Terminal Bus di Bandung Ada di Cicaheum dan Leuwipanjang

TERMINAL bus di Bandung hanya ada dua. Yang pertama Terminal Cicaheum dan yang kedua Terminal Leuwipanjang. Kedua terminal tersebut untuk menampung bus-bus yang datang dari dan pergi ke luar kota.

Terminal Cicaheum untuk bus dari arah timur seperti Tasik, Garut, Cirebon, Semarang, Purwokerto, Yogyakarta, Solo, Surabaya, dan bahkan ke Bali. Memiliki kapasitas sebanyak 517 bus yang keluar masuk dalam satu hari. Terletak di Jalan AH Nasution.

Terminal bus di Bandung ini mulai beroperasi pukul 05.00 WIB dan untuk angkutan kota sebagian besar beroperasi 24 Jam.

Angkutan kota ikut menopang keberadaan terminal bus di sini. Beberapa trayek yang menyebar ke penjuru kota Bandung mudah didapat. Letaknya berada di belakang terminal bus.

terminal bus di bandung
Terminal Leuwipanjang di Jalan Soekarno Hatta, Bandung. | Foto serbabandung.com

Adapun Terminal Leuwipanjang untuk persinggahan bus trayek antar kota antar provinsi (AKDP), trayek dari Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi), dari Merak, Serang, Indramayu, Sukabumi dan Cianjur. Begitu juga dengan trayek antar-pulau seperti ke Sumatera.

Terminal bus di Bandung ini pun menjadi tempat persinggahan bus dalam kota Damri. Bus Damri yang singgah di Terminal Leuwi Panjang adalah jurusan ke Dago, Cicaheum, Ledeng, Tanjungsari, dan Jatinangor.

Selain bus, angkot juga menurunkan dan menaikkan penumpang di sini. Angkot-angkot yang dari datang berbagai jurusan menjadikan terminal ini mudah diakses dengan menggunakan kendaraan umum.

Terminal di Jalan Soekarno Hatta ini dibangun pada 1994 dan diresmikan pada 1996. Tempat transit bus ini  berada di lahan seluas 4 hektare. Terminal ini memiliki musala, toilet, dan lahan parkir yang luas. Lahan parkir bisa digunakan pengantar penumpang.

Terminal Bus di Bandung Dianggap Sudah Tak Memadai

Kedua terminal bus di Bandung tersebut meski masuk dalam kategori besar, dianggap sudah tidak memadai lagi untuk menampung armada bus yang datang dan pergi ke terminal tersebut.

Pemerintah Kota Bandung pernah berencana memindahkan kedua terminal tersebut ke terminal terpadu di Gedebage. Namun rencana tersebut hingga tulisan ini dibuat belum terlaksana.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (Emil) pun pernah melontarkan rencana revitalisasi kedua terminal di Bandung tersebut di berbagai media massa. Emil memiliki gagasan terminal jangan terbuka tapi harus tertutup seperti gedung.

“Kalau seperti gedung,  di bawah dan atasnya bisa dibangun restoran dan supermarket,” kata Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, di Terminal Cicaheum Jalan AH Nasution Kota Bandung, seperti dikutip fokusjabar.com,  Rabu (23/7/2014).

Bagikan kalau Anda menyukai informasi ini!