Jayagiri, Kawasan di Lembang Tempat Hiking dan Kemping

JAYAGIRI adalas sebuah desa di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Kawasannya ini lahannya didominasi hutan yang luasnya sekitar 627,048 hektare dari total tanah kering 935,536 hektare. Pohon yang banyak tumbuh di hutan tersebut adalah pohon pinus.

Sejak dulu kawasan hutan ini telah populer. Terbukti grup vokal asal Bandung, Bimbo menyanyikan lagu berjudul “Melati dari Jayagiri” gubahan Iwan Abdurrahman. Lagu tersebut digubah Abah Iwan 47 tahun yang lalu, berarti pada 1970. Kawasan ini sering dijadikan tempat kemping para pencinta alam kala itu.

Selain tempat kemping, rute di hutan ini kerap dijadikan tempat hiking. Pada tahun 1980-an sering diadakan even Kebut Gunung, semacam lomba hiking yang digelar di kawasan ini. Menariknya rute dari hutan ini tembus ke Gunung Tangkubanperahu. Rute ini lumayan jauh dari mulai masuk Jalan Pasir Ipis di Lembang.

Sekarang pun kawasan tersebut masih menjadi tempat para pelancong yang mencari kesejukan udara pegunungan. Kawasan yang berada di ketinggian 1.250 hingga 1.500 meter di atas permukaan laut ini udaranya sangat sejuk.

jayagiri
Tempat hiking di Jayagiri, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. | Foto tempatwisatadibandung.info

Para pelancong ketika menelusuri trek di sana akan melewati perkebunan penduduk, perbukitan dan hutan. Terdapat dua trek yang dapat dipilih yakni trek jalur pipa dari mata air Jayagiri dan rute klasik. Rute klasik memiliki banyak trap tanjakan.

Para pelancong jangan terlalu khawatir tersesat karena trek di sana dilengkapi penujuk jalan. Tak hanya itu selter dan pos penjagaan pun telah siap untuk memberikan kenyamanan kepada para pengunjung. Fasilitas lainnya, terdapat warung penjual makanan, toilet dan tempat sampah.

Masuk ke Jayagiri Harus Bayar Retribusi

Pengunjung harus membayar retribusi Rp 5.000 untuk sekadar hiking pulang pergi Jayagiri-Tangkubanparahu. Adapun untuk kemping harus membayar Rp 8.000.

Di Desa Jayagiri, terdapat bukit Gunung Putri yang menyambung sampai ke Gunung Tangkubanperahu dan tembus ke Ciburial dan Cikole. Kawasan ini sering dijadikan tujuan untuk olahraga pagi, berjalan dari kaki bukit sampai ke puncaknya yang memakan waktu hanya satu jam.

Bagikan kalau Anda menyukai informasi ini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.