Bus Pariwisata Ala Bandung atau Bandros Bisa Disewa untuk Rombongan

BUS Pariwisata ala Bandung atau  Bandung Tour on Bus (Bandros) yang sempat berhenti karena perizinan, sudah beberapa bulan ini kembali menyapa warga Bandung. Transportasi untuk wisata di Bandung ini berubah dari bentuk sebelumnya yang bertingkat menjadi tidak bertingkat dan ada bus yang tanpa atap.

Bus Pariwisata ini sekarang bisa disewa berombongan atau perorangan. Untuk yang sewa berombongan bisa menghubungi Ibu Popi di nomor 089622033971. Peminat bisa menanyakan langsung jadwal yang kosong dan rute perjalanan.

Untuk menyewa bus tersebut, peminat harus membayar Rp 800.000 untuk 20 orang. Rutenya bisa ditentukan oleh penyewa asal masih di kawasan kota Bandung. Lama perjalanan yang bisa dinikmati penyewa adalah selama 8 jam.

“Penyewa bisa menggunakannya ke mana saja. Kalau misalnya mau ke museum kami akan mengantarnya. Pokoknya rutenya masih di kawasan Kota Bandung,” kata Deni, pemandu wisata Bus Bandros di Balai Kota, Sabtu (4/3).

Menurut Deni, Bus Bandros berwarna kuning yang bisa disewa itu dikelola oleh komunitas Masyarakat Peduli Bandung atau biasa disebut Mang Dudung. Bus yang terparkir di Halaman Balai Kota dekat Taman Balai Kota, Sabtu itu, masih menunggu penumpang yang akan menyewanya.

bus pariwisata
Bus Bandros di Taman Balai Kota Bandung. | Foto serbabandung

Banyak warga yang mendatangi Deni merasa kecewa karena belum bisa menikmati bus wisata ala Bandung tersebut. Menurut Deni, bus yang bisa disewa perorangan berada di Taman Cibeunying, Jalan Taman Cibeunying Selatan, Cihapit.

Warga yang kecewa hanya bisa melampiaskannya berfoto di dalam dan di luar bus. Untungnya Deni dan petugas lainnya mempersilakan warga untuk berfoto. “Iya silakan berfoto,” kata Deni kepada seorang ibu dan anaknya yang menenteng gadget.

Cara Menyewa Bus Pariwisata Ala Bandung (Bandros)

  • Peminat bisa menghubungi Ibu Popi di nomor 089622033971
  • Lewat telepon bisa menanyakan langsung jadwal yang kosong dan rute perjalanan.
  • Untuk menyewa bus tersebut, peminat harus membayar Rp 800.000 untuk 20 orang.
  • Rutenya bisa ditentukan oleh penyewa asal masih di kawasan kota Bandung.
  • Lama perjalanan yang bisa dinikmati penyewa selama 8 jam.

Bus Bandros, Harus Antre untuk Dapatkan Tiket

ALAT transportasi yang dipunyai Kota Bandung selain, bus kota, taksi, dan angkot, juga ada bus Bandros alias Bandung Tour on The Bus. Bus ini bisa mengangkut siapa pun yang menginginkan mengelilingi Bandung menggunakan bus bertingkat yang tingkat duanya terbuka.

Dari lantai dua para penikmat Bandors bisa menyaksikan Bandung dari dekat. Suasana Bandung akan ternikmati selama kurang lebih satu jam jika di jalan tidak ada kendala. Para penumpang juga bisa mendapatkan informasi Kota Bandung dari bus ini.

Dengan Bandros penumpang bisa menelisuri rute dari Taman Pustaka Bunga (Halte) – Jl. Supratman – Dipenogoro – Gedung Sate – Sulanjana – Ir. H. Juanda (Dago) – Ganesha – Tamansari – Ir. H. Juanda – Dipenogoro – Cilamaya – Ciliwung dan kembali ke Taman Pustaka Bunga.

Bandros merupakan Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan operator telekomunikasi seluler GSM, Telkomsel. Nama Bandros sendiri merupakan hasil sayembara terbuka di jejaring sosial Twitter. Pemenangnya adalah Erry Pamungkas. Bandros sendiri sebetulnya makanan khas Priangan.

Pada 31 Desember 2013, bertepatan dengan malam tahun baru 2014, Wali Kota Ridwan Kamil resmi meluncurkan bus wisata tersebut. Sambutan masyarakat antusias menyambut alat transportasi baru tersebut.

Bus Bandros beroperasi setiap hari Sabtu-Kamis mulai pukul 10.00 – 15.00. Tiket dapat dibeli di Halte Bus Bandros di depan Taman Kandaga Puspa (Belakang Gedung Sate) seharga Rp. 10.000. Anak-anak di bawah umur 5 tahun tidak dikenakan biaya.

Menurut Wikipedia, Bandros memiliki panjang 747 cm dan tinggi 315 cm serta lebar 210 cm. Di tingkat bawah, ada sejumlah kursi bulat dan kursi panjang dengan kapasitas 12 orang dan mampu memuat 20 penumpang berdiri sedangkan di tingkat atas, tersedia 24 kursi penumpang.

Tertarik? Silakan datang ke Halte Bus Bandros di depan Taman Kandaga Puspa (Belakang Gedung Sate). Tapi harus bersabar karena calon penumpang harus antre terlebih dahulu. Sebelumnya para penumpang harus mengambil nomor antrean sebelum mendapatkan tiket. Nomor antrean dibuka pukul 06.00, sedangkan untuk tiket dibuka pukul 08.00.

Pengelola Bandros Firman Hidayat, seperti dikutip Tribun, Jumat, 9 Januari 2015, sehari dua unit Bandros yang beroperasi, dan satu busnya bus bisa mengangkut 40-50 penumpang. Firman mengatakan Bandros beroperasi delapan rit mulai pukul 08.00, setiap sekali keliling menelan waktu satu jam tapi kalau macet bisa sampai dua jam. *