Sepeda Bekas dan Baru Dijual Berderet di Jalan Malabar

DI Bandung juga ada beberapa kawasan yang terdapat penjual sepeda bekas. Yang sering disebut-sebut adalah kawasan Malabar, Cikapundung, dan di Jalan Veteran. Di sepanjang jalan kawasan itu memang sering terlihat jejeran sepeda di trotoar, atau di toko.

Para pedagang mulai terlihat dari pertigaan Jalan Malabar dan Jalan Samoja. Di sana kendaraan beroda dua tanpa  mesin yang akan dijual dipajang. Jenisnya bermacam-macam ada yang mini, untuk ke gunung, dan ada juga untuk balapan.

sentra sepeda malabar
Sentra sepeda bekas di Jalan Malabar Bandung, | Foto serbabandung.com #serbabandung

Tidak ada lapak khusus di sepanjang jalan itu. Kendaraan beroda dua tanpa  mesin itu berjejer menyatu dengan tukang sol sepatu, tukang cukur, dan pedagang makanan. Tinggal berhenti saja di pinggir jalan jika menginginkan  yang dipajang. Namun parkirnya harus hati-hati karena Jalan Malabar tidak terlalu lebar. Lagi pula arus lalu lintas di jalan ini pada waktu-waktu tertentu selalu macet.

Soal harga, penjual di sana tak membandrolnya secara khusus. Mereka akan menjawab soal harga kalau ada yang bertanya. Harganya pun bisa ditawar. Tinggal kemahiran pembeli jika menginginkan harga yang lebih murah. Kendaraan beroda dua tanpa  mesin bekas itu dimodifikasi sehingga seperti baru kembali.

Merek-merek yang dijual di sana sangat beragam. Ada Wimcycle, United, Polygon, BMX atau merek yang lainnya. Kalau kebetulan di sini juga ada yang menjual sepeda onthel untuk para peminat koleksi sepeda jaman dulu.

Penjual Sepeda di Malabar Sudah Ada Sejak 1948

Kontan menulis sentra sepeda bekas ini sudah ada sejak 1948. Saat itu, jumlah pedagang tidak sebanyak sekarang hanya dua orang sampai tiga orang. Pada 1948-an di Bandung sepeda merupakan kendaraan paling populer. Motor saat itu menjadi barang mewah dan mahal.

Untuk ke Jalan Malabar dari Jalan Ahmad Yani agak sulit karena harus berputar dulu ke Jalan Kembang Sepatu, ke Jalan Terate kemudian belok kanan di Jalan Samoja. Sebaiknya yang membawa kendaraan parkirnya di Jalan Ahmad Yani. Dari sana tinggal berjalan kaki karena jarak penjual sepeda dengan jalan itu tidak terlalu jauh.

Kalau dari arah Jalan Palasari atau Jalan Talagabodas ke Malabar relatif mudah karena tinggal lurus saja melewati simpang empat Jalan Gatot Subroto dan Jalan Malabar. Sekali lagi di Jalan Malabar sangat sulit untuk mencari lahan parkir karena di Jalan Malabar masih banyak berjejer rumah warga. Kendaraan beroda dua tanpa  mesin yang dijual di sana berjejer di trotoar depan rumah-rumah tersebut. *

Bagikan kalau Anda menyukai informasi ini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.