Categories
Kuliner

Ini Dia Bakso Lezat di Bandung

BANDUNG adalah “surga” pemburu kuliner. Kuliner di kota ini berbagai macamnya. Mulai kuliner yang modern hingga makanan tradisional. Yang pasti semuanya mengundang selera. Tak ketinggalan santapan populer seperti bakso. Banyak sekali penjual bakso lezat  di Bandung yang menjadi buruan para penggemar jika mampir ke Bandung.

Yang pertama adalah bakso Akung. Lokasinya persis di Jalan Lodaya No.123. Kedai bakso ini sudah lama berdiri. Bakso Akung buka setiap hari untuk melayani pelanggannya kecuali pada Jumat. Setiap harinya kedai bakso ini mulai buka pukul 10.00 sampai pukul 22.00.

Salah satu menu favorit di sana adalah BPTSC (Baso, Pangsit, Tahu, Siomay, Ceker). BPTSC ini sebagai pelengkap dari mi yang pengunjung pesan. Penikmat bakso Akung juga boleh memesan salah satu dari bakso, pangsit, tahu, siomay, atau ceker.Bisa juga penikmat bakso memesan yamin komplet yang  harganya Rp 41.000 satu porsinya. Harga ini sewaktu-waktu bisa berubah.

Di Jalan Semar  ada  bakso Semar. Menu favorit penggemar bakso di sini adalah bakso urat serta kuah tetelan sapi.  Di sini juga bisa memesan semangkuk tulang  yang siap menggoyang lidah. Salah satu pesohor yang sering berkunjug ke sini adalah penyanyi Aura Kasih.

Bakso Akung di Jalan Lodaya Bandung | Foto serbabandung.com
Bakso Akung di Jalan Lodaya Bandung | Foto serbabandung.com

Lanjut ke Jalan Burangrang. Di sini ada  Bakso Malang Enggal. Menu favorit di sini adalah  bakso goreng. Untuk mendapatkan seporsi bakso pembeli harus rela antre. Bahkan pada waktu-waktu tertentu antreannya panjang hingga keluar kedai bakso tersebut.

Bakso Lezat di Bandung Lainnya

Kalau pilihannya bakso jadul, datang saja ke bakso Linggarjati di Jalan  Balonggede No. 1.  Rumah makan bakso Linggarjati ini sudah ada sejak 1950. Bangunan dan suasana rumah makan bakso ini masih mempertahankan gaya lama. Menu yang ditawarkan adalah yamin, mi bakso, dan mi ayam.

Di Jalan Anggrek juga ada bakso yang banyak penggemarnya di Bandung. Keistimewaanya bakso di sini adalah ukurannya yang tidak biasa. Ukurannya besar-besar. Orang-orang menyebutnya bakso rudal. Di dalam bakso tersebut berisi daging yang kenyal dan gurih.

Masih mencari bakso lezat lainnya? Datang saja ke Jalan Gudang Selatan, dekat  rel kereta api. Namanya bakso Jai. Satu porsi bakso ini terdiri dari  3 buah bakso berukuran sedang  dan 1 buah batagor berukuran besar, ditambah bisa mi atau bihun sesuai selera.

Jangan lupa juga bakso “Mantep” Solo di Jalan Sumatera, belakang BIP. Baksonya berukuran mini. Kemudian bakso Goyang Lidah di Jalan Laswi yang terkenal bakso uratnya. Masih banyak bakso-bakso lain yang belum disebutkan di atas. Mau bantu? Silakan tulis di boks komentar. *

Categories
Kuliner

Mie Akung, Setiap Hari Jumat Tidak Buka

MIE  Akung merupakan kedai bakso terkenal di Bandung. Loakasinya persis di Jalan Lodaya No.123. Kedai ini tidak jauh dari perempatan Jalan Martanegara, Jalan Lodaya, dan Jalan Pelajar Pejuang. Warga Bandung atau luar Bandung sangat kenal dengan tempat yang menawarkan kenikmatan mi dan bakso khas ini.

Kedai bakso ini sudah lama berdiri. Sekitar tahun 1996, Mie Akung sudah menyapa pelanggannya. Di kawasan Buahbatu, teruatama di Jalan Lodaya kala itu belum seramai sekarang. Rumah makan dan gerai lain tidak sebanyak sekarang.

Bakso Akung di Jalan Lodaya Bandung | Foto serbabandung.com #serbabandung
Bakso Akung di Jalan Lodaya Bandung | Foto serbabandung.com #serbabandung

Mie Akung buka setiap hari untuk melayani pelanggannya kecuali pada Jumat. Setiap harinya kedai bakso ini mulai buka pukul 10.00 sampai pukul 22.00. Pilih waktu yang tepat jika tidak ingin terlalu antre untuk mendapatkan semangkok mi bakso. Biasanya setiap waktu makan siang apalagi weekend, Mie Bakso Akung akan dipadati pengunjung.

Perhatikan juga tempat parkir kendaraan. Kedai Mie Akung tak jauh dari traffic light sehingga akan sedikit menyulitkan untuk mendapatkan tempat untuk parkir. Tempat parkir di halaman Mie Akung juga tidak terlalu luas. Jadi siap-siap antre untuk mendapatkan tempat parkir yang dekat dengan kedai.

Namun hasil antre akan terbayar dengan semangkok Mie Bakso di sini. Menu-menunya yang menggoda selera membuat ngiler siapa pun untuk memesannya. Salah satu menu favorit di sana adalah BPTSC (Baso, Pangsit, Tahu, Siomay, Ceker). BPTSC ini sebagai pelengkap dari mi yang pengunjung pesan.

Penikmat bakso Akung juga boleh memesan salah satu dari bakso, pangsit, tahu, siomay, atau ceker. Menu ceker ini mulai banyak dipesan parang pengunjung Mie Akung kerena kerenyahannya, dan rasanya. Bisa juga penikmat bakso memesan yamin komplet. Kalau yang ini harganya Rp 41.000 satu porsinya.

Kedai Mie Akung tidak terlalu luas. Tapi ada beberapa tempat favorit yang selalu dipilih pengunjung. Yang pertama adalah lorong menuju ruangan pemesanan, dan dapur kedai tersebut. Meja di sini selalu dipenuhi para pengunjung. Tempat favorit lainnya adalah meja yang dekat dengan air mancur.

Penikmat mi bakso tidak bisa menikmati Mie Akung selain di Jalan Lodaya karena sampai hari ini belum ada cabang lain. Selain libur hari Jumat, Mia Akung tutup sepanjang bulan Ramadan, baik siang maupun malam.

Bagaimana? Ngiler? (*)

Mie Akung

  • Lokasi Jalan Lodaya  No. 123
  • Berdiri. Sekitar tahun 1996
  • Kecuali pada Jumat, setiap buka pukul 10.00 – 22.00
  • Menu favorit di sana adalah BPTSC (Baso, Pangsit, Tahu, Siomay, Ceker)
  • Penikmat bakso Akung juga boleh memesan salah satu dari bakso, pangsit, tahu, siomay, atau ceker