Warteg yang Enak, Bersih, dan Murah di Bandung?

WARUNG Tegal (warteg) bertebaran di Kota Bandung. Hampir di tiap sudut, terutama dekat dengan tepat keramaian warung ini siap melayani pelanggannya. Warung ini biasanya berdiri di tepi jalan yang ramai dilewati kendaraan. Warteg juga banyak yang buka di dekat kampus dan tempat kos.

Beberapa warteg yang paling banyak dikunjungi di Kota Bandung di antaranya Warteg Stasiun yang dekat Stasiun Kereta Api Bandung. Kemudian ada Warteg Sawios di Jalan Aceh. Lokasinya tak jauh dari Masjid Al Ukhuwah. Di Jalan Cihapit ada  Warteg Cihapit, dan masih banyak warteg lainnya yang menjadi incaran para pemburu warung ini.

warteg
Warung Tegal di Bandung. | Foto serbabandung.com #serbabandung

Warung Tegal ini penampilannya sangat khas. Kalau tidak ada spanduk di depan warung itu dipasang triplek besar yang bertuliskan besar Warung Tegal beserta namanya, seperti Warung Tegal Sederhana. Di bagian dalamnya terdapat etalase kaca untuk menyimpan lauk. Masing-masing lauk di simpan di tempat khusus yang terbuat dari plastik berwarna.

Warung ini menjual lauk pauk cukup lengkap, ada ikan, ayam,  daging sapi, kerupuk, sambal, jengkol, udang, dan masih banyak yang lainnya. Bagi yang suka sayur  ada  sayur daun singkong dan  sup. Berbagai hidangan telur  pun tersedia di sini, seperti telur dadar, telur ceplok,  semur telur, atau telur asin.

Beberapa warung tegal ada yang khusus menyiapkan  menu khas dari Tegal seperti  satai tegal, gulai dan minuman  teh poci kha tegal. Di sebagian Warung Tegal ada juga yang melayani pembeli mi instan. Adapun minumannya selain minuman ringan di sini juga tersedia teh dan kopi.

Harganya sangat terjangkau karena warung menyasar segmen menengah ke bawah. Sebagai contoh seporsi nasi plus telor dan dua tahu goreng harganya Rp 10.000. Biasanya yang sering makan di sini adalah orang yang tinggal di tempat kos, dan yang memang sudah berlangganan makan di sini. Waktu padat di warung ini saat makan siang.

Dari mana asal usulnya Warung Tegal? Pengusaha warung ini benar-bemar datang dari Tegal Jawa Tengah. Terutama warga Sidapurna dan Sidakaton,  Kecamatan Dukuhturi, Tegal. Mereka datang ke kota-kota besar seperti Bandung khusus untuk membuka warung makan.

Mereka datang dalam sebuah kelompok. Dalam setiap kelompok, biasanya antarkeluarga, masing-masing mendapatkan giliran untuk menjalankan bisnis ini 3-4 bulan sekali. Adapun yang tidak mendapatkan giliran, mereka bertani di daerah asalnya.

Mereka berkelompok dalam satu ikatan yang kuat. Untuk melancarkan usahanya mereka membentuk koperasi yang bernama Koperasi Warung Tegal (Kowarteg). Itu juga mereka lalukan dalam ikatan saudara untuk menjaga bisnis yang memberikan penghidupan buat keluarganya. *

Warteg di Bandung

  • Stasiun di dekat Stasiun Kota Bandung
  • Sawios di Jalan Aceh tak jauh dari Masjid Al Ukhuwah.
  • Cihapit di Jalan Cihapit
  • Sederhana di Jalan Terusan Buahbatu

* Warteg yang enak di Bandung pasti masih banyak. Jika berkenan tambahkan warteg favorit Anda di kotak komentar di bawah ini.

Bahan tulisan: https://id.wikipedia.org/wiki/Warung_Tegal

Bagikan kalau Anda menyukai informasi ini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.