Taman Balai Kota, Taman Paling Tua di Bandung

TAMAN Balai Kota adalah taman paling tua di Kota Bandung. Dibangun pada1885 dengan nama Pieter Sijthoffpark atau Pieterspark. Namun nama itu tidak populer. Orang Bandung lebih senang menyebutnya Kebon (Kebun) Raja. Mengapa Kebon Raja karena di sebelah timur taman  ada sekolah bernama Kweekschool voor Inlandsche Onder Wijzern. Sekolah ini sering disebut Sakola Raja.

Nama  Sijthoffpark diambil dari nama Asisten Residen Priangan, Pieter Sijthoff, yang berjasa terhadap penghijauan kota ini. Taman yang memiliki luas 14.720 meter persegi ini dibangun R. Teuscher, pakar tanaman (botanikus) yang  tingal di pojok Tamblongweg (Jalan Tamblong).

Pada 1950 taman ini menjadi Taman Merdeka. Sekitar  1980-an, Taman Sijthoffpark dikenal dengan sebutan Taman Badak Putih. Kemudian pada 1996 berubah lagi  menjadi Taman Dewi Sartika, karena di sana dibangun patung sedada Dewi Sartika. Sekarang taman ini menjadi Taman Balai Kota. Alasannya sudah jelas karena letaknya di Kompleks Balai Kota. Tepatnya di antara Jalan Wastukencana, dan Jalan Merdeka.

Taman ini merupakan salah satu taman yang direvitalisasi  Ridwan Kamil yang terpilih menjadi Wali Kota Bandung pada 2013.

Di taman ini tidak ada yang berubah. Di tengah-tengahnya masih tetap ada gazebo yang tertutup teralis. Kemudian ada patung sedada Dewi Sartika. Di sana juga masih berdiri Patung Badak Putih. Kemudian ada dua patung burung merpati yang menghadap ke Balai Kota tempat wali kota berkantor.

Patung Dewi Sartika yang berdiri menghadap ke Jalan Perintis Kemerdekaan berdasarkan prasasti yang menempel di sana diresmikan oleh Wali Kota Bandung saat itu  Wahyu Hamijaya pada 4 Desember 1996.

Patung badak putih usianya lebih tua daripada patung Dewi Sartika. Patung ini diresmikan pada 10 November 1981 oleh  Wali Kota Bandung saat itu  Husen Wangsaatmadja, dan oleh Ketua DPRD DT II Kodya Bandung Drs. Abdul Rochym.

Di Taman Balai Kota Ada Patung Dua Merpati

Sekarang untuk memperindah taman tersebut dipasang instalasi Gembok Cinta. Instalasi ini untuk pasangan yang ingin menyimpan  gembok di sana sebagai simbol keabadian cinta mereka.

Ada juga patung Ikan berwarna putih kombinasi merah. Di latar depannya ada tulisan Taman Balai Kota berukuran besar berwarna merah dan putih. Bunga-bunga pun semakin memperindah taman ini. Di bagian lain ada logo Kota Bandung berukuran besar yang di sekitarnyanya berhias pohon dan bunga.

Pada Senin (29/12/2014) sore banyak  warga yang menikmati taman tersebut. Mereka yang datang dari berbagai usia. Tapi saat itu kebanyakan remaja yang memanfaatkan ruang terbuka untuk berlatih tari. Ada juga yang sengaja memilih tempat ini untuk berfoto. Termasuk di instalasi gembok cinta. *

Bagikan kalau Anda menyukai informasi ini!