E-Tilang, Apa Itu? Simak Cara Bayar Denda di ATM BRI

PERNAH kena tilang? Jangan deh. Lebih baik santun berkendaraan di jalan. Ikuti aturan lalu lintas. Siapkan surat izin mengemudi (SIM) atau Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Kedua surat itu harus dibawa setiap saat. Lupa membawa kedua surat tersebut, bila ketahuan siap-siap untuk ditilang. Nah, tilang sekarang agak berbeba dengan zaman dulu. Sekarang ada yang namanya E-Tilang alias tilang elektronik, yakni tilang melalui online.

E-tilang tidak mengharuskan pengendara yang kena tilang ikut sidang tilang lagi di pengadilan negeri. Kalau di Bandung di Pengadilan Negeri Jalan Martadinata. Biasanya jadwalnya setiap hari Jumat.

Di Bandung, E-tilang itu sudah diberlakukan. Ketika pengendara terpergok melanggar, polisi akan memberhentikan kendaraan tersebut. Dia akan ditawari, apakah ikut sidang atau akan membayar denda sesuai prosedur E-tilang, yakni membayar denda di Bank BRI.

e-tilang
Surat tilang. | Foto serbabandung.com

Jika prosedur E-tilang yang dipilih, polisi yang menilang akan memasukkan data dalam aplikasi handphone yang telah disiapkan. Petugas  juga akan menanyakan nomor telepon kepada pengendara yang ditilang. Nomor yang diberikan sebaiknya nomor telepon yang aktif dan dibawa saat itu.

Hal itu penting karena pengendara akan menerima SMS nomor BRIVA atau virtual account sebagai akun untuk pembayaran tilang. SMS itu juga akan memberitahukan ke pengendara berapa denda yang harus dibayar. Denda yang harus dibayar sesuai pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara. SMS itu akan sampai beberapa saat setelah petugas memasukkan data.

Bayar E-tilang di BRI

Pengendara yang kena tilang akan mendapatkan surat tilang berwarna biru. Setelah mendapatkan SMS, pengendara sebaiknya segera membayar denda di ATM BRI atau ke teller Bank BRI yang terdekat. Setelah membayar balik lagi ke lokasi tempat penilangan, dan memberikan bukti struk pembayaran lewat ATM atau teller. SIM atau STNK yang disita bisa diambil setelah polisi memeriksa struk pembayaran.

Pembayaran denda E-tilang harus dibayar saat itu juga. Jika tidak, takutnya polisi yang menilang sudah tidak ada di tempat. Sebetulnya dalam SMS yang diterima pelanggar disebutkan bahwa pembayaran maksimal 4 hari sebelum waktu sidang. Apabila tidak menemukan petugas penilang, pelanggar bisa mencari SIM atau STNK yang disita ke Polsek di mana penilangan terjadi.

Persoalannya jika pelanggar bukan nasabah BRI dan saat penilangan terjadi pada hari libur. Bank BRI sebagian besar tutup dan ATM bank lain banyak yang belum bisa melakukan transaksi pembayaran denda maka pembayaran denda harus ditunda keesokan harinya.

Begini cara pembayaran di ATM BRI. Masukkan kartu ATM, ketik PIN, kemudian tekan pembayaran. Di pembayaran pilih BRAVIA. Kemudian masukan nomor pembayaran tilang. Di layar selanjutnya keluar nama pelanggar dan denda yang harus dibayar. Tekan “ya”. Pastikan ATM tersebut mengeluarkan struk pembayaran. Tunggu hingga struk pembayaran keluar. Struk ini sebagai bukti bahwa pelanggar telah membayar denda.

Tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman penulis yang ditilang di kawasan Pasar Kordon, di pertigaan Jalan Ibrahim Ajie – Terusan Margacinta, Bandung, Sabtu (21/5). Semoga bermanfaat. *

Bagikan kalau Anda menyukai informasi ini!

77 tanggapan untuk “E-Tilang, Apa Itu? Simak Cara Bayar Denda di ATM BRI

  • 06/10/2017 pada 7:00 AM
    Permalink

    Admin,saya mau tanya dong. Kan kemarin saya Di ajak pulang bareng sama temen kerja Karna sudah malam.Dia khawatir kalau nantinya saya tidak dapat angkutan umum jadi dia bonceng saya. Tadi pagi saya dapat sms mengenai penilangan yg harus di bayar ke BRI. Namun yg saya bingungkan adalah apakah procedure nya memang langsung di kirim sms?sedangkan kemarin saya Dan teman saya tidak diberi Surat tilang berwarna biru. Lalu kalau memang prosedurnya langsung dikirim SMS, apakah setelah saya bayar harus ke polres? Terima kasih

    Balas
    • 06/10/2017 pada 5:17 PM
      Permalink

      Harusnya mendapat surat yang biru. Baru di sms yang isinya denda yang harus dibayar dan virtual account dari BRI.

      Balas
    • 20/11/2017 pada 8:45 AM
      Permalink

      Klo sya saptu kmren d tilangnya ko gda yg sms ya sampe skrg bingung nih mau byarnya gmna tuh…??? Apa msti dteng lngsung kli k mapolresnya….mhon pncrhannya bang…

      Balas
      • 20/11/2017 pada 5:24 PM
        Permalink

        Iya mending datang ke Mapolresnya. Pengalaman saya, ditilangnya hari Sabtu, SMS tetap datang. Nggak salah masukin nomor teleponnya?

        Balas
        • 21/11/2017 pada 1:18 PM
          Permalink

          Engga bang sya bner msukin no tlponnya jga mlh gda trus nih smpe skrg…ko gni ya cara mengayomi msyarakat…

          Balas
  • 14/10/2017 pada 5:52 PM
    Permalink

    hallo bro,saya mau nanya nih tadi siang kan saya kena tilang terus sore nya saya dapet sms isi nya no pembayaran tilang (Briva) dan nominal yg harus saya bayarkan di BRI,pertanyaan saya apakah setelah saya membayar sesuai nominal yg di sms saya bisa ngambil SIM saya yg di tahan di polsek jd ga ada biaya tambahan lg? Terima kasih

    Balas
    • 15/10/2017 pada 2:41 PM
      Permalink

      Setahu saya tidak ada Mas. Bisa langsung ambil saja. Kalau ingin lebih cepat bayar hari itu juga dan balik lagi ke pos penjagaan tempat penilangan. Biasanya stnk atau sim yang ditahan bisa dimabil di sana sebelum dibawa ke polsek. Terima kasih. Semoga bisa membantu.

      Balas
  • 06/11/2017 pada 1:14 AM
    Permalink

    maap bro saya kena tilang di subang suruh bayar di tempat 250rb tp saya ngga puya duit cuman minta sidang terus polisi bilang saya harus bayar 600rb masalah nya pajak mati saya blm punya duit berap yg haru bayar yah padahal telat 2minggu belum bayar pajak sebenernya berap yang harus sy bayar

    Balas
    • 06/11/2017 pada 4:25 PM
      Permalink

      Duh maaf Mas Bro saya belum tahu informasinya. Mohon maaf.

      Balas
  • 08/11/2017 pada 7:53 PM
    Permalink

    Bos nanya nh. Kalau yg di sita/ditahan (sbg barang bukti pelanggaran) ituu berupa motor nya gmna, bisa lah hbis bayar dri BRI tu saya ambil lgsg ke polres kota nya. Tanpa ikut sidang nya lagi, bisa?

    Balas
    • 08/11/2017 pada 8:23 PM
      Permalink

      Kayanya bisa. kan sudah bayar dendanya lewat BRI. Tapi lebih baik coba dan tanya ke polisinya.

      Balas
    • 16/12/2017 pada 3:53 PM
      Permalink

      Saya mau nanya min, pembayarannya hanya bisa lewat atm BRI ya? Gak bisa lewat atm bank lain ya? Kalo saya punyanya atm BCA harus tetap membayar via atm BRI ya?
      Terimakasih.

      Balas
      • 16/12/2017 pada 6:34 PM
        Permalink

        saya pernah coba tapi susahnya minta ampun. Tapi nggak tahu sekarang mungkin sistemnya sudah diperbaiki

        Balas
  • 09/11/2017 pada 9:33 AM
    Permalink

    kalo nomer hp yg dicantumkan salah gimana cara ngurusnya lagi ya ?

    Balas
    • 09/11/2017 pada 4:27 PM
      Permalink

      Harusnya nomor hp yang dicantumkan jangan salah karean AV dari BRi dan jumlah denda dikrim lewat SMS ke nomor telepon yang dicantumkan.

      Balas
  • 09/11/2017 pada 10:51 AM
    Permalink

    Bro kalo kita langsung dateng kejakassan tanpa bayar ke atm gimana bisa ga ?

    Balas
    • 09/11/2017 pada 3:51 PM
      Permalink

      Mending usahakan bayar di ATM supaya nggak harus sidang di pengadilan.

      Balas
  • 10/11/2017 pada 1:47 PM
    Permalink

    saya ditilang, tapi tdk dapt sms nomor briva nya gimana ya. Apakah hanya ada 1 nomor briva se indonesia itu, tapi anehnya asaya mau bayar ke teller bri , teller bri nanya nomor briva nya mana? lho bukannya harusnya bri yang tahu ya no briva penampung dana tilang, kok malah nanya sama saya… gimana sih sebenarnya…sampai sekarang saya belum bayar

    Balas
    • 10/11/2017 pada 3:49 PM
      Permalink

      BRIVA atuh nomor virtual account dari BRI yang dikirim lewat SMS. Coba cek lagi SMS-nya siapa tahu BRIVA-nya terlewat.

      Balas
  • 13/11/2017 pada 3:10 PM
    Permalink

    gan mw nanya.. tgl 24 lalu saya kena tilang krna gk nyalain lampu motor d siang hari,, nah masalahny sy bru dpt sms briva sorenya namun sy ad acara hingga minggu.. klo sy trf ny senin kira2 stelah itu sy msti ambil sim sy yg ketahan dmn y? d pos pnjagaan tmpt sy kena tilang kmrin atau ke PN y? trs krna sy hnya punya kartu BCA apakah sy bsa trf dri atm BCA? trims

    Balas
    • 13/11/2017 pada 3:59 PM
      Permalink

      Coba aja ambil ke Mapolsek tempat tilangnya. Terima kasih

      Balas
    • 15/11/2017 pada 3:48 PM
      Permalink

      Saya kurang tahu soal itu Bang. Coba aja tanya aja ke Polsek di mana Abang ditilang. Terima kasih

      Balas
  • 14/11/2017 pada 3:07 PM
    Permalink

    Min ane kan kena tilang,, tp gk cantumin no hp ane,, apa bisa min dpt no brivany.. please blz min

    Balas
    • 14/11/2017 pada 4:24 PM
      Permalink

      Virual Account BRI dikirim lewat SMS ke nomor pelanggan. Sebaiknya tanya ke kantor polisi di mana Anda ditilang.

      Balas
  • 15/11/2017 pada 10:42 AM
    Permalink

    gan kalau udah lewat waktu bayarnya gimana ya tau ga?

    Balas
    • 15/11/2017 pada 3:45 PM
      Permalink

      Biasanya disarankan ikut sidang di pengadilan… Semoga membantu.

      Balas
    • 20/11/2017 pada 5:25 PM
      Permalink

      Mending tanya ke Mapolres tempat di mana ditilang.

      Balas
  • 12/12/2017 pada 2:52 PM
    Permalink

    gan mau tanya dong klo bayarnya via atm bank lain bisa gak ya?karena di smsnya ditulis atau transfer dari bank lain. trus nanti kalo transfer dari bank lain di surat tilang gak perlu di stempel2 ya?

    Balas
    • 12/12/2017 pada 7:48 PM
      Permalink

      Sya pernah coba tapi beberapa kali gagal. Nggak tahu sekarang mungkin sistemnya udah diperbaiki. Mudah-mudahan bisa. Terima kasih.

      Balas
  • 13/12/2017 pada 5:31 PM
    Permalink

    Mas permisi sy mau tny. Klo ikut d pngadilan apkah ttep byar denda plnggar?
    Mslah nya sya kena cuman plat nmor tdk SNI itu td kena 500rb.
    Tp d pman sya kmren cma byar 70rb
    Mhon infonya.trim

    Balas
    • 13/12/2017 pada 5:51 PM
      Permalink

      Saya belum pernah mengikkuti proses di pengadilan. Tapi yang saya tahu tetap harus bayar sesuai denda yangtercantum di surat tilang. Semoga pemjelasan ini membantu. Terima kasih

      Balas
  • 14/12/2017 pada 4:02 PM
    Permalink

    Saya pakai mobil proyek, kebetulan kir nya mati, dan sy kena denda e tilang 150rb, apakah lantas boleh menilang buku kir yg mati,

    Balas
  • 22/12/2017 pada 12:37 AM
    Permalink

    Mau nanya ne.. .. Sms yg dkirim dri briva apakah itu sesuai dg denda penilangan.. .
    Masa dsurh trnfer 500 rbu Pdhal pelanggaran ringan

    Tks

    Balas
    • 22/12/2017 pada 8:11 PM
      Permalink

      Oh iya, itu denda yang harus dibayar. Kalau soal angka dendanya saya nggak tahu kenapa Rp 500000

      Balas
  • 23/12/2017 pada 2:24 AM
    Permalink

    Min mau nanya saya kena tilang di sumatra briva nya sdh di krm via sms. Tapi saya coba via bca ngk bisa jadi sampai saat ini blm saya ambil sementara sidang tgl 22. Klu bgtu apakah saya ngambil di pengadilan apa di polres….

    Balas
  • 08/01/2018 pada 12:49 PM
    Permalink

    min kalaupun tidak membayar lewat transfer bagaimana bisa / tidak, ? langsung saja ke pengadilannya maksudnya

    Balas
    • 08/01/2018 pada 1:22 PM
      Permalink

      Bisa sekali. Tinggal datang ke pengadilan.

      Balas
        • 11/01/2018 pada 1:17 PM
          Permalink

          Saya kurang tahu. Tapi biasanya pukul 08.00 sudah buka.

          Balas
  • 08/01/2018 pada 10:04 PM
    Permalink

    mas mau nanya dong kalo telat bayar denda nya gimana

    Balas
    • 09/01/2018 pada 7:46 PM
      Permalink

      Harus ikut sidang di pengadilan.

      Balas
  • 19/01/2018 pada 7:24 PM
    Permalink

    Mas saya mau tnya, saya batu ditilang dan sudah dpat no pembayaran briva cumab saya tidak ada uang di BRI atau Atm, adanya uang cash dan saya kasih ke abag polisi yg tilang, diblg dia bisa dititip nanti dibayar ma mereka ,apakah bisa kegitu slip biru nya di klip di buku mereka beserta uangnya

    Balas
    • 20/01/2018 pada 3:16 PM
      Permalink

      Nabung aja dulu atau langsung datang ke teller di BRI untuk melakukan pembayaran.

      Balas
  • 22/01/2018 pada 2:19 PM
    Permalink

    Min. saya dikasi surat tilang berwarna biru !! Kalo semisalnya saya ikut sidang bisa ga ya?? sebenarnya kalo mau ikut sidang kita harus punya surat warna merah kan

    Thx

    Balas
    • 22/01/2018 pada 4:12 PM
      Permalink

      Saya belum pernah ikut sidang. Tapi coba ajah ke polsek tempat wilayah ditilang, di sana bisa mimta formulir merahnya. Semoga bisa membantu.

      Balas
  • 22/01/2018 pada 7:26 PM
    Permalink

    Saya di tilang dpt warna biru tpi gg di pinta no telpon/hp sama polisinya, gmn nih min

    Balas
    • 22/01/2018 pada 7:28 PM
      Permalink

      Coba aja ke Polsek di wilayah Agan ditilang. Tanya kenapa? Harusnya yang ditilang mendapatikan SMS yang isinya berupa virtual account BRI.

      Balas
  • 22/01/2018 pada 10:13 PM
    Permalink

    min mau nanya, kan saya dapet sms tuh disuruh bayar h-4 sebelum sidang. nah tapi hari ini pas bgt udah h-4, kirakira masih bisa gak yaa?

    Balas
    • 23/01/2018 pada 3:57 PM
      Permalink

      Coba ajah. Kalau nggak ya ikutan sidang ajah.

      Balas
      • 23/01/2018 pada 7:37 PM
        Permalink

        saya pas ke atm bri gak ada tulisan bayar briva min

        Balas
        • 11/02/2018 pada 12:52 AM
          Permalink

          TATA CARA PEMBAYARAN TILANG ONLINE

          MELALUI BRI

          TELLER BRI

          a. Ambil nomor antrian transaksi teller dan isi slip setoran

          b. Isikan 15 angka Nomor Pembayaran Tilang pada kolom “Nomor Rekening” dan Nominal titipan denda tilang pada slip setoran

          c. Serahkan slip setoran kepada Teller BRI

          d. Teller BRI akan melakukan validasi transaksi

          e. Simpan Slip Setoran hasil validasi sebagai bukti pembayaran yang sah

          f. Slip setoran diserahkan ke penindak untuk ditukarkan dengan barang bukti yang disita

          ATM BRI

          a. Masukkan Kartu Debit BRI dan PIN Anda

          b. Pilih menu Transaksi Lain > Pembayaran > Lainnya > BRIVA

          c. Masukkan 15 angka Nomor Pembayaran Tilang

          d. Di halaman konfirmasi, pastikan detil pembayaran sudah sesuai seperti Nomor BRIVA, Nama Pelanggar dan Jumlah Pembayaran

          e. Ikuti instruksi untuk menyelesaikan transaksi

          f. Copy struk ATM sebagai bukti pembayaran yang sah dan disimpan

          g. Struk ATM asli diserahkan ke penindak untuk ditukarkan dengan barang bukti yang disita

          Mobile Banking BRI

          a. Login aplikasi BRI Mobile

          b. Pilih Menu Mobile Banking BRI > Pembayaran > BRIVA

          c. Masukkan 15 angka Nomor Pembayaran Tilang

          d. Masukkan nominal pembayaran sesuai jumlah denda yang harus dibayarkan. Transaksi akan ditolak jika pembayaran tidak sesuai dengan jumlah denda titipan

          e. Masukkan PIN

          f. Simpan notifikasi SMS sebagai bukti pembayaran

          g. Tunjukkan notifikasi SMS ke penindak untuk ditukarkan dengan barang bukti yang disita

          Internet Banking BRI

          a. Login pada alamat Internet Banking BRI (https://ib.bri.co.id/ib-bri/Login.html)

          b. Pilih menu Pembayaran Tagihan > Pembayaran > BRIVA

          c. Pada kolom kode bayar, Masukkan 15 angka Nomor Pembayaran Tilang

          d. Di halaman konfirmasi, pastikan detil pembayaran sudah sesuai seperti Nomor BRIVA, Nama Pelanggar dan Jumlah Pembayaran

          e. Masukkan password dan mToken

          f. Cetak/simpan struk pembayaran BRIVA sebagai bukti pembayaran

          g. Tunjukkan bukti pembayaran ke penindak untuk ditukarkan dengan barang bukti yang disita

          EDC BRI

          a. Pilih menu Mini ATM > Pembayaran > BRIVA

          b. Swipe kartu Debit BRI Anda

          c. Masukkan 15 angka Nomor Pembayaran Tilang

          d. Masukkan PIN

          e. Di halaman konfirmasi, pastikan detil pembayaran sudah sesuai seperti Nomor BRIVA, Nama Pelanggar dan Jumlah Pembayaran

          f. Copy dan Simpan struk transaksi sebagai bukti pembayaran

          g. Tunjukkan bukti pembayaran ke penindak untuk ditukarkan dengan barang bukti yang disita

          MELALUI TRANSFER ATM DARI BANK LAIN

          Masukkan kartu Debit dan PIN Anda

          Pilih menu Transaksi Lainnya > Transfer > Ke Rek Bank Lain

          Masukkan kode bank BRI (002) kemudian diikuti dengan 15 angka Nomor Pembayaran Tilang

          Masukkan nominal pembayaran sesuai jumlah denda yang harus dibayarkan. Transaksi akan ditolak jika pembayaran tidak sesuai dengan jumlah denda titipan

          Ikuti instruksi untuk menyelesaikan transaksi

          Simpan struk transaksi sebagai bukti pembayaran

          Balas
          • 11/02/2018 pada 4:35 AM
            Permalink

            Keren Kang. Terima kasih infonya.

  • 12/03/2018 pada 4:26 PM
    Permalink

    Kalau sms dari e tilang nya kehapus gimana ya kak ??

    Balas
    • 12/03/2018 pada 5:12 PM
      Permalink

      Sebaiknya datang ke polsek di lokasi tempat ditilang. Di sana akan mendapatkan penjelasan. Kecuali sudah tahu BRIVA-nya langsung saja datang ke ATM atau ke bank.

      Balas
  • 22/03/2018 pada 4:27 PM
    Permalink

    Jika saya di tilang nya hari senin terus baru di bayar lewat bank hari jumat sekarang stnk saya bisa langsung di ambil atau nunggu tanggal sidang baru bisa di ambil mohon info nya

    Balas
    • 22/03/2018 pada 8:27 PM
      Permalink

      Coba saja datak ke mapolsek di tempat di mana ditilang.

      Balas
  • 14/04/2018 pada 4:12 PM
    Permalink

    Saya kena tilang 300rb sdh mengambil stnk yang ditilang, kemudian pengadilan memutuskan denda 100rb. Apa saya berhak mengambil sisa uang saya tsb? Sedangkan pengadilan skrng digantikan oleh pihak lain, atau pihak tsb yang ambil uang sisa tilang kita, kebanyakan orang gak mengetahui hal ini. Tolong penjelasannya

    Balas
    • 15/04/2018 pada 3:12 PM
      Permalink

      Waduh saya tidak tahu kalau soal itu, mending tanyakan ke yang berwenang. Terima kasih.

      Balas
  • 25/04/2018 pada 11:37 AM
    Permalink

    Saya jga kena tilang di daerah cibinong bogor kemarin tanggal 9 april dan ikut sidang tnggl 4 mei… Saya ga punya atm apapun, apa bisa pembayaran di lakukan pas waktu sidang dengan nominal yg sudah tertera di sms E tilang BRIVA?… Mohon jawaban nya bagi yang tahu… Trimkasih…

    Balas
    • 25/04/2018 pada 3:34 PM
      Permalink

      Medingan langsung bayar ke BRI lewat teller. Nggak perlu punya ATM. Kan ada virtual account yang dikirim lewat SMS. Lewat sidang juga bisa, soal denda tergantung hakim yang menentukan. Kalau kurang silakan bila ada yang menambahkan.

      Balas
  • 29/04/2018 pada 10:56 PM
    Permalink

    min mau nanya .kemarin saya kena tilang dibojonegoro entah oprasi patuh atau apa karena tidak punya sim ,saya dapat slip tilang biru .dan sidang tgl 3mei .habis kena tilang ,sekitar 3jam kemudian saya dapat sms untuk transer lewat BRI 3hari sebelum sidang .bisakah saya transfer besok lalu menukarkan dengan stnk saya di polres? ataukah habis transfer lalu mengikuti sidang pada tgl 3mei itu ?maklum min saya masih pelajar .

    Balas
    • 29/04/2018 pada 11:16 PM
      Permalink

      Kalau udah transfer STNK-nya bisa langsung diambil di Polres tapi itu juga kalau STNK-nya belum dioper ke pengadilan.

      Balas
  • 07/05/2018 pada 10:41 PM
    Permalink

    Mau nanya agan2 yang lebih tau , tadi siang saya kena tilang, karena sim mati, dan sore saya dapat sms e tilang dan suruh bayar denda maksimal, 1 juta rupiah, saya bingung kok banyak banget, mau transfer gak ada duit, apa nunggu sidang aja ya ?

    Balas
  • 30/05/2018 pada 10:52 PM
    Permalink

    kang mau nanya kalo tiba tiba dpt sms dr E-TILANG “No.Pembayaran Tilang (BRIVA) Anda 229550015642568. Lakukan pembayaran Rp.500.000 di BRI atau transfer melalui ATM Bank lain sblm H-4 dari tgl sidang 08-06-2018.” itu kenapa ya? pdhl saya ga pernah di tilang.

    Balas
    • 31/05/2018 pada 2:46 PM
      Permalink

      Salah kirim dari polisi atau BRI-nya mungkin.

      Balas
  • 14/09/2018 pada 7:25 AM
    Permalink

    Kang punten, saya kan kemarin kena tilang tapi belum dapet sms sampai sekarang. Saya harus gimana ya?

    Balas
  • 14/09/2018 pada 7:28 AM
    Permalink

    Kang punten, kemarin kan saya ke tilang tapi ga dapet sms sampai sekarang, saya harus gimana ya?

    Balas
    • 14/09/2018 pada 3:19 PM
      Permalink

      Coba tanyain ke polsek di mana tempat kendaraan ditilang. Mungkin belum nyampe.

      Balas
  • 14/09/2018 pada 7:34 AM
    Permalink

    Kang punten, kan kemarin saya kena tilang tapi ga dapet sms sampai sekarang, saya harus gimana ya?

    Balas
  • 18/09/2018 pada 1:08 PM
    Permalink

    Pada sms. . Disuruh bayar h-4 tapi kalau kita bayarbya. H- 3 bisa ngga ya ?

    Balas
    • 18/09/2018 pada 3:03 PM
      Permalink

      Kayanya mah bisa, kan h4 mah batas maksimal pembayaran.

      Balas
  • 31/10/2018 pada 3:15 AM
    Permalink

    Mas mau nanya. Kemarin tanggal 29 oktober 2018 aku di tilang, saya minta slip warna biru dan saya transfer ke briva dan keluar struknya tapi bukan namaku, Terus saya konfirmasi dengan penyidik, dibilangin ke BRI aja untuk tarik uang kamu kembali. Setelah esok harinya tepat 30 oktober, aku complain di BRI. Kok dari pihak BRI bilang enggak bisa, katanya sistem briva lime time sekali kirim langsung teregistrasi namanya. Mohon diberikan solusinya. Terima kasih

    Balas
    • 31/10/2018 pada 2:07 PM
      Permalink

      Mohon maaf, saya tidak bisa ngasih solusi. Atau bisa juga di stnk-nya bukan nama mas. belum balik nama mungkin.

      Balas
  • 12/11/2018 pada 10:48 PM
    Permalink

    Kalau udah transfer denda tilang melalui bank,apakah kita di panggil ke pengadilan lagi?

    Balas
    • 12/11/2018 pada 11:07 PM
      Permalink

      Kalau udah bayar tinggal ambil STNK atau SIM yang ditahan oleh polisi yang menilang. Tidak perlu sidang lagi.

      Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.