Lagu Koes Plus Membahana di Car Free Night Asia Afrika

MASIH cerita dari Car Free Night (CFN) Jalan Asia Afrika. Sabtu (16/5/2015) malam itu jalan yang sarat sejarah itu dipenuhi ribuan orang yang datang dari penjuru Kota Bandung. Bahkan ada juga yang datang dari luar kota. Mereka memanfaatkan malam tanpa kendaraan bermesin itu dengan berbagai kegiatan. Mereka berfoto, bernyanyi, menari, dan mengisinya dengan berbagai kegiatan lainnya.

Dekat dengan pertigaan Jalan Asia Afrika dan Jalan Braga sebuah panggung kecil menjadi perhatian pengunjung. Rupanya Bandung Koes Plus Community mengadakan pentas di sana. Tentu saja mereka membawakan lagu Koes Plus. Lagu-lagu yang sudah akrab di telinga para penonton membuat pertunjukan itu menambah ramai suasana CFN.

Jangan salah, yang menonton pertunjukan di sana bukan hanya orang tua.  Banyak juga yang berusia muda ikut menyanyi lagu-lagu Koes Plus. Lagu-lagu seperti “Pelangi”, “Bunga di Tepi Jalan”,  “Andaikan Kau Datang”, “Diana”, “Layang-layang”, dan lain-lain bergema di malam itu.

Bandung Koes Plus Community menghibur pengunjung Car Free Night Jalan Asia Afrika Bandung Sabtu (16/5/2015). Mereka membawakan lagu-lagu Koes Plus. | Foto serbabandung.com.
Bandung Koes Plus Community menghibur pengunjung Car Free Night Jalan Asia Afrika Bandung Sabtu (16/5/2015). Mereka membawakan lagu-lagu Koes Plus. | Foto serbabandung.com.

Tak hanya lagu-lagu Koes Plus, banyolan khas Bandung dari para pemain band membuat terpingkal para penonton. Para penonton yang sebagian duduk di aspal dan sebagian lagi berdiri benar-benar terhibur. “Terus, terus, terus!” teriak para penonton hampir bersamaan ketika lagu yang dibawakan band tersebut selesai.

Di dekat pintu utama Gedung Merdeka juga terdapat sebuah panggung. Sebuah kelompok band yang menamakan diri Kelompok Pemusik Jalanan (KPJ) mentas di sana. KPJ membius penonton dengan lagu-lagu yang terkenal. Lagu yang mereka bawakan tidak hanya satu genre tapi dari berbagai genre. Mulai lagu Iwan Fals hingga reggae.

Di panggung ini penontonnya kebanyakan masih berusia remaja. Mereka berjingkrak mengikuti irama lagu yang dibawakan KPJ. Mereka menari khas gaya reggae. Apalagi ketika lagu yang dibawakan akrab dengan telinga mereka. Mereka berteriak dan berjingkrak. “Ayo menari bersama kami,” kata vokalis band tersebut.

Jalan Asia Afrika mulai dari Hotel Preanger hingga Jalan Cikapundung Barat ditutup mulai Sabtu pukul 18.00 hingga keesokan harinya, Minggu pukul 11.00. Warga sangat menikmati CFN maupun Car Free Day (CFD) di jalan ini. Kemacaten akibat dari penyelenggaraan even ini membuat repot warga. Namun polisi terus berupaya untuk mengatur arus lalu lintas.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku uji coba cukup berhasil. Even ini rencananya akan dirutinkan namun bukan seminggu sekali melainkan dua minggu sekali. Mengenai arus lalu lintas Ridwan Kamil mengatakan akan mengevaluasinya. *

Bagikan kalau Anda menyukai informasi ini!

Satu tanggapan untuk “Lagu Koes Plus Membahana di Car Free Night Asia Afrika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.