Gedung Sate Bandung, Arsiteknya Ir. J. Gerber

3 Responses

  1. CGA says:

    Kualitas kostrukis jaman belanda memang beda, terbukti hingga kini gedung tersebut tetap berdiri megah, langgeng tidak dimakan usia.

  2. Ada yang berpendapat juga bahwa ‘sate’ tersebut merupakan untaian bunga adat sunda tempo doloe yang dipakai wanita saat acara besar, semisal pernikahan dll. Dipasang di telinga dan beruntai kebawah, seperti tumpukan sate tsb.

  3. Serba Bandung says:

    Terima kasih akang-akang informasi tambahannya.

Leave a Reply

%d bloggers like this: