Rumah Halloween, Tempat Berfoto Berseram-seram di Lembang

Berfoto berlatar belakang keseraman mungkin sebuah barang Bandung. Di Lembang tepatnya di Jalan Raya Lembang No.234, Gudang Kahuripan, Kabupaten Bandung Barat, ada sebuah wahana yang menawarkan spot-spot yang menyeramkan. Namanya Rumah Halloween. Rumah ini layaknya sebuah museum yang menduplikat keseraman di dunia nyata.

Rumah Halloween di Lembang tersebut bertemakan “Ghost Around The World”. Dalam laman mereka disebutkan, wahana ini yang pertama kali hadir di Indonesia. Pengunjung bisa memilih sudut-sudut menyeramkan untuk berfoto di wahana tersebut.

Pengunjung ke Rumah Hallowen jangan bingung saat berada di sana karena pengelola menyediakan guest assistant. Guest assistant ini untuk membantu dan melayani pengunjung pada saat hendak berfoto. Pengunjung jangan segan untuk meminta petunjuk tempat-tempat menarik kepada guest assistant.

Agar tambah seram sebaiknya pengunjung menggunakan kostum yang telah disediakan di sana. Di sana terdapat berbagai kostum menyeramkan, wig, dan topeng. Pengunjung bisa menggunakannya secara bebas tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Rumah Halloween Buka Setiap Hari

rumah halloween
Rumah Halloween. | Foto http://rumah-halloween.business.site/

Namun untuk masuk ke wahana tersebut pengunjung harus membayar Rp. 50.000 untuk orang dewasa dan Rp. 25.000 untuk anak-anak. Rumah Hallowen buka setiap hari pukul 09.00–18.00 WIB.

Dalam wikipedia disebutkan halloween adalah perayaan di sejumlah negara pada tanggal 31 Oktober. Malam tersebut merupakan malam Hari Raya Semua Orang Kudus (All Hallows’ Day) di Kekristenan Barat.

Selanjutnya disebutkan perayaan tersebut mengawali peringatan trihari Masa Para Kudus (Allhallowtide), suatu periode dalam tahun liturgi yang didedikasikan untuk mengenang orang yang telah meninggal dunia, termasuk para kudus atau santo/santa (saints, hallows), martir, dan semua arwah umat beriman.

Terdapat keyakinan luas bahwa banyak tradisi Halloween bermula dari festival-festival panen Kelt kuno yang mungkin memiliki akar-akar pagan, khususnya festival Samhain etnis Gael, dan festival tersebut dikristenkan sebagai Halloween. Sejumlah pihak lain meyakini bahwa Halloween bermula secara independen sebagai suatu perayaan Kristen semata, terpisah dari festival kuno seperti Samhain.

Kegiatan saat Halloween meliputi trick or treat (penyamaran dengan kostum seram), menghadiri pesta kostum Halloween, mendekorasi, mengukir waluh menjadi Jack-o’-lantern, menyalakan api unggun besar, permainan ramalan atau penenungan, apple bobbing, bermain lelucon praktis, mengunjungi atraksi berhantu, menceritakan dongeng menakutkan, dan menonton film horor. *

Bagikan kalau Anda menyukai informasi ini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.