Dunia Lain, Wahana Menyeramkan di Trans Studio Bandung

WAHANA yang menyeramkan di Trans Studio Bandung adalah Dunia Lain. Berada di zona Magic Corener, wahana ini mengadaptasi acara televisi yang pernah sukses yakni Dunia Lain. Acara yang tayang di Trans TV ini sempat menjadi favorit karena menayangkan misteri hantu dan makhkluk lainnya.

Wahana Dunia Lain pun konsepnya seperti itu. Di sini pengunjung di bawa ke “alam” dimensi lain yang penuh dengan makhluk menyeramkan, seperti kuntilanak, tuyul, pocong, dedemit, dan lain sebagainya.

Keseraman di Wahana Dunia Lain mulai terasa di pintu masuk. Seorang laki-laki yang berjubah bertutup kepala mempersilakan pengunjung untuk masuk tanpa ekspresi dan tanpa berbicara sepatah kata pun. Hanya tangannya yang memberikan tanda kepada pengunjung untuk segera memasuki wahana tersebut.

Dunia Lain
Zona Magic Corner di Trans Studio Bandung, tempat wahana Dunia Lain berada. | Foto serbabandung.com

Tak jarang pengunjung Trans Studio Bandung yang hendak mencoba menguji nyalinya di tengah keseraman bermacam-macam hantu itu balik lagi. Mereka membatalkan niatnya karena merasa takut untuk masuk ke wahana tersebut.

Di pintu masuk, seorang pria berpakaian sama menyambut pengunjung. Petugas ini mempersilakan pengunjung untuk berfoto dulu. Sebelum memasuki sesi menyeramkan petugas itu memfoto pengunjung di sebuah studio kecil.

Selanjutnya petugas lainnya, kali ini seorang perempuan berpakaian sama mempersilakan pengunjung untuk menaiki kereta yang muat untuk empat orang. Petugas itu wanti-wanti untuk tidak memotret menggunakan lampu kilat di dalam sana. Kereta pun meluncur. Suara menyeramkan mulai terdengar bersahutan. Ringkik kuntilanak menyambut kereta pengunjung di wahana menyeramkan itu.

Remang-remang di Wahana Dunia Lain

Lebih masuk ke dalam suasa remang-remang yang di samping kiri kanan terdapat makhluk-makhluk lain bergerak menggoda para pengunjung. Suara menyeramkan yang bersahutan semakin menyeramkan tempat tersebut. Apalagi ketika ada sebuah benda berkelebat di samping.

Kereta terus meluncur pelan. Suasana menyeramkan semakin terasa ketika berada di tengah-tengah wahana ini. Sebuah ambulans yang dekat dengan rel kereta tiba-tiba pintu belakangnya terbuka dan sesosok mayat berbalut perban putih berdarah meluncur keluar dari pintu.

Suasana menyeramkan terus berlangsung. Dan perasaan plong pun terasa setelah kereta sampai di tujuan akhir. Pengunjung dipersilakan turun dan melihat foto hasil jepretan di awal di sebuah booth yang telah disediakan. Foto tersebut bisa dibeli yang harganya Rp 40.000 per lembarnya. *

Bagikan kalau Anda menyukai informasi ini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.