Roti Enak di Bandung Mulai dari Roti Jadul hingga Roti Impor

Di bawah ini adalah tempat penjual roti enak di Bandung. Ternyata di kota ini banyak penjual roti dan memiliki kekhasan masing-masing. Ada yang masih menawarkan bentuk dan rasa klasiknya, ada yang menawarkan rasa dengan keterkiniannya, dan penawaran-penawaran lainnya.

Roti Sidodi misalnya. Penjualnya masih tetap mengandalkan rasa, bentuk, dan kemasan klasik. Roti Sidodadi bisa dikategorikan roti enak di Bandung. Tokonya berada di Jalan Oto Iskandardinata 255, tak jauh dari Jalan Kapatihan. Konon toko ini sudah berdiri pada akhir 1960-an. Roti yang tersedia di sini di antaranya roti gambang, roti krenten atau kismis, dan roti tawar frans. Ada juga roti tawar dan roti sosis.

Penjual roti enak di Bandung lainnya adalah Roti Sumber Hidangan. Toko roti ini berada di Jalan Braga No. 20-22. Penjual roti ini sudah ada sejak 1929. Dahulu namanya Het Snoephuis. Roti yang populer di toko ini adalah roti tawar Sumber Hidangan. Ada dua macam yang ditawarkan, yakni yang dibungkus menggunakan kertas berwarna cokelat, dan kertas berwarna putih.

roti enak di Bandung
Roti Sumber Hidangan di Jalan Braga, Bandung. | Foto serbabandung.com

Penjual roti enak di Bandung juga ada di Jalan Gempol Wetan No. 14. Kedai roti ini berdiri pada 1958. Berbagai varian roti yang terbuat dari gandum ditawarkan. Ada roti bakar gandum asin yang di dalamnya terdapat keju, daging asap dan telur. Selain itu ada juga roti bakar yang rasanya manis, seperti roti bakar berisi selai stroberi, blueberry, dan meses cokelat.

Nah yang ini roti bumbu. Namanya Roti Bumbu Cari Rasa. Lokasinya ada di dekat Pasar Kosambi. Persis di belokan Jalan Ahmad Yani ke sebuah jalan di pinggir Pasar Kosambi, di bawah jembatan penyeberangan Jalan Cipaera. Roti Cari Rasa tak hanya ada di Kosambi tapi juga tersebar di Kota Bandung. Banyak pedagang yang menjual roti buatan Cari Rasa dengan menggunakan roda. Sama dengan yang di Kosambi pedagang yang beroda juga menawarkan roti bumbu yang biasa dan yang dibakar.

Roti enak di Bandung pun ada Holland Bakery. Produk yang ditawarkan Holland Bakery terdiri dari produk yang mengikuti perkembangan zaman dan roti klasik, sandwich, kue, makanan ringan tradisional, bika ambon, pisang bolen, kue lapis, dan srikaya premium. Holland Bakery memegang lisensi karakter Disney sehingga ada beberapa roti bermodel dan karakter Disney.

Roti Enak di Bandung yang Impor

Kalau yang ini roti enak di Bandung yang berasal dari Malaysia. Namanya Rotiboy. Di Bandung dijual di tiga mal, yakni di Bandung Indah Plaza (BIP) Jalan Merdeka, Istana Plaza Jalan Pajajaran, dan di Ciwalk Jalan Cihampelas. Gerai Rotiboy biasanya berkonsep open kitchen.

Di Kota Bandung juga ada toko roti waralaba BreadTalk. Toko roti BreadTalk berasal dari Singapura. Di Bandung sendiri toko roti ini hampir ada di setiap mal, dan pusat perdagangan. Misalnya di Trans Studio Mall di Jalan Jend. Gatot Subroto No. 289; di Cihampelas Walk, Jalan. Cihampelas No. 160; Paris van Java, Jalan. Sukajadi No. 137-139; Di Miko Mall di Kopo, serta Istana Plaza, Jln. HOS Cokroaminoto (Pasir Kaliki).

Roti Bagelen enak juga ada di Bandung. Namanya Abdai Bagelen di Jalan Purnawarman No. 49. Di sini tersedia beragam bagelen, seperti warmbollen vanila, dan berbagai bagelen kering. Abadi Bagelen berdiri pada 1974 di Garut.

Roti Sumber Hidangan, Tekstur Jadulnya Memang Beda

ROTI yang sudah lama dikenal di Kota Bandung salah satunya salah Roti Sumber Hidangan. Toko roti ini berada di Jalan Braga No. 20-22. Seperti kebanyakan bangunan di jalan ini, tampilannya juga jaman dulu, terutama interiornya.

Toko roti yang tidak jauh dari perempatan Jalan Braga-Naripan ini sudah ada sejak 1929. Dahulu namanya Het Snoephuis. Pemilik toko ini  tetap mempertahankan bentuk bangunan tua demi menjaga kelestarian.

Roti yang populer di toko ini adalah roti tawar Sumber Hidangan. Ada dua macam yang ditawarkan, yakni yang dibungkus menggunakan kertas berwarna cokelat, dan kertas berwarna putih.

Roti yang dibungkus kertas berwarna cokelat harganya lebiha mahal, Rp 10.500, sedangkan roti yang dibungkus kertas berwarna putih harganya Rp 9.500.  Menurut seorang petugas di toko itu,  ada perbedaan dari bahan antara roti yang dibungkus kertas cokelat dan putih.

“Susunya beda,” katanya di Toko Roti Sumber Hidangan, Selasa (10/2/2015).  “Hanya beda seribu. Mending yang ini saja,” katanya lagi  sambil menunjukkan roti yang dibungkus kertas berwarna cokelat.

Yang Khas dari Roti Sumber Hidangan

Roti khas lainnya di toko ini adalah bokkepoot, mocca truffel, chocolade rotajes dan ananastaart. Semua roti di Sumber Hidangan yang bisa dibawa pulang atau disantap di sana. Di bagian toko ini disediakan meja dan kursi layaknya cafe.

Roti Sumber Hidangan hingga kini tetap mempertahankan rasa dan tekstur roti jaman dulu. “Jaman sekarang kebanyakan (roti) teksturnya lembut,” ujar petugas seorang ibu tua yang melayani pembeli.

Selain roti dan kue, di Sumber Hidangan  menyediakan aneka nasi goreng,  aneka bakmi, gado-gado, puyunghai, aneka bihun, menu sate, bistik, es krim, dan lain-lain. Pengunjung bisa menikmati makanan sambil melihat ke jendala lalu lintas Jalan Braga.

Pengunjung bisa melihat-lihat berbagai macam roti dan kue di etalase. Paling menarik adalah dua timbangan yang berwarna putih tersimpan di meja. *

Roti Gempol, Berbagai Varian Roti Terbuat dari Gandum

KEDAI roti Gempol lumayan sudah lama berdiri. Kedai ini berdiri pada 1958. Alamatnya di Jalan Gempol Wetan No. 14. Kedai ini membaur dengan rumah penduduk. Tepat di belakang pasar gempol Jika belum hafal bisa saja pengunjung tersesat.

Di sini disediakan berbagai varian  roti yang terbuat dari gandum.  Ada roti bakar gandum  asin yang di dalamnya terdapat keju, daging asap dan telur. Selain itu ada juga  roti bakar yang rasanya manis, seperti roti bakar berisi selai stroberi, blueberry, dan meses cokelat.

Roti Gempol di Gempol Kota Bandung. | Foto serbabandung.com #serbabandung
Roti Gempol di Gempol Kota Bandung. | Foto serbabandung.com #serbabandung

Menu lainnya adalah roti spesial yang toppingnya bisa memilih sendiri maksimal 2 topping.  Roti komplet yang menggunakan mayoes. Bahkan bisa memilih antara roti tawar putih biasa dan roti gandum.

Dalam laman citizenmagz.com disebutkan roti ini bukan asli berasal dari Bandung. Pabrik roti ini awalnya berdiri di Salatiga, kemudian ke Semarang. Baru pada 1958, pabrik roti ini berdiri di Jalan Gempol.

Disebutkan dalam citizenmagz.com pemilik roti ini  Lidya,  sudah mulai merintis usahanya  sejak masih berkuliah di ITB (Institut Teknologi Bandung).

Dalam detiknews,  Senin  17/03/2008 disebutkan meski berbahan sama dengan produk roti lain, cara pengolahan roti gempol ini berbeda. Menurut Lidya, takaran susu yang berbeda akan menghasilkan tingkat kepadatan roti yang berbeda pula.

Selain kelezatannya, roti gempol dalam pembuatannya tidak menggunakan bahan pengawet. Itu juga yang membuat roti ini dicari oleh warga Bandung maupun para pelancong yang mengjabiskan liburan di kot kembang.

Dalam sehari pembuatan roti di sini sebanyak 300 buah. Jumlah tersebut tak pernah bersisa. Saat ini  Roti Gempol memiliki empat cabang yang tersebar di Dusun Bambu, dan Surya Soemantri. *

Roti Gempol Ada di:

  • Jalan Gempol Wetan No. 14
  • Jalan Surya Soemantri
  • Dusun Bambu

 Berdiri di Bandung Pada 1958

  • Pabrik roti ini awalnya berdiri di Salatiga, kemudian ke Semarang
  • Baru pada 1958, pabrik roti ini berdiri di Jalan Gempol.
  • Cara pengolahan roti gempol ini berbeda. Takaran susu berbeda akan menghasilkan tingkat kepadatan roti yang berbeda pula.
  • Roti gempol dalam pembuatannya tidak menggunakan bahan pengawet.
  • Dalam sehari pembuatan roti di sini sebanyak 300 buah. Jumlah tersebut tak pernah bersisa.

 

Roti Sidodadi, Kemasannya Pun Masih Jadul

DI mana mencari roti yang enak di Bandung? Jangan pusing di Bandung banyak toko sekaligus pabrik roti yang rasanya lezat. Salah satunya ada di Jalan Oto Iskandardinata 225. Berada di deretan toko-toko di sana. Namanya Roti Sidodadi.

Roti ini termasuk roti jadul ala Belanda yang ada di Bandung. Konon toko ini sudah berdiri pada akhir 1960-an. Tokonya pun masih belum berubah sejak jaman dulu  seperti toko-toko kebanyakan di jalan tersebut.

Tidak sulit menemukan toko ini. Jika menggunakan kendaraan setelah melewati persimpangan Cibadak, Kapatihan, Otista, sebaiknya laju kendaraan dipelankan. Tengok ke sebelah kiri, dari Jalan Kapatihan sudah tidak jauh lagi, dan akan  terlihat plang putih kecil di atas pintu toko bertuliskan cat merah, Toko Sidodadi.

wpid-toko-roti-sidodadi.png.pngUkurannya tokonya tidak terlalu besar. Jika siang hingga sore hari akan tertutup oleh parkir kedaraan baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Kadang becak juga ada yang terparkir di sana.

Roti Sidodadi berhasil mempertahankan mutunya karena pembuatan roti ini tanpa bahan pengawet. Pembuatannya masih mengunakan cara lama sehingga tidak mengubah rasanya hingga sekarang.

Roti di sini beraneka ragam  seperti  roti kornet, keju, dan  sosis. Roti jadul pun tersedia di sini, yakni roti gambang, roti krenten atau kismis, dan roti tawar frans.  Harganya bervariasi tergantung jenis roti dan ukurannya. Roti  sosisnya luar biasa. Sosisnya tidak asal tempal sehingga sangat terasa sosisnya ketika menggigit roti buatan Roti Sidodadi ini.

Yang unik lainnya di tojo roti ini adalah kemasannya. Kemasannya terkesan kemasan jaman dulu. Hanya dibungkus plastik putih bertuliskan merah. Di bungkus tersebut ada  tulisan alamat, bahan roti, dan terima pesanan.

Satu lagi yang sudah jarang terlihat di kemasan modern pesan mengajak pembeli untuk membuang sampah pada tenpatnya. Pesan satu lagi yang tertulis di bungkus roti Sidodadi adalah ajakan untuk ber-KB. “Jadilah peserta KB lestari,” begitu bunyi ajakan tersebut.

Mau coba? Silakan datang ke Otista.*

Roti Sidodadi

Jalan Otista 225
Telepon 0224203361
Buka: Dari pagi hingga sore

Roti yang Dijual Roti Sidodi

  • Roti kornet
  • Roti keju
  • Roti sosis
  • Roti gambang
  • Roti krenten
  • Roti  kismis
  • Roti tawar frans

Tulisan ini disarikan dari berbagai sumber dari internet. Mohon maaf kalau tidak disebutkan sumbernya.