Categories
Kuliner

Peuyeum Bandung yang Kamashur ke Mana-mana

PEUYEUM atau tapai dalam Bahasa Indonesia adalah makanan khas orang Sunda. Orang sering mengait-ngaitkannya dengan Kota Bandung. Penganan ini kemudian sering disebut peuyeum  Bandung hingga muncul sebuah lagu khusus mengenai peuyeum. Judulnya adalah Peuyeum Bandung.

Di bawah ini adalah penggalan lirik lagu tersebut:

Peuyeum Bandung kamashur
Pangaosna teu luhur
Ku sadaya kagaleuh
Sepuh jeung murangkalih

Peuyeum Bandung. | Foto serbabandung.com #serbabandung
Peuyeum Bandung. | Foto serbabandung.com #serbabandung

(Peuyeum Bandung terkenal
Harganya tidak mahal
Oleh semua orang terbeli
Orang tua dan anak-anak)

Peuyeum  yang sudah dikenal ada dua macam, yakni peyeum yang terbuat dari singkog  dan peuyeum yang terbuat dari beras ketan. Peuyeum yang biasa dikenal di Bandung adalah peuyeum yang terbuat dari singkong.  Adapun yang terbuat dari ketan banyak yang menjualnya di daerah Kuningan.

Peuyeum di Bandung biasa dijual di tempat oleh-oleh seperti dekat terminal Leuwipanjang,  dan Cicaheum. Penjual oleh-oleh juga ada di Pasar Baru, Pasar Kosambi, di Jalan Kebun Kawung dan stasiun kereta api. Peuyeum juga sampai sekarang masih ada penjual yang dipikul, berkeliling ke perumahan-perumahan.  Tapi itu sudah jarang dan hanya terlihat di pinggiran kota.

Peuyeum biasanya dijajakan bergelantungan di bagian depan kedai atau warung oleh-oleh. Peuyeum biasanya dijual perikat atau per kilo. Harganya berkisar Rp 10.000 hingga Rp 15.000. Tetapi biasanya bisa ditawar. Tinggal pandai-pandainya pembeli menawar harga peuyeum tersebut.

Peuyeum bisa dibuat sendiri di rumah. Namun rasanya belum tentu selezat peuyeum yang dibeli. Peuyeum-peuyeum yang dijual ada yang  didatangkan dari Dusun Babakan,  Dusun Panyandaan, Dusun Mandala, dan Dusun Cipaheut, di Desa Cimenyan, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung.

Peueyum adalah singkong yang telah dikupas kemudian dibaluri ragi tapai (Saccharomyces cerevisiae). Tapai sebelum diragi dikukus atau rebus. Setelah itu disimpan kurang lebih 2 hingga 3 hari dalam tempat yang hangat. Untuk menjaga kehangatan peuyeum yang sudah jadi dibungkus menggunakan daun pisang.

Manfaat.co.id menyebut ada 10 manfaat untuk kesehatan kalau mengonsumsi tapai singkong, yakni untuk menghangatkan badan, membantu tubuh lebih berenergi, bisa meningkatkan manfaat seksual, untuk obat jerawat, untuk diet,  sumber probiotik, meningkatkan sistem syaraf dan otot, meningkatkan fungsi pencernaan, mencegah anemia, dan bisa mengatasi penyakit darah tinggi.

Namun dalam tulisannya manfaat.co.id tidak menyebutkan apakah manfaat tersebut sudah diuji klinis atau belum. *

Ini Tempat-tempat Penjual Peuyeum Bandung

  • Dekat terminal Leuwipanjang
  • Cicaheum
  • Pasar Baru,
  • Di Pasar Kosambi
  • Jalan Kebun Kawung
  • Di Stasiun kereta api
Categories
Kuliner

Colenak Murdi Putra, Dicocol Enak Kakoncara Sabuana

COLENAK adalah makanan khas Bandung. Makanan ini terbuat dari peuyeum singkong (tapai) yang dibakar yang di atasnya diberi gula dan serutan kelapa. Cara makannya mencoelkan tapai bakar pada gula tersebut.  Colenak sendiri merupakan singkatan dari cara memakan penganan tersebut, yakni dicoel-coel enak.

Penganan ini  diperkenalkan Aki Murdi pada 1930.  Awalnya Murdi membuka kedai di Jalan Ahmad Yani,  Cicadas, Bandung. Toko yang tadinya hanya sebuah gerobak dorong itu dikelola istrinya, Hj Supiah.

Aki Murdi telah mewariskan kuliner ini pada tiga generasi keturunannya. Berkat anak cucunya rasa peganan ini semakin berkembang dengan  memiliki variasi yaitu  rasa durian dan nangka. Tapi tentu saja mereka masih menjual colenak rasa originalnya.

Colenak Murdi Putra Jalan Ahmad Yani (Cicadas) | Foto serbabandung.com #serbabandung
Colenak Murdi Putra Jalan Ahmad Yani (Cicadas) | Foto serbabandung.com #serbabandung

Kini penganan buatan Aki Murdi  banyak dijual di supermarket.

Dalam teknik memasaknya kandungan gula dalam tapai yang membuat tapai tersebut mudah gosong. Namun justru bagian ini yang paling disuka. Bagian ini oleh beberapa orang dianggap merupakan bagian yang terenak.

Saking populernya colenak, maestro tembang Sunda Nano S menceritakan bagaimana lezatnya makanan ringan berbahan baku singkong itu dalam tembangnyaa.

Lagu tentang peganan ini  dilantunkan dalam  kawih degung Sunda hingga menjadi nyanyian anak-anak bermain, “Colenak beuleum peuyeum digulaan”.

Colenak, dicocol enak
Kakoncara sabuana
Kaolahan urang Sunda
Warisan kolot baheula

Penganan buatan  Murdi juga menjadi salah satu makanan yang disajikan kepada tamu Konferensi Asia Afrika pada 1955.

Penganan buatan  Murdi enak dinikmati kapan saja terutama disantap dengan menyeruput segelas teh pahit hangat dan cemilan kerupuk. *

Alamat Colenak Murdi Putra

Jl. Jendral Ahmad Yani No.733
Bandung – 40125
Tlp. 022 – 7275037
Fax. 022 – 7106014
Buka setiap hari mulai pukul 07.00-18.00 WIB