Stasiun Kiaracondong, Tempat Keberangkatan KA Ekonomi

KIARACONDONG adalah salah satu  kawasan yang padat lalu lintasnya di Kota Bandung. Apalagi sebelum jalan layang dibangun di sana, nyaris setiap waktu tepat di rel kereta api selalu terjadi kemacetan. Rel yang dekat dengan Stasiun Kiaracondong itu kerap dijadikan langsir oleh kereta api. Langsir adalah mengatur sambil menggandeng-gandengkan gerbong kereta api.

Stasiun Kiaracondong adalah stasiun kedua terbesar kedua di Kota Bandung. Keseluruhan lahan stasiun ini mencapai 232.500 m2, dengan luas bangunan 622,50 m2. Sedangkan jumlah rata-rata penumpang per harinya mencapai  5.713 orang.  Data tersebut diambil dari blog undray1315.wordpress.com dalam artikel Profil Stasiun Kiaracondong.

Di stasiun ini hanya melayani  keberangkatan kereta api kelas ekonomi. Sebelumnya keberangkatakan kereta api mulai dari eksekutif hingga ekonomi dari Stasiun Bandung. Namun karena padatnya lalu lintas kereta api di sana maka kereta api kelas ekonomi dipindahkan ke Kiaracondomg.

Mulai  1 Desember 2008, penumpang KA Lodaya tujuan Solo dan KA Mutiara Selatan tujuan Surabaya bisa naik atau berhenti di stasiun ini. Stasiun Kiaracondong menjadi titik penurunan dan penaikan penumpang kedua seperti Stasiun Jatinegara di Jakarta.

Stasiun Kiaracondong Berada di Ketinggian + 681 M

Stasiun yang terletak pada ketinggian + 681 m, dan di perbatasan  antara Kelurahan Babakansari dan Kelurahan Kebonjayanti, ini selalu dipadati penumpang ketika musim mudik tiba. Antrean tiket juga biasa terjadi menjelanh weekend dan hari libur nasional. Bahkan dua hari menjelang hari h sering terlihat antrean di loket.

Penumpang kereta ekonomi sejak 2011 tidak bisa lagi beli tiket secara tiba-tiba. Aturan pembatasan  penumpang kereta api ekonomi yang 150 persen dari kapasitas angkut  menjadikan orang yang berdiri di dalam gerbong tidak ada lagi.

Apalagi mulai 1 Oktober 2011 penjualan tiket berdiri  dihentikan. Peraturan itu berlaku untuk kelas bisnis dan   kelas ekonomi.  Penghentian itu hanya berlaku untuk perjalanan kereta api jarak jauh.

Jadi agar tetap bisa berangkat menggunakan kereta api ekonomi, calon penumpang harus beli tiket lebih awal. Lagi pula sekarang penjualan tiket sudah menggunakan sistem online yang memudahkan bagi calon penumpang untuk  membeli tiket di mana saja. *

Bagikan kalau Anda menyukai informasi ini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.