Cara Sewa Bandros untuk Jalan-jalan Keliling Kota Bandung

INGIN naik Bandung Tour on Bus atau Bandros? Perhatikan tata cara sewa bandros di bawah ini. Kalau mengikuti aturan pasti tidak sulit untuk mendapatkan jadwal menikmati city tour ala Bandung ini.

Yang pertama cara sewa bandros adalah perhatikan jam operasional Bandung Tour on Bus. Bandros ini memiliki jadwal eperasional setiap hari, tapi tidak beroperasi selama 24 jam. Bus ini hanya beroperasi pada pukul 09.00 s.d. 16.00 WIB.

Naik Bandung Tour on Bus itu gratis, namun setiap penumpang dipersilakan membeli produk sponsor yang telah disediakan di selter. Selter Bandros berada di Taman Dewi Sartika (Depan Gedung BI, Taman Wali Kota)

Alternatif lainnya, penumpang silakan memulai perjalanan wisata di depan Pendopo, dam kemudian membeli produk sponsor di Taman Dewi Sartika.

Pengelola Bandros menyediakan caal center via WA, SMS maupun telepon di 0899 022 3030 setiap hari pukul 09.00 – 18.00 dan via WA, SMS maupun telepon di 0899 022 3131 Senin – Jumat pukukl 09.00 – 16.00. Untuk reservasi grup bisa telepon ke 022-7213805 atau 087736081998. Bisa juga datang ke kantor Jalan Indramayu No 66 Antapani.

Cara Sewa Bandros Lainnya

cara sewa bandros
Bus Bandros. | Foto serbabandung.com

Bandros memiliki warna masing-masing sesuai rute yang ditempuh. Bus berwarna biru akan berkeliling dari Alun-Alun Bandung, Cibaduyut, Taman Leuwipanjang, Museum Sri Baduga, Alun-alun Regol, dan Kawasan Buahbatu. Sedangkan Bandros Kuning bakal melayani rute Lapangan Gasibu, Taman Cibeunying, Taman Superhero, Taman Foto, Gedung Merdeka, Alun-alun Bandung, dan Braga.

Bandros Ungu akan melalui jalan-jalan di rute Gasibu, Taman Cikapayang, Alun-alun Ujungberung, Museum Geologi, dan Pusdai. Untuk Bandros Hijau akan membawa wisatawan melewati Chinatown, Pasir Kaliki, Alun-alun Cicendo, Karang Setra, UPI, dan GOR Padjadjaran.

Adapun Bandros Merah Muda memiliki rute Gasibu, Taman Pasupati (Taman Jomblo), Teras Cikapayang, Teras Cihampelas, hingga Taman Budaya. Untuk Bandros yang berwarna hitam khusus untuk tamu VIP yang datang ke Kota Bandung.

Bus Bandros mulai diluncurkan di Kota Bandung pada 31 Desember 2013, bertepatan malam tahun baru 2014. Bandros yang beredar sebelumnya merupakan bus dua tingkat. Namun karena perizinan, bus-bus tersebut sempat berhenti beroperasi. Bandros bisa beroperasi kembali dengan bentuk yang berbeda, yakni tidak dua tingkat lagi.

Jadwal Bus Leuwipanjang-Majalaya Mulai Pukul 06.00 hingga 18.00

SEJAK Jumat (3/11/2017) , jadwal bus kota bertambah. Jadwal ini menyasar warga yang berada di Bandung Selatan. Rutenya dari Terminal Leuwipanjang hingga ke Majalaya. Untuk uji coba Bus Rapid Transit (BRT) Metropolitan Bandung Raya trayek Leuwipanjang-Majalaya ini dioperasikan tiga unit dari 10 unit yang akan beroperasi.

Jadwal bus ini menempuh rute Kota Bandung ke Kabupaten Bandung ini dari Leuwipanjang melalui BKR, Mohammad Toha, Bojongsoang, Baleendah, Siliwangi, Laswi, Babakan, Ciparay, dan Terminal Malalaya. Bus berkapasitas 20 tempat dan 20 berdiri ini bertarif Rp 5.000.

Bus ini ber-AC sehingga membuat nyaman para penggunannya. Ada ada 9 selter yang tersedia untuk menunggu bus berukuran tiga per empat berwarna biru itu. Sebelumnya sudah ada bus dan elf yang melayani trayek tersebut yang melewati Ciparay, Baleendah, Bojongsong, hingga masuk ke Kota Bandung.

jadwal bus
Bus Leuwipanjuang-Majalaya. | Foto D:\Data_lama\_d\my web euy\serbabandung\foto serbabandung\bus dishub.jpg

Jadwal bus Leuwipanjang-Majalaya ini ada tujuh waktu keberangkatan mulai pukul 06.00. Bagi yang akan berangkat pagi bisa berangkat pada pukul 06.00, 08.00, dan 10.00. Pada siang hari ada jadwal pukul 12.00 dan 14.00. Adapun untuk sore hari ada jadwal keberangkatan pukul 16.00 dan 18.00.

Jadwal Bus Kota

Jadwal bus kota Damri yang beredar di Kota Bandung ada 11 trayek, terdiri dari 232 bus kota. Bus kota Damri memiliki dua golongan trayek yakni bus kota di dalam kota Bandung sebanyak lima trayek dan aglomerasi sebanyak enam trayek.

Trayek tersebut yakni Cicaheum – Cibeureum dengan tarif Rp 3.000, Leuwipanjang – Ledeng bertarif Rp 5.000, Dipatiukur – Leuwipanjang tarif Rp 5.000, Elang – Jatinangor tarif Rp 4.000. Adapun Elang – Jatinangor via Tol tarifnya Rp 8.000, Dipatiukur – Jatinangor via Tol tarif Rp 8.000, Kebonkelapa – Tanjungsari tarifnya Rp 5.000, dan Leuwipanjang – Cicaheum Rp 5.000.

Bus Damri juga melayani trayek Kebon Kelapa – Cibiru dengan Rp 6.000, Leuwipanjang – Ciburuy tarif Rp. 5.000, Alun Alun – Kotabaru Parahyangan bertarif Rp 8.000.

Trayek Bus Kota

  • Cicaheum – Cibeureum tarif Rp 3.000
  • Leuwipanjang – Ledeng tarif Rp 5.000
  • Dipatiukur – Leuwipanjang tarif Rp 5.000
  • Elang – Jatinangor tarif Rp 4.000
  • Elang – Jatinangor via Tol tarif Rp 8.000
  • Dipatiukur – Jatinangor via Tol tarif Rp 8.000
  • Kebonkelapa – Tanjungsari tarif Rp 5.000
  • Leuwipanjang – Cicaheum Rp 5.000.
  • Kebonkalapa – Cibiru Rp 6.000
  • Leuwipanjang – Ciburuy tarif Rp. 5.000
  • Alun Alun – Kotabaru Parahyangan tarif Rp 8.000
  • Leuwipanjang-Majalaya tarif Rp 5.000

Bahan tulisan diambil dari

Tiket KAI Lebaran 2018 Sudah Bisa Dipesan Warga Bandung

LEBARAN tinggal dua bulanan lebih. Tahun ini Lebaran bakal jatuh pada 15 dan 16 Juni. Bagi yang mau mudik silakan untuk melakukan pemesanan tiket KAI Lebaran 2018 dari sekarang. Jangan sampai terlambat jika tak mau kehabisan.

Tiket KAI Lebaran 2018 ini oleh PT KAI mulai resmi  dibuka penjualannya pada 7 Maret.  Untuk membeli Tiket KAI Lebaran 2018 silakan lihat panduannya. Jangan lupa  cek jadwal pemesanannya di bawah ini. Pastikan juga jadwal keberangkatan agar sesui dengan pemesanan tiket yang dikehendaki.

Tiket KAI Lebaran 2018

Pastikan untuk membeli tiket untuk mudik di Pegipegi.com. Untuk mempermudah pembelian tiket sebaiknya baca tips dan trik di bawah ini, mulai dari cara pemesanan, pembayaran hingga tanggal keberangkatan yang wajib kamu ketahui.

Tips dan Trik Pesan Tiket KAI Lebaran 2018

  • Pastikan koneksi internet kamu mumpuni untuk pembelian tiket tengah malam. Sekadar info, jadwal kereta diupdate pukul 00.01 oleh pihak KAI
  • Ingat, waktu pembayaran hanya 50 menit. Jadi, gunakan metode pembayaran cepat seperti Kartu Kredit atau Internet/Mobile Banking seperti KlikBCA atau Virtual Account untuk kemudahan transaksi tengah malam.
  • Disarankan melakukan transaksi Online melalui OTA seperti Pegipegi karena pihak KAI tidak membuka Vending Machine pada tengah malam.
  • Jika beli di Pegipegi, gunakan fitur “Daftar Penumpang”. Dengan fitur ini, proses pemesanan kamu akan berlangsung lebih cepat dan akurat.
  • Jika kamu terlambat mengakses dan tidak dapat tiket pada satu jam pertama (00.00-01.00), pantau terus daftar search Pegipegi. Karena jika ada yang Cancel atau telat melakukan pembayaran, kursi otomatis muncul/tersedia kembali pada jam berikutnya.
  • Antisipasi pemesanan tiket Kereta Lebaran 2018 pada 10 Maret untuk keberangkatan 8 Juni (H-7 jelang Lebaran) yang diprediksi tinggi peminat.
  • Perhatikan pemesan tiket Kereta Lebaran 2018 pada 14-16 Maret untuk keberangkatan 12-14 Juni dikarenakan jadwal cuti bersama.
  • Antisipasi pemesanan tiket Kereta Lebaran 2018 pada 19 Maret untuk keberangkatan 17 Juni (H+1 jelang Lebaran) yang diprediksi banyak peminat.
  • Jika berhasil, simpan bukti pemesanan beserta kode booking yang dikirimkan melalui email untuk ditukarkan dengan tiket utama di hari keberangkatan.

Biar liburan makin asyik di kampung halaman, jangan lupa pantau terus Info Mudik Lebaran 2018 di Pegipegi.

Perahu Eretan Siap Seberangkan Warga di Sungai Citarum

BAGI Dadang (40) pekerjaan ini bukan sekadar untuk mencari uang. Pekerjaannya sebagai penarik perahu eretan lebih dari itu. Dia ikut membantu warga menyebrang Sungai Citarum di Parunghalang RT 11/02, Desa Andir, Kecamatan Baleendah, ke kampung di seberang.

Pekerjaannya menarik perahu eretan merupakan warisan. Perahu tersebut tadinya milik kakeknya. Bersama kakaknya Nanang, ia melanjutkan pekerjaan tersebut. Mereka menjalankannya setiap hari.

Dadang setiap hari menunggu penumpang di sebuah saung di tepi sungai. Sambil menunggu pelanggannya, ia menyetel musik keras-keras. Siang itu, Dadang memilih lagu dangdut. Dia duduk di tikar yang melapisi lantai yang terbuat dari papan. Ketika ada penumpang dia beranjak ke perahunya mempersilakan penumpang menaiki perahu.

Penumpang tak perlu lama menunggu. Dadang tak pernah ngetem menunggu penumpang lain agar perahunya penuh. Dia tetap menyebrangkan penumpang kendati hanya ada satu orang penumpang.

perahu eretan
Dadang menyebrangkan penumpang dengan perahu eretan di Sungai Citarum, Sabtu (10/2/2018)

“Saya mah nggak pernah pasang tarif. Berapapun saya terima. Tapi biasanya mereka (penumpang) membayar Rp 2.000,” kata Dadang yang bersiap-siap menarik perahu eretannya, Sabtu (10/2/2018).

Perahu pun melaju di sungai yang rata-rata lebarnya 20 meteran ini mengantar dua perempuan. Pelan sekali jalannya, tapi tak butuh waktu lama untuk menyebrang. Kurang dari dua menit perahu sampai ke seberang.

Di seberang sudah menunggu penumpang untuk diantar. Dua orang remaja putri berseragam pramuka tampak naik ke perahu dan dudung di kursi panjang yang disediakan. Mereka tak terganggu meski perahu itu bergoyang pelan. Dadang pun balik ke tempat semula. Kalau pun tak ada penumpang, dia tetap akan kembali ke dermaga semula.

Perahu eretan Dadang mulai beroperasi setiap hari pukul 06.00-23.00. Bersama kakaknya, dia bergiliran memberikan pelayanan kepada pelanggannya. Dadang bisa mendapatkan giliran pagi, siang, atau sore. “Tergantung pengaturannya,” kata Dadang.

Dadang tetap akan mengoperasikan perahunya kendati Citarum sedang diterjang banjir. Warga di sana, kata Dadang, tetap membutuhkan jasanya karena kalau tidak harus berputar jauh untuk menyebrang di jembatan gantumg.

Perahu Eretan Tak Perlu Dayung

Perahu eretan beda dengan perahu lain. Dadang tak perlu dayung untuk menggerakkannya. Dia membentangkan tali ke seberang. Kemudian menarik tali itu untuk menggerakkannya. Perahu itu akan bergoyang pelan katika Dadang mulai menarik tali. Dadang harus berkonsentrasi dan mengeluarkan tenaga mempertahankan perahu agar tak terbawa arus Citarum. Penumpangnya bisa berdiri atau duduk di kursi kayu panjang yang telah disediakan.

“Kalau penumpang yang baru suka takut naik perahu ini karena bergoyang. Kalau yang udah biasa mah tenang saja. Tinggal duduk. Nggak lama ko,” kata Dadang.

Menurut Dadang pelanggannya datang dari berbagai kalangan. Ada anak sekolah, padagang, karyawan, pegawai pabrik, dan profesi lainnya. Biasanya, waktu sibuk Dadang saat pagi dan sore. “Yang mau sekolah dan bekerja biasanya,” kata Dadang.

Untuk kelaikan perahu Dadang setiap hari memeriksanya. Begitu juga talinya. Dadang tak mau penumpang mengalami kecelakaan. “Kalau perahu rusak nggak pernah diperbaki tapi langsung beli yang baru di Munjul,” katanya. Munjul adalah sebuah kawasan di tepi Citarum masih di Kecamatan Beleendah.

Pekerjaan menarik perahu eretan yang dijalankannya nyaris tergerus perkembangan zaman. Sekitar tahun 2000-an penghasilannya mulai turun drastis karena orang lebih memilih naik sepeda motor dan memutar lebih jauh. Meski begitu Dadang tak risau karena yakin masih ada yang membutuhkan jasanya. Dia mengaku akan terus menjalankan profesinya hingga tak kuat lagi. *

LRT Metro Kapsul Segera Layani Wisatawan dan Warga Bandung

PROTOTYPE atau purwa-rupa Light Rail Transit (LRT) Metro Kapsul Bandung dipajang di Jalan Dalem Kaum, Bandung. Tepatnya di samping Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat. Kereta ringan ini bakal menyapa wara Kota Bandung. Pencanangannya telah dilakukan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Senin (12/2/2018).

Purwa-rupa LRT yang dipajang di Jalan Dalem Kaum dominan warna biru, putih, dan abu-abu. Warga sudah bisa melihatnya di seberang Parhayangan Plaza. Sebelumnya Pemkot juga telah memasang replika Metro Kapsul di trotoar samping Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat, di Jalan Asia Afrika Bandung.

Purwa-rupa ini pun pernah dipasang dekat halte bus Alun-alun Bandung. Metro Kapsul yang dipasang di sana berwarna sama dengan Light Rail Transit yang ada sekarang. Saat itu, banyak warga yang ingin berfoto di depan kendaraan masa depan ini.

Metro kapsul akan dibangun PT PP terdiri dari 3 koridor. Relnya sepanjang 8,3 kilometer. Rencananya untuk koridor 3 akan melintasi 11 stasiun pemberhentian. Pembangunan untuk stasiun lahannya masih butuh IMB (izin mendirikan bangunan).

LRT Light Rail Transit Metro Kapsul
Purwa-rupa Light Rail Transit (LRT) Metro Kapsul Bandung dipajang di Jalan Dalem Kaum, Bandung.| Foto serbabandung.com

Untuk membangun moda transportasi massal ini pemerintah harus mengeluarkan anggaran Rp 1,4 triliun. Semula pembangunan Metro Kapsul butuh Rp 500 miliar per km, namun setelah diputuskan menggunakan Light Rail Transit buatan warga Bandung anggarannya bisa dihemat menjadi Rp 150 miliar per km.

Konten LRT 98 Persen Buatan Lokal

Metro Kapsul tersebut kontennya 98 persen menggunakan konten lokal. LRT ini dirancang di Gedebage dan Setrasari, diuji coba di Subang, dan pertama kalinya akan digunakan di Kota Bandung.

Metro Kapsul ini tanpa masinis. Kecepatannya mencapai 60 km per jam. Kereta ini cocok digunakan di dalam kota karena radius beloknya kecil dan mampu bermanuver dibandingkan dengan kereta ringan lainnya. Daya tampungnya 50 orang dalam sehari bisa mengangkut 2.000 penumpang.

Tarif kereta ringan ini Rp 6.000-Rp 7.500. Untuk koridor 3 akan melewati 11 stasiun, di antaranya Stasiun Hall, Jalan Oto Iskandardinata, Jalan Dalem Kaum, Jalan Dewi Sartika, Jalan Pungkur, Jalan Buahbatu, Jalan Palasari, Jalan Ahmad Yani dan kembali ke Stasiun Hall. Koridor 2 rute Gedebage-Kebonkopi dan koridor 1 Tamansari-Leuwipanjang masih tahap lelang.

“Ini mimpi yang panjang setelah empat tahun, akhirnya kita bisa memulai” kata Ridwan Kamil dikutip Pikiran Rakyat.