Restoran Melegenda di Bandung yang Masih Banyak Dikunjungi

Di Bandung banyak bermunculan kafe dan restoran yang menawarkan berbagai kuliner yang beragam. Kehadiran kafe dan resto tersebut ternyata tidak menggoyahkan restoran yang telah lama hadir di kota ini. Di bawah ini ulasan beberapa tempat makan yang dari segi usia sudah lama berdiri.

Restoran ini berdiri pada 1929. Namanya Restoran Sumber Hidangan. Hingga sekarang restoran yang berada di Jalan Braga No. 20-22 masih banyak dikunjungi. Makanan yang paling favorit di Sumber Hidangan adalah roti tawar.

Di Sumber Hidangan tersedia aneka nasi goreng, aneka bakmi, gado-gado, puyunghai, aneka bihun, menu sate, bistik, es krim, dan lain-lain. Pengunjung bisa menikmati makanan sambil melihat lalu lintas Jalan Braga dari jendela. Suasannya pun masih terkesan jaman dulu, mulai dari kursi hingga interior. Restoran ini dulu bernama Het Snoephuis.

Masih di Jalan Braga ada Braga Permai. Restoran ini pun hingga sekarang menjadi tempat favorit untuk bersantai sekaligus bersantap. Warga Bandung sangat kenal dengan restoran ini karena berdirinya sudah lama, yakni pada 1923.

Restoran Sumber Hidangan
Restoran Sumber Hidangan di Jalan Braga. | Foto serbabandung.com

Menu lama di restoran ini oleh pengelolanya tetap dipertahankan, seperti ice cream dengan 6 variant. Pastries-nya dan kue-kue seperti Tompoesjes, Ananas Geap, Speculaas Almond, Ontbijkoek dan Booterstaf juga tetap ada.

Di Jalan Naripan No 147 ada Rumah Makan Ganefo. Restoran ini berdiri pada 1960-an, dan sudah mulai terkenal pada 1970-an. Rumah makan ini berada di ujung Jalan Naripan, dekat Jalan Ahmad Yani. Dari arah Jalan Naripan tingal lurus menyebarang Jalan Sunda. Bangunannya tidak terlalu besar. Kekhasan gedung yang berarsitektur lama ini membuat tidak sulit untuk mencarinya.

Menu andalan Rumah Makan Ganefo adalah Soto Bandung, Pindang, dan Ikan Mas. Ketiga menu itu memang yang paling dicari terutama sotonya. Orang makan ke sana biasanya untuk menikmati soto. Selain menu andalan tersebut tersedia juga makanan lain seperti soto ayam, gepuk, tongkol balado.

Yoghurt di Restoran Cisangkuy

Kalau ingin yoghurt bisa datang ke Jalan Cisangkuy 86. Yoghurt Cisangkuy berdiri sejak tahun 1976. Selain tempatnya yang menyegarkan, Yoghurt Cisangkuy banyak disukai karena yoghurt-nya berbeda dengan yoghurt di tempat lain. Yoghurt di sini rasanya tidak terlalu asam.

Yoghurt Cisangkuy banyak pilihan rasa, seperti rasa cokelat, stroberi, anggur, leci, moka dan rasa lainnya. Menunya terbagi dua yakni yoghurt jus dan yoghurt non-jus. Menu selain yoghurt juga disediakan di sini, seperti kentang dan sosis goreng. Ada juga serabi pisang keju, bakso, gado-gado, nasi goreng, dan soto.

Warung nasi Bu Eha di Pasar Cihapit termasuk melegenda. Tempat makan ini dibangun pada 1947. Warung ini milik Nok. Nama Eha merupakan nama kecil pemilik warung ini sekarang. Eha mendapat warisan warung ini dari ibunya sekitar 1960-an. Warung ini konon sering dikunjungi Presiden I RI Ir Soekarno.

Gaya lama Warung Nasi Bu Eha adalah dalam hal penyajian. Penikmat kuliner bisa memilih apa saja lauk yang disajikan, layaknya prasmanan dalam sebuah pernikahan. Di ujung meja prasmanan pengunjung tinggal menghitung makanan apa saja yang diambil. Bebagai jenis pepes, goreng ikan, gepuk, perkedel kentang dan jagung, soto Bandung, ikan bawal, ayam goreng, urap, dan kepala ikan kakap, menjadi menu pilihan para pengunjung. *

Bagikan kalau Anda menyukai informasi ini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.