpan berbagai pernik dan benda kenangan Nike Ardilla semasa hidup.

Uniknya Museum Nike Ardilla merupakan ide dari para penggemar penyanyi tersebut di seluruh Indonesia. Mereka yang tergabung dalam NAFC (Nike Ardilla Fan Club) mengusulkan kepada keluarga Nike untuk membuat ruangan khusus untuk menyimpan barang-barang milik pelantun lagu “Seberkas Sinar” ini.

Keluarga Nike Menyambut keinginan anggota NAFC. Akhirnya dibangun lah Museum Nike Ardilla yang diresmikan pada 27 Desember 1996. Peresmian tersebut berbarengan dengan peluncuran buku Biografi Nike Ardilla. Lokasi museum tersebut bisa diakses dari jalan samping Lotte Mart Sekarno Hatta, Kota Bandung.

Museum Nike Ardilla yang masih dikunjungi oleh fannya menyimpan semua benda yang berkaitan dengan sang idola. Di museum tersebut terdapat baju-baju Nike, penghargaan, replika kamar, aksesori, dan lain-lain. Sebuah penghargaah ketika Nike masih berkiprah seperti penghargaan pemenang favorit di ajang perlombaan GADIS Sampul 1990 masih tersimpan. Gadis adalah majalah khusus remaja putri yang pada era 1990-an sangat populer.

museum nike ardilla
Museum Nike Ardilla di Kompleks Aria Graha Jalan Aria Utama No. 5, Soekarno Hatta, Kota Bandung. | Foto http://museumnikeardilla.blogspot.co.id/

Nike Ardilla adalah penyanyi populer di era 1990-an. Selama lima tahun berkiprah di industri musik, Nike berhasil mengeluarkan 13 album. Tak hanya menyanyi, artis serbabisa ini membintangi 12 film layar lebar empat di antaranya adalah Si Kabayan dan Anak Jin (1991), Olga dan Sepatu Roda (1991), Nuansa Gadis Suci (1992), dan Si Kabayan Saba Metropolitan (1992). Nike juga sempat berperan dalam 9 judul sinetron.

Di Museum Nike Ardilla Ada Penghargaan Gadis Sampul

Nike Ardilla yang bernama lengkap Rd. Rara Nike Ratnadilla lahir pada 27 Desember 1975 di Bandung. Pada awal kariernya, Nike menggunakan nama Nike Astrina dan sempat mengeluarkan single album berjudul “Gadis Foto Model”,yang merupakan sountrack-nya. Namun pada 1990-an, Nike atas permintaan produser namanya diubah menjadi Nike Ardilla.

Nike Ardilla meninggal dalam sebuah kecelakaan tunggal pada 19 Maret 1995 pukul 06.15. Mobil Honda Civic berwarna biru metalik pelat D 27 AK yang dikendarainya bersama manajernya Sofiatun menabrak beton bak sampah di Jalan RE Martadinata, Kota Bandung. Kecelakaan tersebut terjadi saat Nike pulang dari Diskotek Polo.

Nike Ardilla dimakamkan pada sore itu juga, diantar oleh ribuan penggemarnya beserta para artis ibukota. Artis muda yang banyak penggemarnya itu dikebumikan di Jalan Raya Imbanagara, Imbanagara, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis. Kematiannya menghebohkan dunia hiburan Indonesia, ditangisi para fan yang sampai beberapa hari setelah kematiannya masih setia berada di kediaman Nike Ardilla.

Profil lebi lengkap silakan baca di museumnikeardilla.blogspot.co.id.

Bagikan kalau Anda menyukai informasi ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.