Bandros, Makanan Tradisional Rasa Modern

KALAU kue yang ini rasanya sudah pasti enak. Makanan tradisional yang kerap dijual berkeliling ini rasanya gurih dan mengenyangkan. Pedagang menjajakannya biasanya dengan dipanggul, atau menggunakan roda dorong. Harganya tidak terlalu mahal. Sekitar Rp 1.000-Rp 5.000. Namanya sudah sangat familiar, yakni bandros. Tapi kalau yang ini  bukan bandros bus pariwisata milik Kota Bandung.  Menyantapnya supaya lebih nikmat biasanya dimakan dalam keadaan hangat. Kemudian dicocolkan ke gula pasir, atau bisa juga ke saus pedas. Kue ini menjadi teman menyeruput teh manis atau kopi.

Bandros 2 Rasa Jalan Buahbatu Bandung. | Foto serbabandung.com #serbabandung
Bandros 2 Rasa Jalan Buahbatu Bandung. | Foto serbabandung.com #serbabandung

Penganan ini terbuat dari  tepung beras, santan, daun pandan, garam, kelapa parut kasar, telur yang dikocok, dan air. Sebagian tepung beras, santan, daun pandan dan garam direbus bersama-sama sambil diaduk hingga mengental.

Adonan yang sudah mengental  dicampurkan dengan sebagian tepung beras sisa dan kelapa parut yang sudah diaduk sebelumnya. Sambil diaduk,  dapat memasukkan telur yang sudah dikocok dan air sedikit-sedikit sambil terus diaduk secara rata.

Setelah adonan jadi masukkan adonan ke dalam cetakan yang sudah dipanaskan. Cetakannya  serupa dengan cetakan kue pukis. Sebagai variasi bisa ditambahkan seperti cokelat, keju dan lain-lain  di atasnya.  Adonannya ditutup dan dibiarkan hingga matang.

Di Cisangkuy, Kota Bandung, ada penjual kue ini yang dikenal dengan bandros gaul. Di sini menyediakan beberapa macam inovasi misalnya rasa keju, cokelat dan  susu.

Pedagang kue ini lainnya ada  di seberang gedung Telkom Japati, Bandung, yang buka mulai pukul 18.00 hingga 24.00. Namanya  Hebab. Di sini ditawarkan beragam bandros. Ada yang manis, yang terdiri dari rasa original, cokelat, pisang susu, keju susu, keju cokelat, keju pisang, cokpis, hingga cokpis keju. Untuk  yang  asin  terdiri dari rasa original, oncom, telur, korner, sosis, ayam, keju, dan beragam kombinasinya yang mencapai lebih dari 20 jenis.

Di kawasan Lengkong Kecil ada  Dynos Bandros. Di sini dijual bandros green tea, keju, dan biskuit. Sedangkan untuk yang  asin, ada bahan seperti telur, sosis, baso dan sebagainya.  Kedai ini buka setiap hari Senin hingga Sabtu mulai pukul 19.00 hingga pukul 00.00 WIB.

SUMBER Tulisan: http://id.m.wikipedia.org/wiki/Bandros

Bagikan kalau Anda menyukai informasi ini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.