Pencemaran Sungai Citarum, Sampah Rumah Tangga Juga Ikut Andil

Sungai Citarum adalah sungai terpanjang di Jawa Barat. Citarum mengaliri 12 wilayah termasuk Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat. Sayang pencemaran Sungai Citarum yang biasa menyuplai kebutuhan 28 juta masyarakat ini sudah kritis. Sejak 2007 menjadi salah satu dari sungai yang tingkat pencemarannya tertinggi di dunia.

Pencemaran Sungai Citarum terjadi karena pembuanganan limbah pabrik yang tidak dikelola terlebih dahulu. Peran sampah rumah tangga pun tak sedikit menyumbang sampah yang setiap hari terlihat mengambang di sungai ini.

Mengenai pencemaran Sungai Citarum ini, Greenpeace Indonesia menyebut Citarum sedang mengalami krisis. Disebutkan air yang mengalir di sungai ini telah tercemari oleh berbagai limbah kimia beracun dan berbahaya dari industri.

pencemaran Sungai Citarum
Sungai Citarum di Baleendah, Kabupaten Bandung. | Foto serbabandung.com

Dalam laman resminya Greenpeace Indonesia mencatat ada sekitar 500 pabrik berdiri dan hanya sekitar 20 persen yang mengolah limbah mereka. Pabrik yang ikut andil dalam pencemaran Sungai Citarum membuang limbah secara langsung tanpa pengawasan dan tindakan dari pihak yang berwenang (pemerintah).

Bestari, Program Atasi  Pencemaran Sungai Citarum

Untuk menimalisir pencemaran Sungai Citarum, Provinsi Jawa Barat telah memiliki program yang bernama Gerakan Citarum Bersih, Sehat, Indah dan Lestari (Bestari). Namun kata Wakil Gubernur Deddy Mizwar, Citarum Bestari baru sebatas penanganan terhadap sampah.

“Ini belum bicara limbah B3 dari pabrik. Belum juga kita lihat hasil kajian dari vegetasinya, pengembalian fungsi lahan, dan ini belum seluruhnya. Jadi kita baru bicara soal Citarum Bestari ini soal sampah saja,” katanya saar Sosialisasi Gerakan Citarum Bestari di Gedung East Jakarta Industrial Park (EJIP) Center, di Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi.

Citarum Bestari pada 2013 lalu. Anggaran untuk penenggulangan sungai ini cukup, pada 2016, Citarum Bestari sedikitnya telah menghabiskan Rp 120 miliar. Pemprov kini berencana membentuk Samsat yang bertugas mengawasi jalannya program ini di seluruh daerah di Jawa Barat.

Sungai Citarum hulunya di Gunung Wayang. Panjang sekitar 269 km mengaliri areal irigasi untuk pertanian seluas 420.000 hektare. Tiga waduk PLTA dibangun di alirannya.

Sumber: 

http://www.greenpeace.org/seasia/id/campaigns/toxics/Air/citarum/

https://id.wikipedia.org/wiki/Ci_Tarum

http://www.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/2016/12/08/citarum-bestari-sebatas-penanganan-sampah-387319

Nama Sungai di Bandung yang Paling Banyak Disebut

Nama sungai di Bandung itu banyak, namun yang paling sering disebut adalah Sungai Citarum. Sungai Citarum memanjang dari hulunya di lereng Gunung Wayang, Desa Cibeureum, Kertasari, Bandung hingga ujung Karawang perbatasan dengan Bekasi. Di  hulu sungai ada situ yang jadi tempat wisata, namanya Situ Cisanti.

Sungai ini merupakan sungai terpanjang di Jawa Barat. Panjangnya mencapai sekitar 300 km. Aliran suangai ini selain dari  hulunya juga menampung air dari anak sungai yang masuk ke Citarum. Ada sekitar 21 anak sungai yang bermuara di Sungai Citarum.

Suangai Citarum semakin terkenal karena luapannya sering menimbulkan banjir di sisi-sisi sungainya. Contohnya setiap musim hujan di kawasan Baleendah, Bojongsoang, dan Dayeuhkolot kerap dilanda banjir.  Ketika  terjadi banjir warga mengungsi ke tempat lain. Banjir juga menyebabkan arus lalu lintas terputus. Akibatnya Jalan Terusan Bojongsoang selalau dilanda kemacetan.

citarum nama sungai di bandung
Jembatan Citarum di Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung. | Foto serbabandung.com

Pemerintah terus berusaha untuk meminimalisir terjadinya banjir. Rencananya di Cieunteung bakal dibangun danau resistensi untuk  menampung luapan Sungai Citarum. Pengerukan sungai telah dilakukan di sungai tersebut, namun hasilnya masih belum maksimal.

Sungai ini juga terkenal karena tingkat pencemarannya termasuk tinggi. Pencematan tak hanya dari limbah pabrik, tapi datang juga dari sampah rumah tangga.

Nama Sungai di Bandung yang Bermuara di Citarum

Nama sungai di Bandung lainnya adalah Sungai Cikapundung. Sungai ini berhulu di kawasan Gunung Bukit Tunggul, Lembang, Kabupaten Bandung Barat dan bermuara di Sungai Citaruk di kawasan Beleendah, Kabupaten Bandung.

Permasalahan sampah yang datang dari Kota Bandung sekarang menjadi pembahasan kedua kepala daerah untuk menuntaskannya. Sampah-sampah rumah tangga sering terlihat menumpuk di muara sungai tersebut ketika musim hujan tiba.

Cikapundung membelah Kota Bandung, termasuk membelah Jalan Asia Afrika. Di jalan tersebut sungai ini tertutup jalan. Nama Cikapundung berasal dari Bahasa Sunda yang berarti sungai dan nama sejenis buah-buahan, kapundung atau kepundung (Baccaurea spp.).

Nama sungai di Bandung yang bermuara di Sungai Citarum selain Cikapundung: Cibeet,  Cikao, Cisomang, Cikundul, Cibalagung, Cisokan, Cimeta, Ciminyak, Cilanang, Cijere, Cihaur, Cimahi, Cibeureum, Ciwidey, Cisangkuy, Cidurian, Cipamokolan, Citarik, Cikeruh, dan  Cirasea.