Perajin Gamelan Sulit Pasarkan Karyanya

SURYOTO, perajin gamelan,  mengaku kesulitan untuk menjual karyanya ke pasaran. Saat ini  katanya untuk menjual  gamelan satu set per bulan sudah bagus. Menurut Suryoto mulai bulan Februari  ini pesanan terus berkurang.

Bengkel gamelan Suryoto di Kampung Babakan Muslimin RT 03/06,  Kelurahan Mekarwangi,  Kota Bandung, tak begitu penuh oleh barang. Pekerjaan pun hanya dilakuan sendiri olehnya. Suryoto mengaku biasanya kalau pekerjaan lagi banyak memperkerjakan pegawai lain.

Pegawai yang didatangkan Suryoto biasanya berasal dari Jawa Tengah. Dia memang membutuhkan orang yang bisa mengukir. Jumlahnya bisa lima sampai enam orang, katanya, jika pesanan sedang banyak. “Kalau lagi ramai bisa 3 set per bulan,” katanya.

Bengkel perajin gamelan di ampung Babakan Muslimin RT 03/06, Kelurahan Mekarwangi, Kota Bandung | Foto serbabandung.com
Bengkel perajin gamelan di ampung Babakan Muslimin RT 03/06, Kelurahan Mekarwangi, Kota Bandung | Foto serbabandung.com

Suryoto mengaku selain memiliki bengkel di rumahnya juga sebuah gudang di kawasan Banjaran. Gudang tersebut untuk menyimpan kayu, kulit, dan bahan lainnya. Menurut Suryoto kayu yang baru dibeli jumlahnya bisa banyak tergantung pesanan. “Kayu itu kami simpan di gudang,” katanya Kamis (7/5/2015) siang.

Mengenai bahan, Suryoto tidak merinci secara jelas. Namun, katanya, tergantung barang itu adanya di mana. Jadi menurutnya tidak menentu dari mana bahan dasar gamelan teesebut didapatkan. “Kulit dari mana, kayu dari mana, tergantung bagus tidaknya bahan tersebut. Jadi ngga tentu,” katanya.

Perajin Gamelan Berharap Pasara Gamelan Tidak Terus Lesu

Suryoto berharap lesunya pasaran gamelan tidak terus berlanjut.  Dia mengaku membuat gamelan tidak semata karena uang, tapi juga ada keinginan dalam dirinya untuk melestarikan alat musik tradisional ini.

Untuk memesan karya Suryoto konsumen bisa langsung datang ke Kampung Babakan Muslimin RT 03/06,  Kelurahan Mekarwangi,  Kota Bandung.  Bisa juga melalui telepon ke nomor 0818614064. “Silakan  kalau mau pesan datang saja,” kata Suryoto.

Perajin gamelan juga ada di Bale Budaya,  Jalan Kopo,  Lingkar Selatan, samping Kantor Polisi Bojongloa Kidul. Peminat  bisa menghubungi lewat email  bale.budaya@yahoo.com atau ke nomor telepon 085222256606/(022)92313227.

Perajin lainnya adalah Mitra Budaya Bandung di Jalan Tegallega seberang PT. Inti samping gedung Pemuda Pancasila. Peminat bisa menghubungi nomor 08562126020. *

Gamelan Sunda ada yang Dibuat di Kawasan Moh Toha

MENCARI pembuat gamelan sunda (degung) di Kota Bandung? Banyak sih sebetulnya di Jalan Soekarno Hatta sebelum Jalan Terusan Kiaracondong berjejer penjual alat musik tradisonal ini. Di pertigaan Tol Mohamad Toha juga ada gerai penjual gamelan.

Pembuat gamelan sunda yang juga pemasok di kota ini satu di antaranya ada di Kampung Babakan Muslimin RT 03/06,  Kelurahan Mekarwangi,  Kota Bandung. Lokasinya agak susah dicari, dari Jalan Moh Toha dari arah Dayeuhkolot, tak jauh dari jalan tol belok kiri masuk ke Kompleks Perumahan Mekarwangi.

Dari pintu gerbang perumahan itu  belok ke pemakaman yang jaraknya kira-kira 100 meteran. Kemudian belok kanan. Di sana tinggal bertanya di mana pembuat gamelan berada. Perajin ini tak jauh dari Taman Pemakaman Umum  Legok Ciseureuh, Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Regol,  Kota Bandung.

image
Suryoto di bengkel gamelannya di Kampung Babakan Muslimin RT 03/06, Kelurahan Mekarwangi, Kota Bandung | Foto serbabandung.com

Kamis (7/5/2015) siang itu terlihat seorang bapak sedang mempelitur sebuah saron  yang akan dijual ke pasaran. Bapak itu bernama Suryoto (58). Dia bersama anaknya pemilik bengkel gamelan tersebut. Di rumah yang sekaligus menjadi bengkel tersebut terdapat satu set kendang, dan beberapa saron yang belum dipelitur. Juga ada panyangga goong yang tersender ke dinding.

Suryoto mengaku pesanan selalu ada saja setiap bulannya. Apalagi kalau musim pengadaan untuk sekolah-sekolah dari pemerintah. “Sering sih mengerjakan untuk pengadaan di sekolah, atau bantuan untuk kelurahan-kelurahan,” kata Suryoto di bengkelnya, Kamis (7/5/2015).

Harga Gamelan Bervariasi

Bahkan katanya Angklung Mang Udjo di Jalan Padasuka secara rutin memesan kendang kepadanya. Tidak hanya saai set, tapi bisa mencapai 10 set. Satu set kendang terdiri dari dua kendang kecil dan satu kendang besar. “Iya Saung Angklung Udjo pesan kendangnya ke sini. Mereka mesannya rutin,” kata Suryoto.

Kendang yang dibikin Suryoto terdiri dari dua jenis bahan kayu. Yang pertama adalah kendang yang terbuat dari kayu nangka yang harganya Rp. 1,7 juta per set. Sedangkan  yang terbuat dari kayu buah harganya Rp  1,2 juta. Suryoto menyarankan jika tertarik, belilah kendang yang terbuat dati kayu nangka. “Suaranya lebih panjang,” katanya.

Untuk gamelan, Suryoto memasang harga bervariasi. Untuk  gamelan temprak harganya Rp 6,5 juta. Sedangkan yang bokor dan salendro Rp 13 juta. “Silakan saja mau pesan yang mana. Kami akan melayani pelanggan,” kata Suryoto. *